ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Fauzi
23 October 2026 | 20:39
rubrik: Digital, TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Foto: kemenkes.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah terus mendorong transformasi digital terintegrasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, efisiensi operasional, dan daya saing medical tourism di Bali. Melalui pengembangan aplikasi layanan pasien, integrasi sistem informasi rumah sakit, serta penguatan tata kelola dan keamanan data, rumah sakit rujukan nasional ini berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses, aman, dan berkelanjutan.

Rumah sakit yang sebelumnya dikenal sebagai RSUP Sanglah tersebut memiliki sejumlah layanan unggulan, antara lain Jantung Terpadu, Kanker Terpadu, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta NSWAC dan Orthopaedic Centre (NOC). RSUP Prof. Ngoerah juga mengantongi akreditasi Joint Commission International (JCI) dan KARS Paripurna, yang menjadi bagian dari upayanya menjaga mutu pelayanan kesehatan.

Kepala Instalasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Gde Indra Prayogi, menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan bagi pasien.

Salah satu implementasinya adalah aplikasi Klik Ngoerah, yang mengintegrasikan sejumlah kebutuhan pasien dalam satu platform. Melalui aplikasi ini, pasien dapat melakukan pendaftaran secara daring, memeriksa hasil laboratorium, memperoleh informasi jadwal praktik dokter, memantau antrean pelayanan, serta mengetahui informasi ketersediaan ruang perawatan.

Digitalisasi tersebut dirancang untuk memangkas proses administratif yang tidak perlu dan memudahkan pasien mengakses informasi layanan rumah sakit. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi tidak hanya berorientasi pada modernisasi sistem, tetapi juga pada peningkatan pengalaman pasien.

Selain aplikasi Klik Ngoerah, rumah sakit mengembangkan layanan pembayaran nontunai, termasuk melalui QRIS BPD Bali, serta menjalin kolaborasi layanan finansial. Integrasi dengan Mobile JKN juga mendukung kemudahan pengambilan nomor antrean secara daring bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BACA JUGA:  Hadirkan Solusi Keamanan Siber, WatchGuard Gaet Optima Solusindo Jadi Distributor

Pengembangan rekam medis elektronik dan sistem informasi rumah sakit menjadi bagian lain dari agenda digitalisasi. RSUP Prof. Ngoerah juga melakukan kolaborasi pengembangan SIMRS bersama rumah sakit vertikal lain, termasuk RSUP Dr. Sardjito melalui kerja sama yang disebut sebagai konsorsium SIMETRISS.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong sistem yang interoperabel, terintegrasi, dan berkelanjutan, sehingga pengembangan teknologi dapat memberikan manfaat lebih luas bagi penyelenggaraan layanan kesehatan.

Tata Kelola Digital dan Keamanan Data Pasien
Di sektor kesehatan, transformasi digital tidak cukup hanya dengan menghadirkan aplikasi dan mempercepat proses pelayanan. Perlindungan data pribadi, keamanan informasi medis, dan kepatuhan terhadap regulasi juga menjadi aspek penting yang harus berjalan beriringan.

RSUP Prof. Ngoerah mengembangkan tata kelola digital dengan mengacu pada ketentuan nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Perlindungan privasi pasien menjadi perhatian dalam penyelenggaraan layanan. Salah satu bentuk penerapannya adalah pembatasan pengambilan foto, video, atau rekaman audio secara sembarangan di area pelayanan rumah sakit, guna menjaga kerahasiaan dan privasi medis.

Dari sisi pengawasan, Satuan Pemeriksaan Intern (SPI) turut berperan dalam mendukung tata kelola yang transparan dan akuntabel. Sementara itu, kolaborasi pengembangan SIMRS dengan rumah sakit lain diharapkan dapat memperkuat konsistensi sistem dan keberlanjutan pengelolaan teknologi informasi.

“Tata kelola digital (digital governance) dan keamanan siber (cybersecurity) yang dibangun oleh RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah didasarkan pada prinsip integrasi, kepatuhan regulasi nasional, dan perlindungan privasi pasien,” ujar Gde Indra saat sesi penjurian TOP Digital Awards 2026 yang digelar secara daring oleh Majalah ItWorks, Jumat (23/10/2026).

Tata kelola tersebut menjadi semakin relevan seiring meningkatnya ketergantungan layanan kesehatan pada sistem digital. Gangguan sistem maupun penyalahgunaan informasi dapat berdampak terhadap kelancaran operasional dan kepercayaan pasien. Karena itu, keamanan siber dan perlindungan informasi harus menjadi bagian integral dari pengembangan layanan digital rumah sakit.

BACA JUGA:  Program “Muda Maju Bersama 1000 Startup” Kembangkan Talenta Digital Kawasan Indonesia Timur

Penguatan SDM IT untuk Transformasi Berkelanjutan
Keberhasilan transformasi digital juga ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mengelola dan menggunakan teknologi. Sistem yang canggih tidak akan memberikan hasil optimal apabila tidak didukung kompetensi teknis, pemahaman terhadap proses klinis, dan kemampuan beradaptasi dari para penggunanya.

Gde Indra Prayogi menekankan pentingnya membangun SDM teknologi informasi yang mampu bekerja secara terintegrasi dengan tenaga medis, keperawatan, administrasi, dan manajemen rumah sakit.

Pengembangan kompetensi perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan kemampuan teknis tim IT maupun penguatan literasi digital bagi dokter, perawat, dan staf administrasi. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap sistem digital, para pengguna dapat memanfaatkan teknologi secara optimal sekaligus memberikan masukan untuk penyempurnaan layanan.

Kolaborasi lintas fungsi juga diperlukan dalam pengembangan dan evaluasi SIMRS maupun aplikasi baru. Pelibatan tenaga medis dan unit pelayanan sejak tahap perencanaan akan membantu memastikan bahwa sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan operasional dan alur kerja klinis.

Di samping itu, pengembangan budaya kerja berbasis data menjadi bagian penting dari transformasi. Pengolahan data secara tepat dapat mendukung penyusunan laporan, pemantauan kinerja, dan pengambilan keputusan manajerial yang lebih terukur.

Pendekatan tersebut perlu disertai manajemen perubahan yang efektif agar penerapan teknologi baru dapat diterima oleh seluruh unsur organisasi. Komunikasi mengenai tujuan perubahan, pendampingan pengguna, serta evaluasi berkala menjadi langkah penting untuk menjaga konsistensi penerapan sistem.

Dengan demikian, transformasi digital RSUP Prof. Ngoerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur teknologi, tetapi juga dengan penguatan kompetensi, kolaborasi, dan budaya kerja yang adaptif.

Investasi dan Penguatan Layanan Kesehatan
Komitmen terhadap transformasi digital juga tercermin dalam perencanaan anggaran teknologi informasi. Berdasarkan data yang disampaikan, anggaran TI RSUP Prof. Ngoerah pada 2026 mencapai Rp16 miliar, dengan rencana peningkatan menjadi Rp18 miliar pada 2027.

BACA JUGA:  Kominfo Akan Hadirkan Digital Transformation Expo G20 2022

Sementara itu, pendapatan rumah sakit pada 2026 tercatat sebesar Rp1,041 triliun, dari target Rp1,374 triliun. Data tersebut menggambarkan skala operasional rumah sakit sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kinerja dan efektivitas pengelolaan sumber daya.

Ke depan, kesinambungan investasi teknologi, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan tata kelola dan keamanan informasi menjadi faktor penting dalam mendukung layanan kesehatan yang semakin terintegrasi.

Dengan memanfaatkan teknologi secara terarah, RSUP Prof. Ngoerah berpeluang memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan di Bali sekaligus mendukung pengembangan medical tourism. Upaya tersebut perlu berjalan seiring dengan peningkatan mutu klinis, keselamatan pasien, dan kepercayaan masyarakat.

Transformasi digital pada akhirnya bukan sekadar menghadirkan layanan berbasis aplikasi, melainkan membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang saling terhubung, responsif terhadap kebutuhan pasien, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Tags: AIMedical TourismRSUP Prof. Dr. I.G.N.G. NgoerahRSUP Prof. NgoerahTransformasi Digital
Previous Post

Infinix Luncurkan XENERGY S320 dan L1000 di Indonesia

Next Post

Indosat Tebar Beragam Hadiah di Program Kebut Hadiah BombasTri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Fauzi
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terjual 2.010 Unit Wholesales, AION UT Masih Terlaris di Segmen Medium Hatchback EV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zoom Hadirkan Unified Context Layer, Ubah Percakapan Jadi Hasil Kerja Nyata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto