ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Versi Terbaru Red Hat OpenShift Tingkatkan Keamanan dan Pengalaman Virtualisasi

Fauzi
25 March 2025 | 14:30
rubrik: Indeks
Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030
Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan penyedia solusi open source, Red Hat, Inc., mengumumkan ketersediaan umum Red Hat OpenShift 4.18, versi terbaru dari platform aplikasi hybrid cloud terkemuka di industri yang berbasis Kubernetes.

Red Hat OpenShift 4.18 memperkenalkan fitur dan kemampuan baru yang dirancang untuk menyederhanakan operasi dan keamanan di seluruh lingkungan IT dan hadir dengan konsistensi yang lebih besar di semua aplikasi, dari cloud native maupun yang berbasis AI, hingga yang tervirtualisasi maupun tradisional.

Menurut siaran pers Gartner® berjudul Top Trends Impacting Infrastructure and Operations for 2025, revirtualization/devirtualization adalah salah satu tren utama yang dihadapi organisasi pada tahun 2025. Meskipun pergeseran di pasar virtualisasi memaksa organisasi mengevaluasi kembali infrastruktur virtual dan strategi mereka, banyak dari mereka menganggap ini adalah peluang untuk mengimplementasikan teknologi yang akan membantu memenuhi kebutuhan IT saat ini maupun yang akan datang. Peningkatan terbaru pada Red Hat OpenShift dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan mesin virtual dan kontainer sekaligus menyediakan infrastruktur yang memudahkan organisasi merealisasikan rencana AI generatif (gen AI) mereka.

“Banyak organisasi telah mencapai titik balik dengan infrastruktur virtualisasi mereka, dan perlu mengambil keputusan dengan cepat untuk menentukan arah masa depan mereka. Red Hat OpenShift memenuhi kebutuhan virtualisasi saat ini dan menawarkan jalur migrasi yang lebih sederhana, serta memungkinkan organisasi memandang masa depan melalui modernisasi aplikasi. Dengan Red Hat OpenShift, organisasi dapat melindungi investasi tradisional mereka sambil mengadopsi platform yang memungkinkan mereka bertransisi ke masa depan AI dengan mulus,” ujar Mike Barrett, vice president dan general manager, Hybrid Cloud Platforms, Red Hat.

Peningkatan pengalaman virtualisasi
Red Hat OpenShift 4.18 memperkenalkan peningkatan baru pada virtualisasi yang meningkatkan jaringan, menyederhanakan migrasi penyimpanan, dan menyederhanakan pengelolaan VM. Pembaruan ini mengurangi kompleksitas dalam operasi, meningkatkan fleksibilitas, dan meningkatkan efisiensi sumber daya – sehingga lebih mudah untuk mengelola dan mengadaptasikan lingkungan tervirtualisasi menurut perkembangan kebutuhan.

  • Jaringan yang ramah VM mendukung kasus penggunaan jaringan VM yang umum berkat ketersediaan umum user-defined networks (jaringan yang dikelola pengguna), sehingga memudahkan pengguna menyiapkan dan menjalankan platform virtualisasi mereka. Juga tersedia dengan OpenShift on AWS dan Red Hat OpenShift Service on AWS, supaya pengguna memiliki kemampuan jaringan yang sama untuk jaringan sekunder di AWS sebagaimana di on-premise, sehingga memungkinkan fleksibilitas hybrid cloud yang lebih besar.
  • Migrasi penyimpanan VM, tersedia sebagai pratinjau teknologi (technology preview), sekarang sudah meliputi penyempurnaan tambahan yang memungkinkan pergerakan data tanpa gangguan antara perangkat storage dan storage classes, ketika sebuah VM berjalan, sehingga pengguna menjadi lebih agile saat kebutuhan penyimpanan berubah.
  • Tree-view navigation, tersedia sebagai pratinjau teknologi, memungkinkan pengguna mengelompokkan VM secara logis ke dalam folder-folder yang memungkinkan grouping (pengelompokan) yang lebih granular atau terperinci. Selain itu, dengan pengelompokan yang logis, yang juga tersedia sebagai pratinjau teknologi, pengguna memiliki cara yang lebih cepat dan lebih mudah untuk berpindah antar VM dengan satu klik saja.
BACA JUGA:  Aplikasi Nafas Siap Pantau Kualitas Udara DKI Jakarta

Red Hat OpenShift 4.18 juga menyempurnakan jaringan yang ditentukan pengguna (user-defined networks) dengan Border Gateway Protocol (BGP), yang meningkatkan kemampuan segmentasi dan mendukung kasus penggunaan tingkat lanjut seperti VM static IP assignment, migrasi langsung dan multi-tenancy yang lebih kuat.

Memperbanyak pilihan inovasi hybrid cloud yang lebih besar
Red Hat OpenShift 4.18 memperluas dukungan ke penyedia public cloud tambahan, memberi pengguna fleksibilitas yang lebih besar dalam memilih cara dan tempat untuk menjalankan beban kerja mereka. Red Hat OpenShift kini mendukung penerapan bare-metal di Google Cloud dan Oracle Cloud Infrastructure. Selain itu, bagi pengguna yang ingin melakukan virtualisasi di public cloud, Red Hat OpenShift Virtualization kini tersedia di Oracle Cloud Infrastructure sebagai pratinjau teknologi.

Operasi yang disederhanakan untuk keamanan
Red Hat OpenShift 4.18 memperkenalkan fitur keamanan baru yang dirancang untuk membantu mendorong operasi yang lebih tangguh sekaligus mengurangi potensi risiko. Secret Store Container Storage Interface (CSI) Driver kini tersedia secara umum dan memberikan pengguna solusi yang tidak bergantung pada vendor untuk mengelola kredensial dan informasi sensitif di aplikasi.

Beban kerja pada Red Hat OpenShift dapat mengakses pengelola rahasia eksternal tanpa menyimpan rahasia kluster, sehingga meningkatkan higienitas keamanan secara keseluruhan dan menyederhanakan pengelolaan kredensial. Hal ini memungkinkan kluster untuk tetap tidak mengetahui rahasia, sehingga semakin mengurangi risiko. Selain itu Secret Store CSI Driver meningkatkan solusi tambahan, seperti OpenShift GitOps dan OpenShift Pipelines dengan memungkinkan mereka mengonsumsi rahasia dari pengelola rahasia eksternal dengan cara yang lebih aman.

Ketersediaan
Red Hat OpenShift 4.18 kini telah tersedia secara umum. Untuk informasi lebih lanjut, termasuk cara melakukan upgrade ke versi terbaru, tersedia di sini.

BACA JUGA:  Seberapa Besar Dampak Android Terhadap Penjualan BlackBerry dan Nokia
Previous Post

Galaxy A36 5G, Suguhkan Performa Maksimal dengan Snapdragon 6 Gen 3

Next Post

JLM Perluas Jaringan di Lebih Banyak Area Kawasan Sentul City

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Telkomedika Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis AI dan Inovasi Digital

TOP Digital Awards 2026: Telkomedika Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis AI dan Inovasi Digital

Ahmad Churi
27 September 2026 | 16:48

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMAN Palembang Jalin Sampoerna University Terapkan Cambridge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Twilio Bagi Tips Strategi Pemasaran di Era Bisnis Berbasis Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips BNI Sekuritas: Swing Trading Bisa Jadi Alternatif Investor Pemula

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto