ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

5 Prediksi Ancaman Keamanan Siber 2019 Menurut Palo Alto

adam
26 November 2018 | 10:00
rubrik: Digital
5 Prediksi Ancaman Keamanan Siber 2019 Menurut Palo Alto

Keterangan Foto (Kiri ke Kanan): Kevin O’Leary, Field Chief Security Officer, Asia Pacific, Palo Alto Networks dan Surung Sinamo, Country Manager, Indonesia, Palo Alto Networks

Share on FacebookShare on Twitter

Serangan siber akan terus berkembang menyusul perkembangan teknologi di dunia. Para hacker akan terus memanfaatkan celah keamanan korbannya untuk meraup keuntungan dan mencuri data pelanggan.

Perusahaan penyedia solusi keamanan Palo Alto Networks mengemukakan lima prediksi ancaman siber pada 2019 yang mengincar korporasi dan solusi yang harus diambil. Berikut prediksi ancaman keamanan siber tahun depan.

Email Berisi Malware Jahat

Modus ini sudah sering terjadi, tapi diprediksi masih terus berlangsung hingga tahun depan, kata Surung Sinamo, Country Manager Indonesia Palo Alto Networks di acara “Cybersecurity Forecast 2019”, Jakarta.

Dalam lima tahun terakhir, ada lebih dari 12 miliar dolar AS yang dicuri penjahat siber lewat surel bisnis. Metodenya beragam, dari situs palsu yang mirip situs asli perusahaan hingga menyerang akun personal pengguna media sosial untuk menyuntikkan exploits.

Solusinya, perusahaan disarankan melakukan assessment terhadap lalu lintas informasi internal perusahaan. Selain itu, perusahaan harus mengimplementasikan proses pengecekan dan perizinan atas surel bisnis yang masuk, khususnya terkait pergerakan masing-masing sumber daya.

Kata sandi adalah salah satu titik terlemah karena rentan dibobol. Ia berpendapat tahun depan akan ada semakin banyak perusahaan yang mengadopsi strategi keamanan surel bisnis lewat proses otentifikasi dua faktor atau lebih, juga otentifikasi berbasis biometrik.

Rantai Suplai 

Era digital membuat batasan dalam bangunan rantai suplai global yang saling terhubung semakin luruh. Menjalin hubungan bisnis dengan penyuplai sampai layanan alih daya di tataran global lebih mudah.

Salah satu contohnya adalah di sektor kesehatan di mana peranti medis saling terhubung, misalnya mesin MRI dan X-ray yang tersambung ke jaringan internal. Itu bisa jadi area rentan serangan yang tak mudah diawasi.

BACA JUGA:  Wajib Diketahui Masa Depan Keamanan Siber

Perusahaan harus paham mengenai pihak yang mengakses atau terhubungan dengan jaringan mereka, juga mana sistem yang krusial. Solusinya, perusahaan harus menerapkan standar keamanan internal dalam pengadaan peranti dan layanan. Misalnya, memastikan aplikasi selalu terbarui setiap saat, juga konfigurasi login sudah diubah dari konfigurasi default.

Jika ada sistem dan perangkat pihak ketiga harus dimukimkan di jaringan, terapkan mode Zero Trust. Ini membuat proses inspeksi dan verifikasi lalu lintas hanya bisa dilakukan pengguna atau aplikasi yang sudah dapat otoritas.

Cyber Security Officer harus memastikan lalu lintas informasi sensitif bisa dipisahkan dan berada dalam kondisi aman dalam jaringan serta tidak bisa diakses peranti atau sistem luar.

Proteksi Data 

Negara di Asia Pasifik diprediksi mulai menyusun inisiatif perlindungan data bagi warna negara. Pemerintah juga terus mendorong penguatan infrasktruktur teknologi informasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Komputasi Awan 

Layanan komputasi awan menyuguhkan sumber daya siap pakai untuk bisnis dalam menghadirkan produk dan layanan dengan investasi yang tidak terlalu memberatkan. Meski demikian, ada kendala di dalam komputasi awan. Data krusial mau tidak mau ditempatkan bersama data milih pihak ketiga.

Perusahaan harus memastikan keamanan penyimpanan dan transmisi data agar data penting hanya bisa diakses personel resmi. Keamanan ini merupakan tanggung jawab penyedia layanan sekaligus perusahaan.

Solusinya, perusahaan harus punya proses, teknologi dan sumber daya manusia yang bisa menjaga sistem tetap terlindungi. Demi memangkas risiko siber, perusahaan harus membangun sistem kendali efektif, terintegrasi dan otomatis demi mendeteksi dan mencegah segala bentuk ancaman dan serangan.

Infrastruktur Krusial

Infrastruktur krusial kini mencakup sektor lain seperti layanan perbankan, finansial, telekomunikasi dan media. Persilangan jaringan korporasi dengan industri membuka titik lemah yang rentan jadi target penjahat siber.

BACA JUGA:  Perusahaan di Asia Pasifik Hadapi Berbagai Tantangan Keamanan Siber Unik di Era Setelah Pandemi

Baru-baru ini, Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris menerbitkan peringatan bahwa serangan siber adalah keniscayaan. Dalam World Economic Forum Global Risk Report 2018, serangan siber menempati urutan atas penyebab utama disrupsi global, di bawah bencana dan cuaca ekstrem.

Solusinya, sejauh ini pemilik infrakstruktur fokus pada kerahasiaan informasi dan menjaga jalannya dua prinsip utama keamanan informasi: integritas dan ketersediaan. Hal itu krusial maknanya untuk negara yang tengah giat mengadopsi teknologi industri 4.0.

Sebagai langkah awal, pengelola infrastruktur krusial baik publik maupun swasta sebaiknya menerapkan sistem keamanan Zero Trust dan memastikan segregasi akses.

Tags: Palo Alto
Previous Post

MatahariMall.com Dilebur ke Matahari.com

Next Post

6 Fakta Perekonomian Digital di Asia Tenggara, Tembus Rp1.048 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Penyerang Menyebar Spyware Berkedok Pelanggaran Dari Firma Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Diumumkan, Ini Pemenang HackNusa 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SCG Jalin Rabani Kusuma Hadirkan Instalasi Imersif NANANA di JD Collaboration 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto