ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

SAS Tawarkan Teknologi Baru Pemanfaatan Big Data

redaksi
3 October 2013 | 14:35
rubrik: Fintech, Indeks
SAS Tawarkan Teknologi Baru Pemanfaatan Big Data
Share on FacebookShare on Twitter

sasSaat ini big data mania menghadapi kenyataan: perusahaan memiliki data yang sangat besar, tetapi bekerja sangat keras untuk memperoleh manfaat dari data tersebut. SAS, pemimpin dalam data quality dan data integration, menawarkan teknologi baru dan upgrade keluarga software SAS® Data Management untuk membantu organisasi menjawab tantangan big data.

“Dengan SAS Data Management, perusahaan, pemerintah dan universitas dapat dengan mudah mengkonsolidasikan dan memindahkan silo big data mentah menjadi informasi berkualitas dan terintegrasi. Melalui cara ini akan dapat mengurangi waktu respon ke nasabah, mencegah penipuan, merampingkan supply chains, meningkatkan kualitas produk, dan mencapai tujuan bisnis,” kata Jim Davis, Senior Vice President dan CMO SAS.

Erwin Sukiato, Country Manager SAS Indonesia menegaskan, Indonesia memiliki potensi pasar untuk menggunakan SAS Data Management, terutama pada industri perbankan. Manfaat solusi ini dalam bank antara lain optimalisasi pendapatan, single customer view untuk memaksimalkan kegiatan marketing, mitigasi risiko dan penataan data.

“Kami memahami jika banyak bank di Indonesia memiliki tantangan untuk menata big data dengan solusi cepat dan akurat. Untuk itulah, SAS meningkatkan fitur untuk menjawab tantangan tersebut.” papar Erwin dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi ITECHMagz.com, kamis (3/10/2013).

Langkah ini membantu pelanggan menjawab item prioritas tinggi terlebih dahulu, dengan satu platform yang menyediakan modul untuk akses data, data quality, event stream processing, integrasi data dan lain-lain. Pendekatan bermodul ini membantu perusahaan memperluas dan mengadaptasi penggunaan SAS untuk kebutuhan evolusi mereka.

“Di Macys.com, tantangannya adalah mengumpulkan data dan mengubahnya menjadi wawasan dengan waktu yang cepat, dan merespon berbagai perubahan permintaan pelanggan atau perubahan di marketplace,” kata Kerem Tomak, Vice President of Analytics Macys.com.

BACA JUGA:  SAS Masuk 3 Besar Chartis RiskTech100 2023

“Kami telah menggunakan SAS Data Management dalam menarik data dari Hadoop untuk menghasilkan ratusan dari ribuan model produk atau tingkat stock keeping unit (SKU). Dengan begitu, kami dapat mengetahui kemungkinan produk terjual pada saat dan lokasi tertentu untuk mengoptimalkan berbagai jenis barang.” sambungnya.

Dikatakan, penambahan pada SAS Data Management meliputi kemampuan data quality in-database baru, peningkatan event-stream processing, dan mesin akses baru sehingga lebih mudah menggunakan data dari Hadoop dan sumber data lainnya.

Update ini memperkenalkan kualitas data quality in-database pada keluarga SAS Data Management. Pembersihan data dalam database memerlukan pergerakan data yang lebih sedikit, sehingga dapat dengan cepat mengurangi waktu yang diperlukan dalam memindahkan data mentah menjadi informasi berguna. Akhirnya dapat membuat keputusan bisnis dengan lebih baik dan cepat.

SAS Data Quality Accelerator for Teradata terbaru untuk Teradata merupakan satu-satunya teknologi pembersihan data in-database untuk platform Teradata. Dengan mengeksekusi fungsi data quality secara langsung di dalam database Teradata, perusahaan dapat meningkatkan kecepatan proses, mengurangi kerja TI, dan yang terpenting data kualitas tinggi untuk dipergunakan dalam kebutuhan bisnis di hilir.

“Data berkualitas merupakan hal mendasar dalam membuat keputusan bisnis akurat, dan SAS Data Quality Accelerator for Teradata terbaru memungkinkan pelanggan dapat berurusan dengan integrasi data secara efisien. Solusi ini dengan cepat dan menyeluruh memindahkan data mentah menjadi informasi valid dan dapat diandalkan. Hal inilah yang diperlukan oleh perusahaan,” kata Rob Berman, Vice President of Partnerships and Alliances Teradata.

SAS Event Stream Processing membawa streaming data dengan lancar – dari kegiatan perdagangan, sistem transaksi, smart grids dan peralatan berdasar lokasi – ke dalam proses manajemen data untuk volume tinggi dengan tugas secara real-time.

BACA JUGA:  'Entrepreneurs Wanted' Berbagi Pengalaman Menjadi Wirausaha Muda

Dengan interface yang telah ditingkatkan, SAS Event Stream Processing menjadikan perusahaan mengakses dan menganalisa data saat data terjadi dari pada yang sebelumnya dilakukan dalam hitungan jam dan bahkan hari.

Perusahaan seperti peralatan listrik, yang terus mengumpulkan data dalam volume besar tentang penggunaan tenaga oleh pelanggan dari meteran, dapat menggunakan data real-time untuk mengantisipasi dan bereaksi ketika terjadi lonjakan permintaan mendadak.

Perusahaan jasa finansial dapat menggunakan event-stream processing untuk mengevaluasi perdagangan secara real time dan mengidentifikasi kegiatan beresiko dan penipuan, paparnya.

Data tidak hanya datang dalam banyak ukuran, tetapi dari berbagai sumber, termasuk cloud, kelompok Hadoop, penampilan data transaksi, database on-premise, mainframe, database in-memory dan sebagainya. Terlepas dari format atau sumber data, SAS Data Management mengatur dan membersihkan data untuk menciptakan sumber data konsisten dan valis untuk sistem operasi dan aplikasi business intelligence serta analytic.

Dengan upgrade ini, SAS membuatnya bahkan lebih mudah untuk mengelola data dari HP Vertica, Hortonworks, dan PostgreSQL. Dengan konektivitas dan integrasi antara SAS dan sumber data ini, pengguna dapat meng-edit, menggerakkan, membersihkan dan mengintegrasikan data tanpa mempertimbangkan sumber, platform, ukuran atau jenis. (marcapada@yahoo.com)

Tags: SAS
Previous Post

Indonesia Kembangkan Alat Nanoteknologi

Next Post

Android Jelly Bean Paling Diminati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Diperkenalkan, Ini yang Ditawarkan Lenovo Qira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips BNI Sekuritas: Swing Trading Bisa Jadi Alternatif Investor Pemula

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Twilio Bagi Tips Strategi Pemasaran di Era Bisnis Berbasis Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anker Hadirkan Power Bank Ultra-Slim dengan Pengisian Magnetik Qi2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto