ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ericsson dan Red Hat Berdayakan Service Provider Kembangkan Jaringan Multi-Vendor

Fauzi
5 August 2022 | 12:00
rubrik: Expert
Ericsson dan Red Hat Berdayakan Service Provider Kembangkan Jaringan Multi-Vendor
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Måns Burman, Head of Partnering and Alliances, Business Area Cloud Software & Services, Ericsson; dan Magnus Gall, Global Account Director, Red Hat

Service provider memiliki posisi yang unik untuk menyediakan aplikasi dan berbagai solusi yang dapat menyajikan pengalaman yang imersif, terpersonalisasi dan sangat andal. Ericsson dan Red Hat memperluas kolaborasi mereka untuk memperkuat fungsi jaringan dan platform yang memungkinkan service provider meluncurkan layanan terbaru mereka ke market dengan lebih cepat dalam skenario multi-vendor.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui lebih lanjut tentang sejauh mana kami meminimalisir risiko dalam proyek perluasan layanan service provider melalui kolaborasi teknis kami yang memvalidasi platform Red Hat untuk fungsi jaringan Ericsson.

Action Plan yang Berbeda Dibutuhkan Ketika Menerapkan Multi-Vendor
Ketika service provider menggelar layanan 5G, fokus mereka adalah untuk menjadi lebih agile dan inovatif sebagai sebuah bisnis, sehingga mereka dapat mengakselerasi time to value. Saat melakukan perubahan seperti ini, mereka harus menemukan keseimbangan yang tepat antara biaya, risiko, dan time to market.

Ericsson dan Red Hat mengakui bahwa pendekatan multi-vendor membutuhkan action plan yang berbeda dibandingkan pendekatan satu vendor dengan solusi terintegrasi secara vertikal dan lifecycle management. Membangun jaringan multi-vendor membutuhkan interoperabilitas yang sudah terbukti untuk mendapatkan keuntungan besar dari fleksibilitas dan pilihan. Melalui kerja sama Ericsson dan Red Hat, kita akan menikmati kolaborasi ekosistem yang lebih luas untuk menyederhanakan upaya pengintegrasian teknologi dan pemasok yang berbeda.

Ericsson dan Red Hat ingin membebaskan para service provider agar berfokus untuk meningkatkan diferensiasi layanan 5G dan value bagi pelanggan mereka. Kami sudah bekerja selama berbulan-bulan untuk menentukan model operasional yang optimal, juga untuk memandu pelanggan untuk menggelar dan menyempurnakan kombinasi dari teknologi Ericsson dan Red Hat, sehingga menghemat waktu dan sumber daya mereka.

BACA JUGA:  Hanya meng-klik dan menerima kebijakan privasi tanpa membacanya - itu kesalahan

Fungsi Jaringan Ericsson di Platform Red Hat
Kolaborasi Ericsson dan Red Hat ini akan membuat service provider memiliki kepercayaan diri dalam mengakselerasi transformasi jaringan mereka dan mengurangi risiko saat menjalankan strategi multi-vendor. Platform open hybrid cloud dari Red Hat diuji untuk menjalankan fungsi-fungsi jaringan Ericsson – yang secara bersama membentuk konfigurasi referensi yang telah ditentukan sebelumnya (pre-defined reference configuration) – yang membantu mengurangi kerumitan penggelaran jaringan terdistribusi. Kami melakukan kerjasama engineering yang signifikan supaya teknologi gabungan kami siap untuk penggelaran komersial di lingkungan jaringan yang demanding dari service provider.

Ericsson dan Red Hat kini sudah memiliki solusi tervalidasi yang siap untuk digelar, memberdayakan para service provider dengan platform terbuka yang meluas ke jaringan untuk vEPC, 5G Core, IMS, OSS dan BSS. Tim kami sudah mengintegrasikan solusi fungsi jaringan Ericsson dengan Red Hat OpenShift dan Red Hat OpenStack Platform. Kami sudah menjalankan proof of concepts (POCs) dengan service provider di seluruh dunia dan menggelar 5G core komersial pertama kami.

Ericsson dan Red Hat telah berhubungan dalam beberapa proyek kolaborasi teknis di berbagai tahap dan tingkat pertumbuhan. Termasuk kolaborasi untuk Cloud RAN di mana Red Hat berpartisipasi dalam Open Lab Ericsson untuk inovasi yang interaktif bersama pelanggan Ericsson Cloud RAN dan mitra ekosistem di seluruh dunia.

Benang merah utama untuk semua proyek kolaborasi teknis ini adalah bahwa semuanya memanfaatkan metodologi yang sama dan sudah terbukti.

Proses yang Mapan untuk Kolaborasi Teknis
Proyek kolaborasi kami dimulai dengan memenuhi apa yang dibutuhkan oleh fungsi jaringan Ericsson untuk infrastruktur Red Hat, bersama dengan cetak biru jaringan yang sudah ditetapkan sebelumnya (pre-defined networking blueprint) dan persyaratan komputasi. Ini dilakukan untuk memastikan kemampuan platform untuk menjalankan dan menjadi hosting pada fungsi jaringan tersebut, serta untuk menetapkan konfigurasi referensi target bersama yang pertama.

BACA JUGA:  Mengapa Masa Depan Manufaktur Akan Bergantung pada Open Source

Proses validasi selanjutnya dilakukan dengan teliti dan menyeluruh. Konfigurasi referensi target digelar dalam lingkungan engineering lab bersama dan harus menjalani serangkaian pengujian (contohnya onboarding, keamanan, ketahanan, resiliensi, otomatisasi, dan sebagainya). Selama pengujian para engineer melakukan penyesuaian terhadap konfigurasi referensi target, jika diharuskan, untuk mendapatkan konfigurasi referensi tervalidasi yang paling final. Service provider yang menggunakan konfigurasi referensi tersebut mendapatkan kemudahan dan efisiensi yang lebih besar untuk melakukan penggelaran, onboarding, dan menjadi host fungsi jaringan dan peluang untuk meningkatkannya dengan percaya diri.

Software baseline, panduan penggelaran, dan cetak biru untuk konfigurasi referensi tervalidasi dari fungsi jaringan dan platform, sepenuhnya didokumentasikan bersama dengan hasil pengujian. Supaya service provider, dalam peran mereka sebagai integrator utama, dapat mempercepat instalasi, memitigasi risiko, dan membatasi pekerjaan pengintegrasian sistem yang ekstensif.

5G Core dan Cloud RAN
Proyek cloud-native untuk Ericsson dual-mode 5G Core dan Ericsson Cloud RAN yang berjalan di Red Hat OpenShift Container Platform telah menarik perhatian pasar secara signifikan. Proyek kolaborasi Cloud RAN yang hosting di OpenShift sudah berada pada tahap eksekusi, berpusat di seputar upaya tim engineering kami mempersiapkan OpenShift untuk menangani persyaratan cloud native dari Ericsson Cloud RAN. Untuk Ericsson dual mode 5G Core yang hosting di Open Shift, ada operasional komersial awal yang membawa trafik secara langsung, dengan ketersediaan komersial pada skala yang lebih besar ditargetkan pada kuartal 4 2022.

Sementara scope dan tantangan spesifik yang dijawab oleh 5G Core dan Cloud RAN itu berbeda, kolaborasi ini menjalankan metodologi dan kemitraan engineering yang sama.

Dual-mode 5G Core, Cloud RAN, dan semua cloud-native network functions (CNFs) yang lainnya dari Ericsson secara khusus dikembangkan dengan prinsip cloud native dan sepenuhnya memenuhi persyaratan Cloud Native Computing Foundation (CNCF) seperti halnya Red Hat OpenShift.

BACA JUGA:  Implikasi Keamanan Dari Proses Transformasi Digital

5G Core dual mode Ericsson dikembangkan dengan arsitektur berbasis cloud-native dan microservice dan menggabungkan fungsi jaringan Evolved Packet Core (EPC) dan 5G Core (5GC) ke dalam satu platform multi-akses dan cloud native yang sama, yang mendukung 5G serta Mobile Packet Core generasi sebelumnya. Ini adalah sebuah evolusi dalam portofolio virtualisasi yang powerful dari Ericsson, dirancang untuk penggelaran cloud, terdiri dari produk-produk seperti Cloud Packet Core, Cloud Unified Data Management (UDM), dan Policy and Signaling Controller.

Ericsson Cloud RAN adalah solusi software cloud native yang menyediakan fungsi RAN yang disaggregated. Cloud RAN adalah pilihan yang viabel bagi service provider untuk meningkatkan fleksibilitas, delivery layanan dengan lebih cepat, dan skalabilitas jaringan yang lebih besar.

Tags: EricssonRed Hat
Previous Post

Inilah 5 Platform Lokal yang Dipercaya UMKM untuk Jualan Online

Next Post

Ada Potensi Ekstensifikasi Pajak dari Pendaftaran PSE

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Tekanan Global, Kinerja Industri Nasional Tetap Ekspansif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasil RUPSLB Telkom 2026, Spin-Off InfraCo Disetujui dan Tunjuk Dirut Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto