ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Sekali Lagi, Gojek Hadirkan Teknologi Baru untuk Lindungi Mitra Driver

Teguh Imam Suyudi
14 October 2020 | 11:00
rubrik: Digital
Riset: Gojek Membantu Masyarakat Beradaptasi Saat Pandemi

Riset: Gojek Membantu Masyarakat Beradaptasi Saat Pandemi

Share on FacebookShare on Twitter

Gojek memperkuat teknologi keamanan Gojek SHIELD dengan inovasi terbaru melalui fitur Lapor Ofik (Order Fiktif) dan teknologi untuk mendeteksi perangkat ilegal guna melindungi mitra driver dan menjadikan ekosistem platform tersebut menjadi lebih aman.

Lewat fitur ini mitra driver dapat melaporkan order fiktif langsung dari aplikasi driver tanpa harus menelpon call center, dalam waktu kurang dari 2 menit sistem akan secara otomatis membatalkan order yang terindikasi fiktif.

Selanjutnya, mitra driver dapat kembali bekerja. Namun, jika order tidak terindikasi fiktif, maka Gojek akan memberi informasi kepada mitra driver bahwa order aman, dan selanjutnya dapat mengontak pelanggan.

Head of Driver Operations, Trus & Safety, Kelvin Timotius mengatakan fitur tersebut berjalan menggunakan teknologi machine learning dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi serta menindak berbagai tindakan curang, termasuk diantaranya order fiktif dan penggunaan perangkat ilegal.

“Kalau driver terkena order fiktif, driver bisa langsung klik di aplikasi, lapor, dan dengan cepat sekali sistem kami bisa mendeteksi dan membedakan berdasarkan transaksi-transaksi yang kami punya dengan machine learning dan artificial intelligence bisa membedakan mana yang terdeteksi fiktif berdasarkan parameter,” jelas Kelvin dalam konferensi virtual, Selasa, 13/10.

“Ini memberikan mitra suatu trust, di mana sistem Gojek akan membantu mitra dalam bekerja,” kata Kelvin.

Selain deteksi order fiktif, Gojek juga menghadirkan teknologi untuk mendeteksi dan menindak secara otomatis mitra yang menggunakan perangkat ilegal.

“Aplikasi ilegal itu sangat berbahaya dan kita juga melihat aplikasi ilegal di dalam ekosistem driver Gojek, kenapa ini kami larang, dan kami protect driver kami dari aplikasi-aplikasi seperti ini, satu hal yang sangat penting, rentan risiko keamanan,” tambah Kelvin.

BACA JUGA:  GoCorp, Solusi dari Gojek untuk Bantu Pelaku Usaha Atur Tunjangan Transportasi Karyawan

Aplikasi ilegal digunakan mitra driver karena tergiur iming-iming oknum yang menjanjikan peningkatan jumlah order atau anti-suspend. Tidak gratis, driver biasanya dikenakan biaya untuk mengunduh aplikasi yang tentunya bukan berasal dari toko aplikasi resmi.

Apabila terdeteksi sistem, pengguna perangkat ilegal akan mendapat sanksi bertahap, mulai dari penonaktifan akun sementara sampai dengan pemutusan kemitraan.

“Kami selalu bantu edukasi. Sebelum kami melakukan suspend, kami beri peringatan. Ini salah satu advance detection yang kami punya yang bisa melindungi driver dari aplikasi ilegal,” Kelvin melanjutkan.

Pakar IT dan Ahli Keamanan Digital dari Swiss German University, Charles Lim, menekankan pentingnya bagi platform digital untuk selangkah di depan dalam perlombaan dengan pelaku kejahatan digital.

Baik melalui inovasi teknologi, ataupun dengan memastikan pihak-pihak di dalamnya punya literasi yang cukup lewat edukasi. Terlebih, aplikasi ilegal dapat membahayakan data mitra driver, yang akan berimbas pada ekosistem Gojek secara keseluruhan.

“Saya lihat, langkah Gojek menindak penggunaan aplikasi ilegal sudah tepat, karena secara tidak langsung Gojek sedang melindungi mitranya dari kerugian yang lebih besar,” ujar Charles.

Gojek juga telah melakukan berbagai hal dalam edukasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan literasi akan pentingnya menjaga keamanan digital dengan berbagai pihak.

Tidak hanya kepada mitra driver, edukasi mengenai keamanan turut menyasar masyarakat luas lewat kolaborasi Gojek dengan berbagai pihak seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Center for Digital Society (CfDS) UGM dan Siberkreasi.

Gojek juga melakukan kolaborasi inklusif yang kuat dengan berbagai pihak, yaitu dengan pemerintah, legislator, akademisi, rekan LSM, dan tokoh publik untuk menyuarakan pentingnya keamanan digital.

Sebagai langkah korektif, Gojek juga sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian. Selain itu, Gojek juga menjalankan pendekatan preventif untuk melindungi mitra-mitranya dari risiko keamanan.

BACA JUGA:  GoPay Tersedia di Google Playstore dan App Store

Sebelumnya, lewat teknologi, Gojek telah menghadirkan fitur keamanan, seperti Verifikasi Muka, Penyamaran Nomor Telepon (number masking) yang melindungi akun mitra dari pembajakan, serta fitur keamanan untuk pelanggan, seperti tombol darurat (emergency button) dan bagikan perjalanan (share trip).

Baca: Riset LD FEB UI: Gojek Membantu Masyarakat Beradaptasi Saat Pandemi

Tags: Gojek
Previous Post

Canon Jadi Brand Kamera Terlaris di Shopee Brands Festival 10.10

Next Post

Ini Dia Chief Legal & Regulatory Officer Baru Indosat Ooredoo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Galaxy A02, Apa Bedanya dengan Galaxy A02s?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Indonesia Lebih Suka Curhat dengan Aplikasi Google “Video Call”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto