ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

ITSEC Asia: Pengembangan IoT Harus Dibarengi Peningkatan Infrastruktur dan Kesadaran Keamanan Siber

Fauzi
25 April 2022 | 12:00
rubrik: Digital
Share on FacebookShare on Twitter

Perkembangan industri 4.0 dinilai sangat berkaitan erat dengan perkembangan teknologi Internet of Things (IoT), yang menggabungkan teknologi jaringan dengan sistem otomasi perangkat. Selain pada perubahan gaya hidup masyarakat, IoT mendorong transformasi digital pada berbagai sektor industri mulai dari sektor manufaktur produk, keuangan dan perbankan digital, e-commerce, hingga UMKM.

Industri 4.0 dan teknologi IoT memunculkan model bisnis baru secara digital dan juga produk-produk smart device yang inovatif untuk end-user. Dalam ranah industri atau manufaktur, teknologi IoT juga memungkinkan proses produksi bekerja dengan lebih cepat dan efisien dengan mesin yang terkoneksi, sekaligus memungkinkan proses analisis data yang komprehensif dengan data yang terpusat.

Pasar IoT sendiri saat ini memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. Teknologi IoT berkembang baik dalam sektor industri dan juga sektor ritel seperti smart home, smart office, dan lainnya. Data yang disebutkan oleh Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI), prediksi potensi pasar IoT di Indonesia pada tahun 2022 ini mencapai 26 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 372 triliun.

Perkembangan teknologi digital dan IoT yang besar ini perlu juga dibarengi dengan pengembangan infrastruktur keamanan siber yang mendukung. Sementara itu menurut data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam laporan tahunan bertajuk “Monitoring Keamanan Siber”, disebutkan bahwa terdapat lebih dari 1,6 miliar serangan siber (cyber attack) yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia sepanjang tahun 2021. Serangan siber yang cukup tinggi di Indonesia ini perlu diperhatikan potensi kedepannya dalam perkembangan IoT selanjutnya.

Pakar keamanan siber dan Presiden Direktur PT ITSEC Asia, Andri Hutama Putra mengatakan, “Dengan besarnya potensi pasar IoT nasional tentu juga akan memicu aktivitas-aktivitas ancaman siber yang semakin meningkat dan menyasar sektor tersebut. Pentingnya pembangunan infrastruktur keamanan siber yang kuat harus menjadi bagian utama perencanaan para pelaku industri, pemerintah, maupun masyarakat dalam mendorong transformasi digital yang aman dan termanfaatkan dengan baik.”

BACA JUGA:  Syariah LinkAja Bersama Pemerintah dan Marketplace Adakan Pelatihan Pemasaran Digital

Lebih lanjut, Andri menjelaskan bahwa terdapat beberapa kerentantan dalam IoT yang dapat dieksploitasi dalam serangan siber, yang banyak terjadi melalui malware dan botnet. “Sistem keamanan built-in pada perangkat IoT sendiri pada umumnya minim atau sederhana, selain itu konektivitas pada perangkat yang terekspos internet dan jaringan yang tidak aman juga memungkinkan terjadinya serangan melalui login oleh pihak yang tidak seharusnya. Di samping itu, perangkat fisik IoT yang secara prinsip dikendalikan jarak jauh, dapat juga menjadi celah serangan dengan memodifikasi fitur hardware tersebut seperti fitur sensor pada perangkat,” jelas Andri.

Andri menegaskan bahwa kesadaran dan pengembangan ekosistem keamanan siber berperan sangat penting dalam pemanfaatan teknologi IoT ini. Di tingkat end-user atau masyarakat, sangat penting dalam menjaga kerahasiaan data pribadi untuk mencegah serangan. Selain itu penting untuk mengganti berkala dan menjaga password, karena default password perangkat IoT dapat dengan mudah diketahui pelaku serangan karena seringkali dapat diakses melalui buku manual produk.

Dalam penerapan IoT di industri, sangat penting membangun infrastruktur kemanan siber yang mumpuni, dari sisi people, proses dan teknologi seperti memastikan bahwa layanan jaringan memiliki sistem keamanan yang tinggi dan mampu mencegah kontrol sepihak dari luar. Hal tersebut juga dapat didukung dengan sistem otentikasi dan proteksi yang kuat, mekanisme pembaruan perangkat yang terpercaya, komponen-komponen software yang update, serta enkrispi yang sulit ditembus. Selain itu juga diperlukan penguatan keahlihan tenaga IT Security dan juga pengawasan akan kesadaran kemanan siber pada karyawan internal.

“Dampak serangan siber bisa sangat merugikan bagi pelaku usaha, masyarakat, dan negara mulai dari kebocoran data, penjualan data pribadi, gangguan sistem operasi perusahaan, kelumpuhan proses produksi manufaktur, dan lainnya. Oleh karena itu, transformasi digital dan pemanfaatan IoT yang saat ini tengah dilakukan harus secara bijak diseimbangkan dengan pemahaman dan pengembangan infrastruktur keamanan siber,” tutup Andri.

BACA JUGA:  3 Teknologi Canggih di Piala Dunia 2018
Tags: ITSEC Asia
Previous Post

Y20 Pre-Summit: Begini Peran Pemuda Dalam Transformasi Digital

Next Post

Geber Transformasi Pascapandemi, Pemuda Didorong Manfaatkan Program Talenta Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Fauzi
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terjual 2.010 Unit Wholesales, AION UT Masih Terlaris di Segmen Medium Hatchback EV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Luncurkan XENERGY S320 dan L1000 di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto