Setelah sejumlah bocoran dan rumor yang beredar, Google akhirnya membuka selubung Android 4.4 KitKat. Sistem operasi yang telah ditunggu-tunggu itu diluncurkan hari ini dalam sebuah acara yang digelar di San Fransisco.
Yang menarik, sistem operasi ini sudah disiapkan untuk mengakomodir perangkat Android kelas bawah (lower-end). Wakil Presiden Senior Google untuk Android, Chrome, dan Aplikasi, Sundar Pichai mengatakan KitKat dapat berjalan di semua versi ponsel, tak hanya handset versi high-end tetapi juga lower-end.
KitKat dirancang agar bisa berjalan di perangkat mobile yang memiliki RAM 512 MB, spesifikasi minimum yang biasanya dijumpai pada ponsel lower-end. Menurut Pichai, handset lower-end biasanya menggunakan sistem operasi Android Gingerbread atau Ice Cream Sandwich karena keterbatasan memori.
Dengan kehadiran, tak peduli apakah handset Anda merupakan kelas high-end seperti Nexus 5 atau bukan, Android 4.4 Kitkat diklaim bisa berjalan di semua versi handset.
“Google ingin membawa KitKat ke satu miliar pengguna Android berikutnya,” kata Pichai sebagaimana dilansir The Verge dan dikutip Jumat (1/11/2013).
Salah satu fitur unggulan KitKat adalah adanya fitur perintah suara (voice command). Pencarian dengan suara diklaim 25 persen lebih akurat. Bahkan jika telepon Anda dalam keadaan standby, Anda bisa melakukan pencarian dengan mengucapkan kombinasi kata tertentu seperti “OK Google” dan kemudian katakan apa yang inginkan Anda cari.
Sistem operasi (OS) yang ditunggu-tunggu, Android 4.4 KitKat akhirnya resmi diluncurkan. OS terbaru dari Google ini menghadirkan berbagai peningkatan, dan yang paling menarik dapat berjalan di semua perangkat berbasis Android.
Menurut yang dilansir CNet, Jumat (1/11/2013), Android KitKat mampu dijalankan oleh perangkat yang memiliki memori RAM 512 MB ke atas. Itu berarti, berbagai perangkat Android baik yang low-end maupun high-end dapat menginstal generasi penerus OS Jelly Bean ini.
Pimpinan Google Android Sundar Pichai menuturkan Android KitKat menggunakan memori RAM 16% lebih sedikit dari Jelly Bean. Selain itu KitKat juga membuat pemakaian piksel menjadi 12,9% lebih efisien.
“KitKat akan menjadi salah satu OS yang bisa dijalankan di semua smartphone. Tujuannya adalah untuk membawa Android ke miliaran orang, dan cara melakukannya adalah dengan membuat KitKat menggunakan memori yang lebih kecil dari versi Android sebelumnya,” ujar Pichai.
Apa saja fitur menarik yang ada di Android KitKat? Yang pertama adalah hadirnya perintah suara (voice command) seperti yang ada pada Motorola Moto X. Dengan hanya mengatakan kata kunci ‘Ok Google’ atau ‘Ok Google now’, Anda bisa mengoperasikan ponsel hanya dengan lewat suara tanpa perlu menyentuhnya dengan tangan. Dengan fitur ini Anda dapat melakukan panggilan telepon, petunjuk arah di Google Maps, pencarian di mesin pencari Google, dan aplikasi lainnya.
Kemudian ada fitur Caller ID untuk mendeteksi nomor telepon yang melakukan panggilan ke ponsel Anda. Sebagai contoh, jika ada panggilan yang masuk ke ponsel Anda dan bukan dari daftar kontak, Caller ID akan menemukan dari perusahaan mana nomor itu berasal.
Fitur ini dengan senang hati mencari nomor telepon yang serupa dari beberapa perusahaan yang ada di sekitar Anda. Sementara fitur Phone Dialer yang ada akan mengevaluasi kontak yang sering Anda hubungi, dan itu juga terintegrasi dengan aplikasi Google lainnya, seperti Maps.
Aplikasi Google Hangouts terbaru juga ditingkatkan dengan mengumpulkan sumber media komunikasi, seperti SMS, percakapan pesan instan, pesan bergambar, dan video call dalam satu tempat.
Bukan itu saja, dengan Android KitKat juga bisa mencetak foto, dokumen, atau laman situs dari ponsel atau tablet. Semua printer yang terkoneksi dengan Google Cloud Print bisa melakukannya, termasuk Printer HP ePrint dan software printer lain yang tersedia dalam aplikasi Google Play Store. (marcapada@yahoo.com)














