ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Gojek Xcelerate Perkenalkan 3 Startup Inovatif Berdampak Sosial

Ahmad Churi
1 July 2020 | 20:24
rubrik: Digital
Gojek Xcelerate Perkenalkan 3 Startup Inovatif Berdampak Sosial
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Gojek Xcelerate, program akselerator startup dari Gojek dan Digitaraya, memperkenalkan tiga startup inovatif di acara diskusi publik “Gojek Xcelerate Xcellence” yang digelar hari ini (1/7) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Ketiga startup inovatif yang dinilai paling menghasilkan berdampak sosial yaitu Jejak.in, Etanee, dan Qlue.

Di hadapan para partner global Gojek Xcelerate dan pemodal ventura, ketiga startup tersebut berbagi pengalaman selama mengikuti bootcamp dan mentoring di program akselerator ini. Tiga startup yang mengikuti Gojek Xcelerate sejak September 2019 lalu adalah Jejak.in (solusi teknologi layanan lingkungan hidup), Etanee (platform rantai pasok digital yang menghubungkan ekosistem industri pangan dari hulu ke hilir), dan Qlue (aplikasi pelaporan publik untuk berbagai masalah sosial dan lingkungan di kota, seperti limbah, lampu lalu lintas yang rusak, dan parkir ilegal).

Ketiga startup ini merupakan bagian dari 35 startup yang dilatih Gojek Xcelerate selama 6 bulan sejak September 2019. Program pelatihan terbagi dalam 4 angkatan, diantaranya 5 startup tanah air di bidang machine learning, 10 startup Asia Pasifik dengan pemimpin perempuan, 9 startup tanah air di bidang daily consumer innovation, dan 11 startup tanah air dengan model bisnis direct-to-consumer.

Senior System Engineer Gojek, Giri Kuncoro mengatakan, Alumni startup Gojek Xcelerate punya potensi yang besar untuk mengembangkan inovasi teknologi di bidangnya masing-masing. Lewat puncak acara Gojek Xcelerate Xcellence ini, diharap para startup dapat bertemu dan membangun kolaborasi satu sama lain, juga tentunya dengan jaringan partner dan pemodal ventura di ekosistem Gojek Xcelerate. “Sebagai katalisator bisnis startup, kami percaya potensi startup alumni Gojek Xcelerate mampu memperkuat ekosistem digital di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus menciptakan dampak sosial yang luas dan positif bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  LinkAja Hadir di Aplikasi Pangan BGR Logistics

Ketiga startup paling inovatif yang dipilih oleh panel Gojek Xcelerate dianggap mampu menciptakan dampak sosial luas yang bisa mengatasi tantangan masyarakat secara sistemik.

• Jejak.in, startup di bidang lingkungan mengembangkan sistem sensus pemantauan tumbuh kembang pohon dan tanaman di suatu area menggunakan perangkat lunak dan Artificial Intelligence (AI), dimana laporan data dan analisa aktual bisa diakses langsung secara online maupun offline. Kegiatan penanaman, perawatan, dan pengawasan dalam program konservasi yang dilakukan oleh Jejak.in dengan mitra-mitranya, membantu perekonomian kelompok-kelompok masyarakat di sekitar area konservasi selama masa pandemi ini.

• Startup agritech Etanee tengah mengembangkan model distribusi bahan pangan melalui pemberdayaan agen mikro sebagai agregator. Hal ini sekaligus membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 bisa tetap mendapatkan penghasilan di tengah masa pandemi.

• Qlue, mengembangkan ekosistem smart city di Indonesia dengan menambahkan fitur pengawasan thermal dan sistem komputer berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk memonitor perkembangan COVID-19 di dalam kota. Sebelumnya, inovasi Qlue telah membantu masyarakat DKI Jakarta dalam penanggulangan sampah, banjir, bahkan menekan kriminalitas, dengan kemampuan facial recognition dan live reporting yang dapat diakses oleh seluruh warga.

Menanggapi kesuksesan program Gojek Xcelerate, Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika RI – Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, pihaknya percaya, teknologi akan mampu mendorong kebiasaan baru yang positif di masyarakat. “Saya berharap alumni startup Gojek Xcelerate mampu mengelola potensi ini agar semakin banyak manfaat dan dampak sosial yang bisa dirasakan masyarakat. Saya ucapkan selamat bagi startup yang telah mengikuti program ini dan berharap para alumni Gojek Xcelerate tidak berhenti berkreasi, sehingga bisa menginspirasi pelaku bisnis lainnya untuk senantiasa menghadirkan inovasi yang bermanfaat positif bagi masa depan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Catat! Ini 10 Panduan Etiket Kerja Hybrid versi Debrett’s

Di kesempatan yang sama, Managing Director Digitaraya, Nicole Yap menyatakan selamat kepada 35 alumni startup Gojek Xcelerate yang telah mengikuti seluruh rangkaian program. Pihaknya percaya, alumni startup Gojek Xcelerate siap bersaing di level global dengan kemampuannya mengembangkan inovasi teknologi yang berdampak positif. “Sampai pada saat ini 35 alumni Gojek Xcelerate telah menciptakan sebanyak 1.608 lapangan pekerjaan baru, mendapatkan lebih dari US$ 30M pendanaan, dan yang tak kalah penting 22 dari 35 alumni tersebut merupakan startup yang dipimpin oleh perempuan,” katanya.

Dampak sosial menjadi salah satu pilar penting di Gojek Xcelerate. Dengan misi utama untuk mengakselerasi pengembangan startup merah putih, Gojek Xcelerate memberikan 35 perusahaan rintisan asal Indonesia dan Asia Pasifik program mentoring dari expert kelas dunia, seperti Gojek, Digitaraya, Google Developers, McKinsey & Company, dan UBS serta kesempatan pendanaan dari pemodal ventura dalam jaringan Gojek dan Digitaraya.

Tidak berhenti di situ, Gojek dan Digitaraya bertekad membantu para alumni serta komunitas startup Indonesia yang lebih luas untuk tetap tumbuh di tengah masa pandemi, dengan menghadirkan rangkaian acara tambahan Gojek Xcelerate Xtra.

Selama Gojek Xcelerate Xtra yang akan digelar dari bulan Juli – Agustus, startup pilihan dapat bertemu 1:1 secara virtual dengan pemodal ventura spesifik lewat program Fund Matchmaking. Melalui Startup Clinic, mereka juga dapat berdiskusi secara langsung dengan para mentor kelas dunia dari Gojek bersama Digitaraya, serta partner global, seperti Google Developers, McKinsey & Company, bertekad untuk membantu mengatasi permasalahan spesifik yang sedang dialami bisnis mereka. Gojek Xcelerate Xtra juga menghadirkan kelas pelatihan berbasis sistem webinar yaitu Xpert Insights, yang dapat diikuti oleh umum dan komunitas tech, dimana peserta mendapatkan pengetahuan tambahan dari ahli lintas bidang. (AC)

BACA JUGA:  Startup E-Commerce Sistem Berlangganan Pertama di Indonesia, Raih Pendanaan Awal US$ 5 Juta
Tags: Gojek
Previous Post

Logitech G102 LIGHTSYNC, Mouse Gaming Terjangkau Cuma Rp300 Ribuan

Next Post

Tips Sebelum Hingga Sesudah Terkena Serangan Ransomware

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Indonesia Lebih Suka Curhat dengan Aplikasi Google “Video Call”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren IoT, Ini Pentingnya Pengaturan Tepat Jaringan Wi-Fi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto