ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Bagaimana sistem Video Assistant Referee bekerja

Teguh Imam Suyudi
17 May 2018 | 15:08
rubrik: Tips & Trick
Bagaimana sistem Video Assistant Referee bekerja

Video Assistant Referee akan digunakan di Piala Dunia 2018 di Rusia (FIFA)

Share on FacebookShare on Twitter

Gool!, kita pun meloncat kegirangan melihat tim idola kita akhirnya berhasil menjebol gawang tim lawan. Tapi tunggu dulu, terlihat wasit mengangkat tangannya, berbicara lewat mike kecil yang menempel di pipinya. Dan akhirnya dia tidak menunjuk titik tengah lapangan, yang artinya gol tim idola kita dibatalkan. Itu bisa terjadi karena adanya Video Assistant Referee atau VAR.

Apa itu VAR?

Sistem Video Assistant Referee, yang dikenal sebagai VAR, adalah penggunaan teknologi video pertama kali dalam sepak bola untuk mendapat keputusan yang lebih tepat. Sistem ini telah diujicoba di FA dan Carabao Cup musim lalu di liga Inggris, serta liga Jerman dan Italia.

Apakah VAR akan digunakan di Piala Dunia?

Ya, setelah persetujuan dengan suara bulat dari Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional di Zurich pada bulan Maret, yang memilih untuk memperkenalkan sistem ini secara permanen. Piala Dunia 2018 di Rusia akan menjadi Piala Dunia pertama yang menggunakan pemutaran ulang video, meskipun teknologi garis gawang telah berhasil digunakan di Brasil empat tahun lalu.

Kapan VAR bisa digunakan?

VAR hanya mengintervensi selama pertandingan ketika para ‘pejabat lapangan’(wasit dan para hakim garis) telah membuat ‘kesalahan yang jelas dan nyata’ di salah satu dari empat bidang utama: gol, penalti, kartu merah langsung, dan identifikasi yang salah. Sistem ini dibatasi untuk area-area ini untuk meminimalisir gangguan terhadap aliran permainan.

Ada kebingungan tentang definisi kesalahan yang ‘jelas dan nyata’, terutama saat harus meninjau kembali sebuah gol dengan melibatkan keputusan offside yang ketat. Bahkan jika seorang pemain sedikit offside, VAR akan menganggap bahwa kesalahan yang ‘jelas dan nyata’ karena keputusan offside adalah kategorik – pemain offside atau tidak offside.

Di mana para wasit video?

BACA JUGA:  Tips Hindari Penipuan Kencan Online

Mereka menonton pertandingan di lokasi terpencil, dengan akses ke lusinan sudut kamera dan berkomunikasi menggunakan mike ke pejabat lapangan sehingga mereka dapat memperingatkan para pejabat lapangan itu tentang adanya kesalahan.

Bagaimana cara kerjanya dalam praktek?

Ada tiga cara VAR bisa digunakan selama pertandingan:

Pertama, wasit video berbicara kepada wasit di lapangan yang mendengarkan lewat earpiece, lalu wasit di lapangan akan mengangkat tangannya untuk menghentikan permainan dan memberi tahu para pemain bahwa keputusan sedang ditinjau ulang. Jika puas karena tidak ada kesalahan, si wasit akan memberi isyarat agar permainan dimulai kembali.

Kedua, VAR yang memutuskan. Dalam hal ini, wasit di lapangan akan menggambar persegi panjang dengan tangannya untuk meniru layar TV. Wasit video akan meninjau insiden itu dan wasit lapangan akan membuat sinyal yang sama jika dia ingin mengubah keputusannya.

Ketiga, lewat sebuah ‘ulasan di lapangan’, seperti yang kita lihat ketika Italia mendapat hadiah penalti di Wembley awal tahun ini. Dengan keputusan yang lebih subyektif, wasit video akan menginstruksikan wasit untuk menonton tayangan ulang di layar di pinggir lapangan. Dia akan membuat ‘sinyal TV’ sebelum mengkomunikasikan keputusan akhirnya.

Wasit harus selalu membuat keputusan – dia tidak bisa membiarkan permainan tidak jelas dan menunggu VAR. Dia hanya bisa kembali ke awal fase penyerangan yang memprovokasi insiden, dan harus menunggu sampai bola berada di zona netral untuk berhenti bermain.

Mengapa FIFA memutuskan untuk menggunakannya?

Badan-badan yang mengatur olahraga ingin meningkatkan pengambilan keputusan dan akurasi.

“Saya akan mengatakan kepada para penggemar, pemain dan pelatih bahwa itu akan berdampak, dampaknya positif,” kata presiden FIFA, Infantino. “Itulah yang ditunjukkan oleh hasil penelitian.”

BACA JUGA:  Cara Menghindari Ancaman Online bagi Pengguna dan Bisnis

“Dari hampir 1.000 pertandingan langsung yang merupakan bagian dari eksperimen, dengan menggunakan VAR maka tingkat keakuratan meningkat dari 93% menjadi 99%. Hampir sempurna.”

“Kami telah melihat semua rincian dan manfaat yang bisa dibawanya,” tambah Infantino.

“Tentu saja, kita perlu mempercepat tinjauan ulang dan komunikasi kepada wasit yang menerapkannya tetapi juga untuk masyarakat umum.”

Apa kritik terhadap VAR?

Ada beberapa kontroversi dan masalah yang cukup menganggu selama tahap percobaan VAR, dan sistem ini memiliki banyak lawan. Kritik mereka termasuk:

Fans di stadion tidak menyadari kapan keputusan sedang ditinjau ulang, terutama di tempat-tempat tanpa layar besar. FIFA mengatakan mereka sedang mengerjakan sebuah sistem untuk menjaga agar para suporter tetap mendapat informasi.

Sifat subjektif dari hukum sepakbola. Meskipun tersedia tayangan ulang, tetap ada perdebatan dan ketidaksepakatan tentang insiden penalti. Keputusannya masih harus tergantung ke interpretasi manusia.

Kini, kita tinggal menunggu apakah dampak teknologi VAR ini akan meningkat rasa nyaman kita, saat tim kesayangan kita menang berkat VAR atau justru sebaliknya, saat tim kesayangan kita kalah hanya gara-gara VAR.

Berita ini diambil dari Telegraph.co.uk

Previous Post

Xiaomi Luncurkan Layanan Mi Music dan Mi Video, Apa Saja Fiturnya?

Next Post

FiberStar Jalin MoU Dengan APG Kembangkan Digital Ecosystem

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

Ahmad Churi
30 October 2026 | 15:37

pengadilan-agama-tuban-transformasi-digital-ai-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: Pengadilan Agama Tuban Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

Teguh Imam Suyudi
29 October 2026 | 08:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TECNO Luncurkan MEGABOOK K15S, Laptop Ryzen 5  Bidik Produktivitas Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Optimisme Industri Kendaraan Listrik Menguat, PEVS 2026 Catat 35.257 Pengunjung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto