ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ancaman Berbasis AI Meningkat, Kaspersky Luncurkan AI Protect

Fauzi
7 October 2026 | 10:15
rubrik: Business Solution
Antivirus Kaspersky Dilarang Dijual di AS
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – Kaspersky meluncurkan Kaspersky AI Protect (KAIP) di kawasan Asia Pasifik. KAIP disebut menghadirkan solusi khusus yang dirancang untuk mengamankan infrastruktur AI perusahaan dari ancaman generasi baru—mulai dari file Large Language Model (LLM) yang telah disusupi dan agen AI berbahaya hingga serangan siber konvensional yang terus berkembang seiring dengan adopsi AI.

Peluncuran ini dilakukan di tengah kondisi kawasan Asia Pasifik yang telah menjadi titik panas serangan siber global, mencakup lebih dari 60 persen serangan yang tercatat di seluruh dunia. Sektor manufaktur dan layanan TI merupakan sektor yang paling banyak menjadi sasaran, sementara usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di berbagai industri menghadapi risiko tinggi akibat pertahanan yang belum memadai.

Pada saat yang sama, adopsi AI di lingkungan perusahaan di kawasan ini meningkat pesat, dan para pelaku ancaman pun bergerak sama cepatnya. Secara global, data Kaspersky menunjukkan bahwa lebih dari 92.000 serangan berbahaya yang menyamar sebagai layanan AI tercatat hanya dalam paruh pertama tahun 2026.

“Kawasan Asia Pasifik berada pada titik krusial. Perusahaan mempercepat adopsi AI dan memprioritaskan kecepatan dalam meraih nilai bisnis, namun banyak yang meremehkan ancaman nyata yang menyertainya, termasuk risiko rantai pasok AI, penyusupan pada model (model poisoning), agen berbahaya, dan serangan prompt injection,” ujar Adrian Hia, Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik dalam keterangan resminya, Rabu (7/10/2026).

“Banyak organisasi masih memiliki anggapan keliru bahwa menyimpan LLM secara internal menjamin keamanan. Namun, pandangan tersebut mengabaikan fakta bahwa kode berbahaya dapat disusupkan melalui bobot model (model weights), plugin AI, dan skrip yang berasal dari luar organisasi,” tambah Hia.

BACA JUGA:  Segera Masuk Indonesia, HUAWEI WATCH GT 7 Series Bawa Sejumlah Pembaruan

“Keamanan seharusnya tidak menjadi penghambat kemajuan AI, melainkan sebagai faktor pendukung yang membuka potensi nilai AI yang dapat dikembangkan secara luas. Kami berkomitmen untuk mengintegrasikan keamanan ke dalam setiap tahapan siklus hidup AI, mulai dari impor model hingga eksekusi agen, guna membantu perusahaan di seluruh Asia Pasifik memadukan keamanan AI ke dalam alur kerja operasional keamanan yang sudah ada demi menyeimbangkan antara inovasi dan pengendalian risiko,” lanjut Hia.

KAIP merupakan solusi unggulan untuk mendeteksi ancaman berbasis AI maupun ancaman tradisional, serta dapat diintegrasikan dengan hampir semua jenis aplikasi. Solusi ini memberikan perlindungan menyeluruh bagi portal dan aplikasi web, server proxy, penyimpanan terhubung jaringan (NAS), serta gateway email, sekaligus mudah dikelola dan diterapkan melalui HTTP dan ICAP—baik sebagai layanan mandiri, klaster yang dapat diskalakan, maupun kontainer Docker.

Seiring perusahaan di kawasan Asia Pasifik mengadopsi arsitektur AI yang semakin beragam—mulai dari kerangka kerja LLM on-premise hingga basis pengetahuan RAG dan platform orkestrasi agen AI—pertahanan konvensional pada titik akhir dan perimeter jaringan tidak lagi memadai karena kurangnya kemampuan deteksi khusus untuk file bobot LLM dan file keterampilan agen AI, sehingga titik masuk yang krusial menjadi rentan.

KAIP secara langsung mengatasi celah ini melalui fitur-fitur baru yang memungkinkannya memeriksa file LLM dan agen AI untuk mendeteksi adanya fungsi berbahaya, sembari tetap mempertahankan perlindungan yang andal terhadap ancaman siber tradisional.

KAIP tersedia untuk lingkungan Linux dan dapat diterapkan sebagai kontainer tunggal, maupun pada Docker Swarm, Kubernetes, AWS EKS, dan lingkungan cloud serupa. Sebagai bagian dari ekosistem Kaspersky Technology Alliance, solusi ini dapat diintegrasikan ke dalam penawaran keamanan perangkat keras dan perangkat lunak pihak ketiga, dengan dukungan kerja sama teknis yang komprehensif bagi para mitra.

BACA JUGA:  Komdigi Genjot Pengembangan Talenta AI Lewat GenAI Hackathon 2025

“Pada akhirnya, Anda tidak dapat mengamankan apa yang tidak dapat Anda lihat. KAIP memberikan visibilitas kepada perusahaan terhadap bagian-bagian infrastruktur AI mereka yang selama ini tidak terlindungi. Kami mengembangkan solusi ini karena ancaman yang ada nyata dan terus berkembang, sehingga organisasi di Asia Pasifik tidak boleh mengambil risiko dengan mempelajari hal ini melalui pengalaman pahit,” komentar Simon Tung, General Manager untuk wilayah ASEAN dan Asia Emerging Countries (AEC) di Kaspersky.

Tags: AICyber SecurityKaspersky
Previous Post

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Next Post

Resmi Disahkan, Wamen Nezar Ungkap Peran Komdigi dalam Penerapan UU Satu Data Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Telkomedika Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis AI dan Inovasi Digital

TOP Digital Awards 2026: Telkomedika Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis AI dan Inovasi Digital

Ahmad Churi
27 September 2026 | 16:48

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Galaxy A02, Apa Bedanya dengan Galaxy A02s?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Penyebaran Covid-19, Pembesut Lampu Philips Hadirkan Solusi Disinfeksi Berteknologi UV-C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMAN Palembang Jalin Sampoerna University Terapkan Cambridge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto