ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58
rubrik: TOP Digital Awards
Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA, Ketua Tim Pelaksana Wantiknas saat memberi sambutan di acara puncak TOP Digital Awards 2025

Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas), Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan instrumen strategis bagi daya saing, kedaulatan, dan ketahanan ekonomi Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Ilham, saat memberikan sambutannya di acara puncak penghargaan TOP Digital Awards 2025 yang diselenggarakan di Hotel Raffles, Kamis (4/12/2025) kemarin.

Untuk diketahui sejak tahun 2014, Ilham memimpin Wantiknas dan mengemban mandat untuk merumuskan kebijakan umum, arah strategis, serta koordinasi lintas instansi dalam bidang TIK.

“Tugas kita adalah memberikan informasi, masukan, usulan, rekomendasi. Kita bukan kementerian dalam hal ini, kita tidak punya tanggung jawab untuk memutuskan atau implementasi,” ujarnya di hadapan peserta peraih penghargaan TOP Digital Awards 2025.

Dalam paparan, Ilham menyoroti bahwa seluruh pilar pada visi Indonesia 2045 memiliki unsur digital yang sangat kuat, terutama pada pilar pertama: pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). “Tidak bisa kita membayangkan adanya negara maju yang tidak bisa menguasai, menerapkan, bahkan mengembangkan teknologi,” tegasnya.

Teknologi, menurutnya, bukan sekadar alat, tetapi fondasi inovasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Karena itu, kontribusinya harus dirasakan merata untuk mencegah meningkatnya ketimpangan. “Tidak ada manfaatnya kalau kita mengembangkan ekonomi menjadi emas, kalau tidak bisa meratakan hasilnya,” katanya.

Tidak luput pula, dalam paparannya Ilham juga menyinggung soal visi pemerintah saat ini, yaitu Asta Cita. Ilham menilai bahwa visi pemerintahan saat ini, yang terangkum dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, menempatkan digital sebagai fondasi kemandirian nasional.

“Kemandirian bangsa kita ini bukan saja soal pangan dan energi, tapi juga kedaulatan data dan kemandirian teknologi,” ujarnya.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Pemkab Kendal Pacu Integrasi Digital Lewat Deretan Aplikasi Layanan Publik

Karena itu, transformasi digital bukan sekadar agenda penguatan sektor teknologi, tetapi strategi besar untuk menopang seluruh aspek pembangunan nasional.

Digital sebagai Instrumen Strategis
Ilham menekankan bahwa digital harus dipahami melampaui penggunaan sehari-hari seperti ponsel atau media sosial. “Digital sama dengan instrumen strategis daya saing global. Digital sama dengan instrumen kedaulatan nasional. Dan digital sama dengan instrumen ketahanan ekonomi,” ungkapnya.

Namun, pemanfaatan digital yang efektif membutuhkan operational excellence — pemanfaatan data real time, integrasi sistem yang saling terhubung, serta pengambilan keputusan berbasis analitik dan kecerdasan buatan.

Wantiknas, menurut Ilham, juga telah lama menyoroti pentingnya digital leadership. Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya soal pembelian teknologi. “Yang paling penting dalam transformasi digital adalah digital leadership. Adanya kepemimpinan yang berani membuat proses, bukan hanya membeli teknologi,” katanya.

Kepemimpinan digital ini harus diikuti tata kelola digital yang baik serta pemanfaatan teknologi secara efektif. Ketiga komponen tersebut akan melahirkan budaya kerja baru yang kolaboratif, adaptif, inklusif, dan berbasis data. Pada akhirnya, orientasinya adalah peningkatan pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat.

Kontribusi Ekonomi Digital dan Tantangannya
Saat ini, ekonomi digital global diperkirakan menyumbang 15 persen terhadap PDB dunia. Meski Indonesia belum mencapai angka tersebut, Ilham menyebut tren pertumbuhannya sangat positif. Namun, ia mengingatkan bahwa Indonesia perlu memastikan penggunaan teknologi digital tidak hanya bersifat konsumtif.

“Kalau kita sudah pintar melihat website atau sosmed kita, kita belum menjadi pengguna digital yang produktif. Kita lebih konsumtif,” ujar Ilham.

Lebih lanjut Ilham menilai bahwa kalau kita ingin menjadi maju sebagi negara dan bangsa, kita harus meningkatkan jumlah SDM yang mampu menggunakan teknologi digital ini secara produktif. Jadi tantangan utama adalah dalam hal ini kesenjangan infrastruktur.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Inovasi Digital LMI yang Menggerakkan Harapan

“Karena saya sadar tanpa kita mempunyai infrastruktur digital yang baik, kita juga susah mencapai tujuan kita menjadi seorang insan digital yang lebih produktif. SDM ini memang (masalah) tersendiri. Perlu adanya kurikulum yang lebih jitu di berbagai instansi pendidikan, integrasi sistem, dan juga keamanan.

Berkaitan dengan cybercrime, Ilham menilai bahwa hal ini menjadi satu kekhawatiran tersendiri dan menjadi satu tantangan yang sering kita alamii.

“Jadi, saya yakin kalau kita bisa kelola semuanya dengan baik, maka ekonomi digital ini menjadi salah satu motor utama, salah satu bagian utama dalam hubungan menuju ke visi Indonesia 2045 yang menjadi emas,” tandasnya.

Teknologi Game Changer dan Risiko Siber
Ilham memaparkan sejumlah teknologi yang ia sebut game changing, mulai dari artificial intelligence (AI), quantum computing, robotics, 5G, hingga internet of things (IoT). Seiring peningkatan penggunaan digital, ancaman keamanan siber pun meningkat.

“Biaya rata-rata kebocoran data global saat ini sudah mencapai 4,4 juta dolar per insiden,” sebutnya.

Ancaman cyber, lanjut Ilham, meningkat itu seiring dengan permanfaatan AI dan juga cloud. Menurutnya, semakin kita tergantung dengan sistem digital, baik dalam bentuk cloud, pemanfaatan AI, tentu itu banyak kesempatan juga untuk para pelaku cybercrime untuk mengambil kesempatan atau menyalahgunakan apa yang kita sudah manfaatkan.

“Dan keamanan adalah prasyarat utama daripada transformasi. Susah saya bayangkan kita menjadi orang yang dengan giat dan intensif menggunakan digital ekonomi, digital teknologi, kalau kita merasa tidak aman di situ. Jadi kita bisa menjadi korban, bisa kehilangan banyak hal, jadi ini bukan saja keamanan cyber, atau cyber safety, cyber security, bukan lagi pilihan tambahan, tapi dia melainkan sudah menjadi prasyarat utama,” ujarnya.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: PELNI Jadikan IT Kunci Sukses Transformasi Perusahaan

Dalam sambutannya, Ilham juga menyoroti minimnya konten digital berbahasa Indonesia, yang hanya sekitar 1 persen dari total konten digital global. Dominasi bahasa Inggris menuntut masyarakat Indonesia untuk memiliki pemahaman dasar bahasa tersebut agar mampu berpartisipasi secara produktif di ruang digital global.

“Digital itu adalah instrumen strategis daya saing, kedaulatan, dan ketahanan ekonomi bangsa. Kita (Wantiknas) siap menjadi pemasuk, pengarah, penghubung, dan pengawal transformasi digital Indonesia,” pungkasnya.

Tags: AIIlham HabibieTop Digital Awards 2025Transformasi DigitalWantiknas
Previous Post

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Next Post

Lintasarta Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Dukungan Digital ke Wilayah Bencana di Sumatera

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salesforce Sharing Inovasi di Ajang Agentforce World Tour Jakarta 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Biznet Kampanyekan Digital #PakeBiznet & Biznet Bali Beach Cleaning

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Segera Rilis di Indonesia, realme C100 Usung ‘Blooming Design’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng Google Indonesia, Telkom Genjot Transformasi Pendidikan Berbasis AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto