ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

William C Lowe, Bapak PC Meninggal Dunia

redaksi
1 November 2013 | 13:47
rubrik: Expert
William C Lowe, Bapak PC Meninggal Dunia
Share on FacebookShare on Twitter

WiliamSeseorang yang memiliki peran penting dalam industri komputer pribadi (personal computer/PC) di dunia, William C Lowe, meninggal dunia pada 19 Oktober 2013 lalu di Lake Forest, Illinois, Amerika Serikat, pada usia 72 tahun. Dia adalah penanggung jawab penciptaan komputer pribadi di perusahaan IBM.

Putrinya yang bernama Michelle Marshal mengatakan bahwa Lowe meninggal karena serangan jantung.

Lowe bergabung di IBM sejak 1962 sebagai insinyur tes produk. Pada 1980 silam, ia mengajukan saran ke perusahaan untuk membentuk tim yang bakal menciptakan sebuah PC dalam waktu setahun. Ia ingin PC itu memakai perangkat lunak buatan perusahaan lain.

Apple dan perusahaan teknologi lain sebelumnya telah menjual PC selama beberapa tahun sebelum IBM masuk ke bisnis tersebut pada akhir 1970-an. Kala itu IBM sudah mendominasi bisnis komputer untuk kalangan perusahaan dan pemerintahan, tetapi masih menggunakan perangkat lunak buatan IBM sendiri.

“Dua dekade sebelumnya, mesin komputer IBM masih dijual dengan harga 9 juta dollar AS dan membutuhkan ruangan sebesar seperempat hektar yang dilengkapi dengan pendingin ruangan serta 60 orang staf yang bekerja sesuai petunjuk,” demikian sejarah komputer IBM seperti tertulis di situs web resminya.

Setahun kemudian, Lowe dan tim memenuhi janji untuk membuat PC. PC itu diperkenalkan dengan nama IBM Personal Computer atau dikenal dengan kode nama 5150. Prosesornya menggunakan Intel 8088 dan dihargai 1.565 dollar AS, belum termasuk monitor.

Perangkat lunak yang digunakan IBM Personal Computer kala itu adalah MS-DOS 1.0 yang dibuat oleh sebuah perusahaan kecil bernama Microsoft yang berbasis di Washington State.

“PC IBM yang terbaru dapat memproses informasi lebih cepat dibandingkan mesin sebelumnya, selain itu bisa juga terhubung ke televisi rumah, bermain game, dan sebagainya,” tulis IBM.

BACA JUGA:  IDC Prediksi Pasar Komputer PC Terus Lemah Tahun ini

Meskipun terlambat masuk dalam bisnis PC, IBM dapat meraih sukses secara perlahan tapi pasti. Mulai dari sinilah nama Microsoft ikut tersohor.

Empat tahun setelah memperkenalkan IBM Personal Computer, kolaborasi menjadi hal umum dalam industri komputer. IBM dan Microsoft sepakat untuk mengembangkan perangkat lunak yang tidak lagi eksklusif untuk mesin komputer IBM.

“Kami berkomitmen untuk konsep arsitektur terbuka, dan kami menyadari pentingnya arsitektur terbuka kepada pelanggan kami,” kata Lowe saat mengumumkan kolaborasi pada tahun 1985.

Semangat kolaborasi IBM itu memberi konsekuensi yang kurang mengenakan bagi IBM. Produsen komputer lain seperti Compaq dan Dell kemudian juga membuat PC, yang lebih baik dan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan produk IBM.

Lowe coba melawan sejumlah pesaingnya dengan mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak baru. Untuk sementara, ia memberi dukungan kepada perusahaan NeXT yang didirikan pada 1985. NeXT adalah perusahaan yang didirikan oleh mendiang Steve Jobs, setelah ia dipaksa mundur dari posisi CEO di Apple pada 1985.

Pada 1988, dua tahun setelah menjabat sebagai Wakil Presiden IBM, Lowe memutuskan hengkang dari IBM. Ia mengambil pekerjaan di Xerox untuk memperluas lini bisnis di luar mesin fotokopi. “Saya merasa masih punya landasan di sana (IBM), tetapi ini tampak seperti sebuah kesempatan besar,” kata Lowe saat berbicara dari kantor barunya di Xerox.

Lowe lahir pada 15 Januari 1941 di Easton, Pennsylvania, Amerika Serikat. Semasa muda ia mendapat beasiswa basket dari Lafayette College di Easton, dan lulus dengan gelar sarjana fisika. Dalam keluarganya, Lowe adalah orang pertama yang lulus dari perguruan tinggi.

Lowe meninggalkan seorang istri, Cristina, lima anak, dan 10 cucu. (endy)

BACA JUGA:  Making Indonesia 4.0 Optimalkan Potensi Sektor Manufaktur Indonesia
Tags: PC
Previous Post

XL Kembangkan Bisnis Data Center dan Cloud Computing

Next Post

Facebook Pantau Aktivitas Tetikus Pengguna

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren IoT, Ini Pentingnya Pengaturan Tepat Jaringan Wi-Fi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program BASAibu Raih Penghargaan WSIS Prizes 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laptop Premium Lenovo ThinkPad P14s dan P15s Segera Hadir di Indonesia, Harganya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto