ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Rentan Dikloning, Ini yang Perlu Diperhatikan dalam Penggunaan Kartu Akses Berbasis RFID

Fauzi
4 June 2024 | 10:00
rubrik: Digital
Rentan Dikloning, Ini yang Perlu Diperhatikan dalam Penggunaan Kartu Akses Berbasis RFID
Share on FacebookShare on Twitter

Keamanan akses fisik gedung merupakan aspek utama yang memerlukan pendekatan berlapis demi terciptanya perlindungan maksimal bagi semua orang yang bekerja di dalamnya. Ada berbagai metode yang dapat diterapkan, mulai dari pengawasan oleh petugas keamanan, pemasangan kamera CCTV, hingga teknologi canggih seperti sistem kontrol akses berbasis biometrik dan kartu akses.

Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga seringkali diperlukan kombinasi beberapa teknologi untuk mencapai tingkat keamanan yang diinginkan. Di antara berbagai teknologi yang ada, pemanfaatan radio frequency identification (RFID) pada kartu akses paling sering dipilih, namun pada faktanya teknologi ini tidak luput dari risiko keamanan.

Berdasarkan temuan terbaru dari perusahaan keamanan siber, Spentera, disebutkan bahw 6 dari 7 gedung di Jakarta yang dilengkapi dengan sistem ini memiliki potensi untuk diduplikasi atau dikloning. Sehingga pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tetap memiliki kemampuan untuk melakukan duplikasi atau kloning terhadap kartu akses yang telah disematkan RFID tersebut.

Berkat kepraktisan dan efisiensi dalam mengelola aksesnya, RFID kerap digunakan di gedung maupun fasilitas yang mengedepankan privasi dan keamanan, termasuk perkantoran, pusat data, ruang server, area parkir, hingga kamar hotel. Namun, dalam beberapa kasus, jika kartu akses berhasil direplikasi, pihak yang tidak bertanggung jawab dapat memanfaatkannya untuk mencuri barang atau data, menginstal perangkat lunak maupun perangkat keras yang berbahaya, serta potensi ancaman terhadap keamanan individu itu sendiri.

Hanny Haliwela, Direktur Research and Development Spentera menekankan bahwa menjaga keamanan gedung dari ancaman kloning kartu akses menjadi tanggung jawab bersama yang perlu diperhatikan. “Tidak hanya manajemen gedung, menjaga keamanan dari ancaman duplikasi atau kloning kartu akses juga menjadi tanggung jawab bersama perusahaan yang menjadi penyewa, maupun karyawan itu sendiri.”

BACA JUGA:  Biofarma Terapkan Transformasi Industri 4.0 pada Sektor Farmasi Nasional

Dia menambahkan, terdapat beberapa cara untuk menangani kerentanan keamanan pada RFID konvensional. “Terdapat peluang untuk memperkuat perlindungan dengan melakukan penyempurnaan pada sistem RFID. Hal ini mencakup penerapan perlindungan dan enkripsi tambahan bersamaan dengan penambahan fitur anti-kloning. Tindakan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keamanan, memastikan bahwa akses fisik infrastruktur tetap terlindungi secara optimal.”

Di samping itu, masyarakat umum, khususnya para pekerja di gedung juga memiliki peran penting dalam mencegah potensi serangan, dengan cara mematuhi prosedur keamanan yang telah ditetapkan oleh pihak manajemen dan juga melaporkan setiap kegiatan mencurigakan di lingkungan gedung.

Tawarkan Solusi Keamanan Komprehensif
Untuk memahami keamanan sistem RFID yang diimplementasikan sebagai salah satu perimeter Keamanan, Spentera menawarkan solusi yang menyeluruh melalui pendekatan Red Teaming. Red Teaming merupakan suatu pendekatan yang menyeluruh dalam menguji keamanan suatu sistem dengan memanfaatkan berbagai metode, termasuk pengujian akses fisik menggunakan RFID.

Tidak hanya sekadar pengujian serangan fisik, Red Teaming merupakan suatu metode komprehensif yang mencakup berbagai aspek keamanan yang diperlukan perusahaan, mulai dari pengujian serangan fisik hingga serangan siber. Dengan layanan khusus Red Teaming dari Spentera, perusahaan dapat memastikan bahwa sistem mereka terlindungi dengan optimal dari berbagai ancaman, baik yang bersifat fisik maupun siber.

Di samping itu, Red Teaming juga meliputi pengujian serangan siber, termasuk penetrasi jaringan, keamanan aplikasi, serta simulasi ketahanan terhadap upaya phising dan social engineering.

“Dengan pendekatan Red Teaming, Spentera memberikan kesempatan untuk melakukan pengujian akses fisik yang melibatkan RFID secara komprehensif. Ini mencakup evaluasi terhadap potensi akses ilegal, pemeriksaan langsung terhadap fasilitas kritikal dan sentral, serta penerapan kontrol lingkungan yang ketat. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya mendapatkan solusi yang efektif untuk melindungi aset mereka dari berbagai jenis serangan fisik dan siber, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan reputasi mereka di mata publik,” ujar Hanny Haliwela, Direktur Research and Development Spentera.

BACA JUGA:  TaniHub, World Bank Group dan Microsoft Indonesia Gelar Cultivhacktion
Tags: Spentera
Previous Post

AXA Financial Indonesia Berdayakan Masyarakat Kabupaten Tangerang melalui Literasi Keuangan dan Pengelolaan Sampah

Next Post

Paper.id Jalin Sift Perkuat Keamanan Ekosistem Pembayaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surge Bangun Jaringan FO di Sepanjang Jalur Rel PT Kereta Api Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Galaxy A02, Apa Bedanya dengan Galaxy A02s?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto