ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

ADS–B, Alat Navigasi Penerbangan Buatan Dalam Negeri Digunakan 7 Bandara di Papua

Teguh Imam Suyudi
4 June 2018 | 14:44
rubrik: Business Solution, Forti, Product
https://www.itech.id/wp-content/uploads/2018/06/ADSB.jpeg

Automatic Dependent Surveillance - Broadcast (PT INTI)

Share on FacebookShare on Twitter

Sistem Pemantau Penerbangan Berbasis ADS-B (Automatic Dependent Surveillance – Broadcast) akan dipasang di tujuh bandara di Papua. ADS-B merupakan produksi dalam negeri, yaitu PT INTI dan BPPT, yang dibuat untuk membantu penerbangan di wilayah terpencil. Sekaligus untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk radar buatan luar negeri yang mahal harganya.

“ADS-B akan dipasang di Bandara Wamena, Sentani, Oksibil, Dekai, Senggeh, Borme dan Elelim. Pemasangan tujuh titik secara bertahap pada tahun 2018. Titik awal di Sentani, target akhir Juni siap beroperasi,” kata Direktur Pusat Teknologi Elektronika (PTE-BPPT) Yudi Purwantoro dalam keterangan resmi, dikutip Senin (14/5/2018). Di Papua terdapat 190 bandara yang membutuhkan ADS-B

ADS-B adalah sistem navigasi penerbangan dengan setiap pesawat terbang memancarkan data penerbangannya berupa identitas, koordinat lokasi, ketinggian, kecepatan, dan indikator lainnya, ke segala arah secara terus menerus melalui media gelombang radio.

Tipe ADS-B yang akan digunakan di 7 bandara di Papua adalah ADS-B Ground Station yang memiliki keunggulan berupa data dapat dilihat secara lokal di masing-masing Bandara, melalui Situational Display Monitor, yang juga dikirimkan secara bersamaan ke Air Traffic Control System milik Airnav Indonesia di Sentani.

Yudi menuturkan dengan terpasangnya ADS-B di tujuh titik lokasi tersebut, pesawat-pesawat yang nantinya terbang pada rute atau jalur penerbangan Sentani-Wamena-Oksibil dapat dimonitor dengan baik melalui Situational Awareness Display oleh Air Traffic Controller.

“Dengan Teknologi ADS-B sebagai teknologi surveillance nantinya akan lebih banyak lagi area penerbangan di bawah Flight Level 24.000 feet yang belum ter-cover situational awareness display akan bisa di-cover dengan lebih baik. Jadi petugas ATC di Papua dapat memonitor pesawat secara real time, bukan dengan menggambar titik-titik lagi,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kaizala, Aplikasi Mobile Chat yang Sederhana dan Aman

“Dengan adanya infrastruktur navigasi ini jumlah penerbangan di Papua bisa ditingkatkan dan tidak lagi terlalu terpengaruh dengan kondisi cuaca,” pungkasnya.

Seperti diketahui, terdapat 295 bandara yang tersebar di seluruh Indonesia meliputi 13 bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I, 14 bandara di bawah PT Angkasa Pura II, dua bandara di bawah pengelolaan TNI, 239 bandara di bawah Unit Penyelenggara Bandar Udara, dan 27 bandara di bawah Unit Pelayanan Teknis (UPT) Daerah. Dari total 295 yang ada, sekitar 255 bandara non-radar di antaranya berpotensi membutuhkan perangkat ADS-B untuk Mini ATC dan Surface Movement Monitoring, serta penambahan Ground Station di lokasi lain. Namun, keseluruhan peralatan ADS-B yang terpasang masih merupakan produk negara lain. Keterlibatan industri lokal dalam sistem navigasi ruang udara masih sangat minim, dengan komposisi penyedia teknologi ADS-B untuk wilayah ruang udara di Indonesia saat ini dipegang oleh produk asing.

Mengutip laman PT INTI, komitmen produksi masal ADS-B antara PT INTI dan BPPT dilakukan terkait pertimbangan bisnis yang menunjukkan tren positif industri penerbangan dengan proyeksi pertumbuhan rata-rata 5,5 persen dalam 10 tahun terakhir yang dirilis The International Air Transport Association (IATA). Dari proyeksi ini prospek bisnis yang akan didapat dari produksi massal ADS-B sangat besar, terutama dalam menggarap agenda National Aviation Security System Integration (NASSI) 2014-2024. Selain itu, ADS-B tidak hanya bekal untuk bisnis yang sifatnya komersial, tapi juga menjadi jalan bagi PT INTI (Persero) untuk bisa menjalankan visi perusahaan “Best Smart Digital Devices Provider in The Region”. Jadi, peluang bisnis untuk ADS-B sangat menjanjikan.

Adapun, ADS-B Ground Station BPPT-INTI diberi kode produk AGS-216. ADS-B Ground Station AGS 216 merupakan ground station buatan dalam negeri pertama yang telah dirancang BPPT dan diproduksi PT INTI.

BACA JUGA:  Masih Sedikit Ponsel yang Mendukung Layanan 5G Telkomsel

ADS-B AGS-216 telah disertifikasi oleh Kementerian Perhubungan berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara yang mengacu pada Standar Internasional (Amerika dan Eropa) untuk ADS-B pada awal tahun 2017, dan layak digunakan secara operasional.

Dengan demikian AGS-216 setara dengan perangkat yang dihasilkan industri negara maju seperti buatan Thales. Keberhasilan ini mendukung efisiensi nasional dan peningkatan kemandirian serta daya saing bangsa melalui inovasi teknologi dan penggunaan produk dalam negeri meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

“Di dunia ini tidak banyak yang suplai ADS-B, sehingga ADS-B PT INTI ini akan menjadi produk navigasi buatan dalam negeri, pertama di Indonesia, karya anak bangsa,” ungkap Direktur Utama PT INTI Darman Mappangara, beberapa waktu lalu.

ADS-B hasil karya PT INTI dan BPPT ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan radar yakni:

Jangkauan coverage lebih luas: radius 250 mil (450 km) segala arah, sedangkan coverage radar prinsipnya satu arah sejauh kurang dari 250 mil;

Jumlah pesawat yang dapat dipantau lebih banyak: 500 pesawat, sehingga memperkecil separasi antarpesawat dan meningkatkan jumlah penerbangan;

Lebih sederhana dalam instalasi, operasi dan pemeliharaan, serta rendah biaya investasi, instalasi, operasi dan pemeliharaan;

Dapat dipasang di berbagai medan lokasi, termasuk lokasi terpencil karena kebutuhan energi listriknya kecil sehingga dapat menggunakan listrik tenaga surya;

Dukungan purnajual lebih efektif dan efisien karena dilakukan sepenuhnya oleh tenaga ahli dalam negeri, sehingga meningkatkan jam operasi dan keandalan;

Tags: adb-sbpptPT INTI
Previous Post

Fujifilm Luncurkan Kamera Instax SQUARE SQ6

Next Post

Berapakah Gaji Karyawan Apple ?, Paling Rendah Rp175 Juta Perbulan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Terapkan Smart City 4.0, Jakarta Jadi Kota Inovatif Berbasis TI

    Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJPH Terus Perkuat Akses Digital, Kejar Target Batas Waktu Wajib Halal Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Penyerang Menyebar Spyware Berkedok Pelanggaran Dari Firma Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto