ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Trend Micro Merevolusi Keamanan Proaktif dengan Teknologi Digital Twin

Fauzi
5 August 2025 | 15:00
rubrik: Digital
Trend Micro Merevolusi Keamanan Proaktif dengan Teknologi Digital Twin
Share on FacebookShare on Twitter

Trend Micro Incorporated, perusahaan global dalam bidang keamanan siber, hari ini meluncurkan model ketahanan siber yang revolusioner dan akan mengubah cara pendekatan perusahaan terhadap keamanan proaktif.

Dengan teknologi Digital Twin dari Trend, perusahaan dapat mensimulasikan ancaman siber di dunia nyata, menguji kekuatan pertahanan mereka, dan menyesuaikan kebijakan secara real-time di lingkungan digital yang kompleks dan beragam.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana teknologi Digital Twin dari Trend mengubah pendekatan dalam keamanan proaktif, silakan kunjungi: https://www.trendmicro.com/en_us/business/ai/digital-twin.html

Bartley Richardson, Senior Engineering Director, Agentic AI di NVIDIA: “Dalam lanskap keamanan siber yang terus berubah dengan cepat saat ini, organisasi memerlukan solusi proaktif yang dapat mengantisipasi dan menangkal potensi ancaman sebelum terjadi. Dengan dukungan NVIDIA NIM microservices, teknologi keamanan siber digital twin dari Trend menghadirkan perlindungan berbasis AI ke infrastruktur perusahaan.”

Inti dari model ini adalah penerapan teknologi Digital Twin di ranah keamanan siber yang pertama di industri, digabungkan dengan kecanggihan agentic AI dari Trend. Melalui simulasi yang sangat presisi dan terus diperbarui pada infrastruktur organisasi, Trend memungkinkan tim keamanan untuk memvisualisasikan risiko, menguji berbagai skenario dengan aman, serta mengambil keputusan berbasis data secara cepat demi meningkatkan ketahanan dan meminimalkan gangguan bisnis.

Pergeseran dari penilaian berkala ke simulasi cerdas yang berkelanjutan ini menandai evolusi besar dalam keamanan siber proaktif. Organisasi kini dapat selangkah lebih maju dari para peretas, memperkuat lingkungan digital mereka, dan melindungi operasi penting dari lanskap ancaman yang terus berubah. Teknologi telah menggeser praktik keamanan dari yang bersifat statis dan reaktif menjadi dinamis dan prediktif, memungkinkan peningkatan nyata dalam berbagai skenario kritis.

BACA JUGA:  Infinix Tebar Diskon Hingga Rp650 Ribu untuk 5 Produk Unggulannya

Stuart Samples, Chief Technology Officer di Northeast Georgia Health System: “Pendekatan digital twin dari Trend benar-benar mengubah kemampuan kami dalam memahami risiko secara real-time. Kami bisa mendeteksi ancaman yang bahkan belum terpikirkan, membebaskan tim kami untuk lebih fokus mendorong inovasi dengan percaya diri, daripada terus-menerus sibuk menangani insiden.”

Teknologi keamanan siber Digital Twin dari Trend ini didukung oleh akselerasi komputasi dari NVIDIA dan software NVIDIA AI Enterprise, termasuk NVIDIA NIM microservices. Software kelas enterprise ini memungkinkan penerapan model agentic AI, inference yang dioptimalkan, serta penerapan yang aman dan skalabel. Solusi ini menggabungkan kemudahan API dengan fleksibilitas infrastruktur yang dapat di-hosting secara mandiri, untuk meningkatkan keamanan siber secara presisi berbasis AI.

Model Digital Twin dari Trend membantu organisasi mengelola risiko secara proaktif di seluruh infrastruktur mereka—mulai dari sistem on-prem hingga cloud, dari IT ke OT, hingga sistem lama maupun generasi terbaru berbasis AI. Pendekatan ini terjadi di tengah peningkatan investasi infrastruktur AI oleh pemerintah dan pelaku industri. Pendekatan digital twin dari Trend memungkinkan pelanggan untuk mengambil keputusan berbasis risiko yang lebih matang dan memperkuat operasi keamanan di seluruh organisasi.

  • Perencanaan skenario: Agen AI mensimulasikan ancaman dan taktik di dalam Digital Twin, jauh sebelum insiden nyata terjadi. Ini membantu menguji strategi mitigasi yang ada secara berkelanjutan, untuk meningkatkan perencanaan ketahanan di lingkungan yang sensitif dan kompleks.
  • Investasi keamanan: Para pengambil keputusan dapat menguji tools, kebijakan, atau perubahan arsitektural baru untuk melihat kinerjanya di dalam lingkungan virtual. Hal ini akan menghasilkan keputusan investasi yang lebih tepat dan berbasis data.
  • Optimalisasi ketahanan bisnis: Teknologi Digital Twin memungkinkan simulasi skenario kegagalan yang sangat krusial terhadap bisnis, guna menunjukkan bagaimana aliran data, proses pengambilan keputusan, dan dampak gangguan di seluruh sistem IT/OT dan tim. Risk insight yang real-time ini meningkatkan kemampuan perencanaan keamanan tanpa mengganggu sistem produksi.
BACA JUGA:  Investasi Properti Komersial Asia Pasifik Capai Rekor US$47,0 Miliar di Q1 2026

Frank Dickson, Group Vice President, Security & Trust di IDC: “Seiring dengan perpindahan ancaman siber ke infrastruktur OT, keamanan proaktif menjadi sangat krusial. Teknologi Digital Twin dari Trend Micro memperkenalkan model operasional baru untuk keamanan siber enterprise, yaitu simulasi. Terkadang, bahkan upaya pengetesan jaringan produksi dapat menyebabkan downtime, sehingga sulit untuk mengekspos kerentanan atau celah yang ada serta menguji langkah-langkah perlindungan. Siklus simulasi serangan dan validasi pertahanan menjadi tools yang bernilai untuk memastikan organisasi tetap selangkah lebih maju dalam menghadapi ancaman siber, sembari memperhatikan kerentanan di beberapa lingkungan operasional.”

Pengumuman ini merupakan bagian terbaru dari rangkaian proyek inovasi dari Trend yang dirancang untuk membantu para pelindung jaringan memanfaatkan AI, menutup kesenjangan keahlian, dan meningkatkan hasil keamanan.

Baru-baru ini, Trend mengumumkan bahwa mereka melakukan open sourcing terhadap model AI Trend Cybertron dan kerangka kerja agennya sebagai upaya untuk mengakselerasi pengembangan agen keamanan siber otonom. Upaya Trend Micro juga telah meluas mencakup perlindungan terhadap beban kerja GenAI dan pengembangan infrastruktur AI yang berdaulat.

Rachel Jin, Chief Enterprise Platform Officer di Trend: “Perusahaan kini kewalahan dalam melindungi infrastruktur digital mereka yang semakin kompleks dan dinamis dari ancaman yang sangat adaptif dan didukung oleh AI. Perubahan cepat dalam taktik pelaku ancaman serta perubahan dalam infrastruktur IT membuat pendekatan reaktif dan penilaian risiko sesaat menjadi usang. Teknologi Digital Twin kami memberdayakan pelanggan untuk mensimulasikan ancaman dan memvalidasi kontrol keamanan secara aman tanpa mengganggu sistem produksi—menutup kesenjangan antara transformasi digital dan kesiapan pertahanan secara menyeluruh.”

Tags: AICyber SecurityGenerative AITrend Micro
Previous Post

Laboratorium Pangan Gunungkidul Siap Dukung Riset Pangan Nasional

Next Post

Mantap! Sebegini Jumlah Pengguna realme Secara Global dalam 7 Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mulai Tersedia, OutSystems Agent Experience Hadirkan Pengembangan AI Terkelola untuk Semua Coding Agent

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar AICX 2026, ITSEC Asia Dorong Arah AI dan Ketahanan Siber Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SCG Jalin Rabani Kusuma Hadirkan Instalasi Imersif NANANA di JD Collaboration 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Fokuskan Transformasi Berkelanjutan dan Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto