ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Targetkan Biaya Internet 100 Mbps Rp100 Ribu, Ini Langkah Komdigi

Fauzi
13 October 2026 | 16:52
rubrik: Digital
Percepat Transformasi Digital, Komdigi Hadirkan Klinik Pemerintah Digital
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mendorong perluasan jaringan fixed broadband untuk menekan biaya internet di Indonesia. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat mengakses layanan internet berkecepatan 100 Mbps dengan biaya sekitar Rp100 ribu per bulan.

Dalam keterangan resminya, Kemkomdigi menegaskan tengah mengkaji perluasan jaringan internet tetap atau fixed broadband untuk menekan biaya layanan internet di Indonesia.

Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterjangkauan harga sekaligus memperluas akses internet berkualitas bagi masyarakat, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi yang masih menghadapi biaya konektivitas relatif mahal.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan penetrasi fixed broadband saat ini baru mencapai sekitar 22 persen dari total konektivitas.

Pemerintah berharap angka tersebut dapat meningkat hingga sekitar 50 persen sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan internet dengan harga terjangkau.

“Jadi kita ingin ongkosnya juga semakin rendah dengan memperkuat fixed broadband, bukan cuma mobile broadband. Sekarang fixed broadband kita penetrasinya kurang lebih 22 persen dari total konektivitas yang ada,” ujarnya di acara Digital Infrastructure Summit 2026 di Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026), seperti dilansir komdigi.go.id.

Wamen Nezar menjelaskan perluasan jaringan internet tetap menjadi salah satu langkah untuk menurunkan biaya berlangganan yang saat ini masih relatif tinggi dibandingkan kemampuan ekonomi masyarakat.

Pemerintah menargetkan layanan internet berkecepatan 100 Mbps dapat diakses dengan biaya sekitar Rp100 ribu.

“Jadi kita punya target untuk 100 Mbps paling tidak bisa bayar cuma 100 ribu karena saat ini ongkos untuk langganan internet di Indonesia itu menurut data dari ITU itu masih tinggi,” jelasnya.

Menurut Wamen Nezar, dengan tingkat pendapatan per kapita Indonesia yang mendekati 5.000 dolar AS, biaya berlangganan internet rumah tangga idealnya dapat dijangkau pada kisaran Rp200 ribu per bulan.

BACA JUGA:  Accenture Hadirkan Layanan Keamanan Siber Berbasis AI Generatif

Namun, biaya yang saat ini berada di sekitar Rp300 ribu menunjukkan masih perlunya penguatan infrastruktur untuk meningkatkan keterjangkauan layanan.

“Biayanya masih terlalu mahal, sehingga kita butuh perluasan jaringan, terutama fixed broadband, sehingga kita bisa tekan biayanya,” tegasnya.

Selain persoalan biaya, Kemkomdigi juga memprioritaskan pemerataan akses internet ke wilayah yang belum terlayani.

Meskipun cakupan jaringan 4G telah mencapai 97 persen wilayah berpenghuni, masih terdapat sejumlah kawasan dengan populasi kecil yang belum terjangkau infrastruktur telekomunikasi.

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, pemerintah memasukkan kewajiban pembangunan jaringan di wilayah tertinggal dalam kebijakan lelang spektrum frekuensi.

Dengan mekanisme ini, operator yang memperoleh spektrum diharapkan turut memperluas layanan ke daerah yang selama ini belum mendapatkan akses memadai.

“Kita mewajibkan semua pemenang-pemenang spektrum untuk pembangunan koneksi 4G maupun 5G untuk memperhatikan daerah-daerah ini,” ungkap Wamen Nezar.

Pada saat yang sama, Kemkomdigi mendorong peningkatan kualitas layanan melalui pengembangan jaringan 5G.

Wamen Nezar menyebut penetrasi 5G saat ini masih berada di kisaran 8,5 persen sehingga membutuhkan percepatan pembangunan untuk mendukung kebutuhan konektivitas dan pemanfaatan teknologi digital yang semakin berkembang.

“Kita menginginkan itu bisa ditingkatkan dan juga untuk memperkuat konektivitas di daerah-daerah yang populasinya padat tetapi ongkosnya masih mahal,” katanya.

Wamen Nezar menekankan pengembangan jaringan internet tetap dan seluler perlu berjalan beriringan agar pemerataan akses tidak hanya diukur dari luasnya cakupan jaringan, tetapi juga dari kualitas layanan dan kemampuan masyarakat untuk membayar biaya berlangganan.

“Kita berharap ini bisa ditingkatkan sampai sekitar 50-an persen, sehingga dengan fixed broadband kita bisa mendapatkan keuntungan aksesibilitas yang lebih luas, termasuk di sini untuk memenuhi inklusivitas, sehingga semua elemen masyarakat bisa menikmati dan mengakses jaringan ini dengan murah,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Memodernisasi Teknologi Perusahaan Dengan Tiga Solusi Andal Dari Multipolar
Tags: AIInternet BroadbandKomdigi
Previous Post

Vertiv™ CoolChip CDU 2300 Raih Kualifikasi NVIDIA DSX Ready untuk Infrastruktur AI

Next Post

Perkuat Pasar Jawa Timur AQUA Elektronik Hadir di PRJ Surabaya 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mulai Tersedia, OutSystems Agent Experience Hadirkan Pengembangan AI Terkelola untuk Semua Coding Agent

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Fokuskan Transformasi Berkelanjutan dan Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar AICX 2026, ITSEC Asia Dorong Arah AI dan Ketahanan Siber Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SCG Jalin Rabani Kusuma Hadirkan Instalasi Imersif NANANA di JD Collaboration 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto