Jakarta, Itech- Rangkaian kamera CCTV dengan teknologi artificial intelligence (AI) merek Dahua ditawarkan dalam tiga segmen, masing-masing kamera pemantau untuk mendeteksi identitas orang melalui teknologi pendeteksi wajah atau face recignition, kamera pemantau untuk mendeteksi kecepatan dan plat nomor kendaraan, serta kamera pemantau untuk mendeteksi populasi crowd di area keramaian.
PT Pasifik Teknologi lndonesia (PTI) selaku distributor pertama, terbesar dan terlengkap untuk brand Dahua di Indonesia. Dahua Technology sendiri adalah Top 3 produk surveillance untuk jenis CCTV secara global dengan jajaran merek keamanan terdepan dengan High Quality Product yang terus berkembang.
Semua seri kamera pemantau yang dikelompokkan dalam tiga segmen ini ditawarkan untuk konsumen ritel (end user) maupun untuk korporasi dan project based, termasuk untuk memasok kebutuhan smart city. “Dahua Technology memiliki total security system end-to-end solution yang lengkap dan dapat memenuhi semua kebutuhan surveillance mulai dari consumer product sampai project-based di semua jenis industri,” ungkap Herry Tjhin, Project Sales Manager Dahua Technology dsela peluncuran CCTV terbaru di Jakarta, Selasa (8/5).
Hal senada juga dikatakan Aping Widjaja selaku Operation Director PT PTI. Menurutnya, teknologi AI merupakan sistem kecerdasan buatan yang dimiliki oleh komputer guna menjawab persoalan-persoalan yang diberikan. Dahua Technology sebagai penyedia solusi video surveillance & security system, menghadirkan teknologi Dahua AI yang menawarkan kemudahan dalam pengolahan data. “Solusi keamanan Dahua AI dapat diterapkan pada aplikasi seperti ritel, manajemen lalu lintas, logistik dan pergudangan. Selain itu, dapat meningkatkan kecerdasan kinerja bisnis dan menciptakan nilai nyata pada industri fisik,” terang Aping.
Masih menurut Herry, di segmen korporat atau proyek, produk Dahua sudah digunakan oleh berbagai instansi pemerintah maupun swasta, antara lain oleh Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Kota Papua, serta Tol Cikupa dan Merak. Saat ini, porsi kontribusi antara segmen ritel dan korporat 50:50. Dengan produk baru berteknologi AI ini, kami menargetkan ada 100 proyek yang menggunakan CCTV Dahua berteknologi AI,” tegas Herry. (red)














