Operator seluler Smartfren akan mengatur ulang kapasitas jaringan berdasarkan analisa lalu lintas data (traffic) untuk menyambut fase normal baru, di mana sebagian orang sudah kembali beraktivitas di luar rumah kata VP Technology Relations Smartfren, Munir Syahda, dalam acara TechTalk Smartfren secara virtual, 17/6
Menurut Munir, jika saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) penggunaan internet terkonsentrasi pada area perumahan menyusul kebijakan bekerja dan belajar dari rumah, kini memasuki normal baru pengguna kembali mulai bergerak, dan Smartfren akan mengikuti hal itu.
“Jika awalnya arus dialirkan kepada area perumahan, maka mengikuti normal baru aliran jaringan akan dikembalikan lagi ke kota-kota besar yang mulai kembali padat, meski tidak sepadat saat sebelum pandemi COVID-19”
VP Technology Relations Smartfren, Munir Syahda
“Smartfren secara umum karena jaringan sudah ter-deploy sempurna, strateginya mengatur ulang bagaimana bisa mengatur trafik berjalan baik dan cukup kapasitas di semua tempat berdasarkan analisa kita crowded tidaknya,” ujarnya.
“Artinya secara dinamis Smartfren akan mengubah ulang traffic route-nya, itu secara teknis. Tentu kita akan jalankan reevaluasi pengaturan traffic data kita,” kata Munir.
“Tidak hanya di Jakarta, tapi jaringan Smartfren seluruh Indonesia kita pantau dan kita ikuti dinamika masyarakat yang bergerak.”
Mengenai peningkatan jaringandijelaskannya bahwa setiap tahun Smartfren telah memiliki rencana untuk menambah kapasitas jaringan, termasuk BTS, namun hal itu tidak hanya khusus dibutuhkan saat fase normal baru.
Pemerataan jaringan 4G Smartfren bergantung pada kesiapan tidak hanya infrastruktur, namun juga harus mempertimbangkan biaya investasi.
Saat ini layanan Smartfren telah tersedia di 40 kota di Indonesia, yang berada di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok.
“Yang belum memang Indonesia Timur karena masih adanya kesulitan mendapatkan backbone dari kolega atau operator provider lain, jadi perhitungan perlu dilakukan secara berhati-hati,” ujar Munir.














