ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Diduga Melanggar Data Privasi Pengguna, Facebook Dituntut di Australia

redaksi
10 March 2020 | 17:00
rubrik: Digital
Cara Bisnis Beradaptasi di Era Digital ala Facebook

Cara Bisnis Beradaptasi di Era Digital ala Facebook

Share on FacebookShare on Twitter

Dianggap melanggar privasi pengguna, Facebook kembali digugat oleh sebuah lembaga pengawas privasi di Australia.

Mengutip informasi dari laman CNET, dikabarkan bahwa sebuah pengawas privasi Australia menuntut Facebook setelah raksasa jejaring sosial diduga memberikan data sekitar 311.074 penggunanya di negara tersebut ke pusat skandal Cambridge Analytica. Kasus yang diajukan ke pengadilan federal Australia ini menjadi bukti lain bahwa masalah privasi di Facebook masih jauh dari kata usai.

Komisioner Informasi Australia mengatakan Facebook melanggar undang-undang privasi Australia karena data pengguna dibagikan lewat aplikasi kuis bernama “This is Your Digital Life” dari Mei 2014 sampai Maret 2015 dan menggunakan cara yang tidak bisa diantisipasi pengguna. Informasi yang dikumpulkan oleh aplikasi itu kemudian dibagikan kepada Cambridge Analytica, sebuah perusahaan konsultan politik di Inggris.

“Kami menganggap desain platform Facebook ditujukan bahwa pengguna tidak dapat melakukan pilihan dan kontrol yang masuk akal tentang bagaimana informasi pribadi mereka diungkap,” kata Angelene Falk, seorang komisioner Informasi dan Privasi Australia seperti dilansir CNET.

Lebih jauh Angelene Falk mengatakan secara default pengaturan di Facebook memfasilitasi diungkapnya informasi pribadi, termasuk informasi sensitif, dengan mengorbankan privasi.

Informasi pribadi dimaksud mencakup data profil publik orang, tanggal lahir, kota saat ini, email, daftar teman, dan halaman yang disukai. Beberapa pengguna bahkan memberikan akses aplikasi ke pesan Facebook mereka. Demikian seperti tertuang di dokumen pengadilan.

Sejak skandal Cambridge Analytica mencuat, Facebook telah membuat perubahaan untuk membatasi akses pengembang ke data pengguna, termasuk memutus akses jika aplikasi belum digunakan dalam tiga bulan. Dalam sebuah pernyataan, seorang juru bicara Facebook mengatakan bahw perusahaan telah terlibat dengan pengawas privasi Australia selama dua tahun terakhir sebagai bagian dari penyelidikan lembaga tersebut.

BACA JUGA:  Inilah Penyebab Harga Bitcoin Terus Anjlok Tahun ini

“Kami telah melakukan perubahaan besar pada platform kami, dengan berkonsultasi dengan regulator internasional, untuk membatasi informasi yang tersedia badi pengembang aplikasi, merapkan protocol tata kelola baru dan membangun control terdepan di industri untuk membantu orang melindungi dan mengelola data mereka. Kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut karena (masalah ini) sekarang sudah di hadapan pengadilan federal,” kata juru bicara Facebook.

Skandal Cambridge Analytic disebut telah berdampak hingga 87 juta pengguna Facebook. Di seluruh dunia, ada sekitar 305.000 pengguna Facebook telah menginstal aplikasi “This is Your Digital Life”. Sementara itu, sekitar 53 warga Australia telah mendownload aplikasi tersebut, tetapi data juga dikumpulkan dari teman-teman Facebook penggunanya. Diperkirakan sekitar 311.074 pengguna Australia mendapati datanya dibagikan dengan aplikasi meskipun sebagian besar dari mereka tidak pernah mengunduh aplikasi tersebut.

Dengan adanya tuntutan ini, hukuman denda sepertinya tengah berada di hadapan Facebook. Pasalnya, setiap tindakan yang melanggar hukum privasi Australia bisa diancam dengan denda hingga 1,7 juta dollar. (Fauzi)

Tags: Facebook
Previous Post

BSN Gandeng Industri Bina UMKM Tingkatkan Jumlah Penerap SNI

Next Post

Bank Mandiri Menggunakan Cloud dan Kecerdasan Buatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Terapkan Smart City 4.0, Jakarta Jadi Kota Inovatif Berbasis TI

    Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJPH Terus Perkuat Akses Digital, Kejar Target Batas Waktu Wajib Halal Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Penyerang Menyebar Spyware Berkedok Pelanggaran Dari Firma Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto