ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Belanja SPBE Harus Mendapat Rekomendasi Tim Koordinator SPBE Nasional

Ahmad Churi
3 September 2024 | 14:27
rubrik: E-Gov
Indeks e-Government Indonesia Naik 19 Peringkat
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Proses penganggaran belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang mendorong keterpaduan dan efektivitas perencanaan, penganggaran dan pembangunan, maupun pengadaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) harus mendapat rekomendasi (clearance) dari Tim Koordinasi SPBE Nasional.

Demikian disampaikan Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Cahyono Tri Birowo, saat membuka Focus Grup Discussion (FGD) Sosialisasi Mekanisme dan Persyaratan Pemberian Rekomendasi Clearance SPBE Belanja K/L Tahun Anggaran 2024 secara hibrid di Jakarta, belum lama ini. “Rekomendasi (clearance) diberikan oleh Tim Koordinasi SPBE Nasional, yaitu Kementerian PANRB, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kemenkominfo. Rekomendasi diberlakukan bagi sumber belanja K/L dari APBN Murni, Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) , serta Pinjaman Dalam Negeri Kegiatan atau proyek K/L terkait transformasi digital,” ungkap Cahyono dilansir portal web resmi KemenPANRB, baru-baru ini.

Menurutnya rekomendasi mencakup beberapa hal, yaitu pembangunan atau pengadaan sistem IT baru maupun aplikasi baru yang bersifat umum, pengadaan server baru dan/atau pusat data (data center) baru. Rekomendasi juga diberlakukan pada penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk memberikan layanan melalui pembangunan atau pengembangan sistem aplikasi khusus; survei, pendataan, pemetaan dan pengumpulan data dalam bentuk lainnya; serta pengolahan, produksi, dan pembelian data.

Dikatakan bahwa Peraturan Presiden Nomor 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mengamanatkan agar SPBE dilaksanakan dengan prinsip keterpaduan termasuk dalam proses perencanaan dan penganggaran SPBE. Pada kegiatan clearance tersebut dilaksanakan dengan berbasis Arsitektur SPBE yang mencakup enam domain Arsitektur SPBE.”Keenam domain tersebut yaitu proses bisnis, data dan informasi, layanan SPBE, aplikasi SPBE, infrastruktur SPBE, dan keamanan SPBE,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Perkuat Pengawasan Siber untuk Lindungi Pekerja Migran Indonesia dari Eksploitasi

Sementara itu, Chief of Governance Officer Sekretariat Satu Data Indonesia Tingkat Pusat pada Kementerian PPN/Bappenas Rina Asriyani menjelaskan bahwa saat ini clearance tidak hanya lagi dilakukan pada infrastruktur dan aplikasi, namun juga dilakukan pada pendataan. “Clearance pendataan merupakan upaya untuk memperbaiki tata kelola data, termasuk data yang dihasilkan melalui pengembangan aplikasi,” jelasnya.

Adapun tujuan dari clearance belanja data, yaitu upaya peningkatan efisiensi dan keterpaduan belanja data, serta pemetaan dan inventarisasi aset data beserta aplikasi terkait. Tujuan lainnya yaitu untuk dukungan percepatan penerapan arsitektur data dan dukungan perluasan penerapan standar data. “Clearance direncanakan juga akan diimplementasikan di tingkat daerah,” kata Rina.

Proses pelaksanaan clearance belanja K/L dalam Kerangka Implementasi SPBE dan Satu Data Indonesia (SDI) diharapkan dapat diselesaikan sebelum penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. K/L harus segera mengajukan evaluasi anggaran (clearance) belanja K/L dalam kerangka implementasi SPBE dan SDI melalui aplikasi Evaluasi Anggaran SPBE (EGA SPBE) melalui tautan https://ega-spbe.layanan.go.id.

Analis Kebijakan Muda pada Unit Kerja Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Hamzah Fansuri menjelaskan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengajuan permohonan clearance. Diantaranya yaitu surat permohonan rekomendasi Evaluasi Anggaran (Clearance) Belanja SPBE dari Kementerian/Lembaga harus melampirkan rincian Belanja SPBE yang akan dilakukan clearance dan hanya berlaku untuk pengajuan terhadap rincian belanja tersebut.

Jangka waktu surat rekomendasi clearance untuk satu kegiatan Belanja SPBE yang sama hanya berlaku untuk satu tahun anggaran. Jangka waktu tersebut dikecualikan apabila kegiatan belanja SPBE dengan mekanisme kontrak tahun jamak, maka jangka waktu surat rekomendasi clearance berlaku sampai dengan akhir masa kontrak. Hal tersebut dikecualikan apabila Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas dalam proses penelaahan RKA-KL menyatakan Surat Rekomendasi clearance dapat berlaku kembali. “Clearance ini perlu dilakukan untuk mewujudkan keterpaduan dalam perencanaan dan penganggaran belanja TIK seperti belanja aplikasi, infrastruktur, dan data di instansi pemerintahan,” pungkasnya. (AC)

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Bukittinggi di Peta Digital, Transformasi Governance Menuju Kota Cerdas Berkelanjutan
Tags: SPBE
Previous Post

Meluncur di Indonesia, nubia Music Dibanderol Rp1,2 Jutaan

Next Post

Hadirkan IMSecure, Indosat Tegaskan Komitmennya pada Perlindungan Data Pribadi Pelanggan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Telkomedika Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis AI dan Inovasi Digital

TOP Digital Awards 2026: Telkomedika Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis AI dan Inovasi Digital

Ahmad Churi
27 September 2026 | 16:48

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Twilio Bagi Tips Strategi Pemasaran di Era Bisnis Berbasis Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips BNI Sekuritas: Swing Trading Bisa Jadi Alternatif Investor Pemula

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Program Back to Campus, realme Tawarkan Potongan Harga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto