Jakarta, ItWorks- Dalam Rangkaian Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI ke-75, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar kejuaraan Nasional Tandoku Shorinji Kempo Piala Menteri Komunikasi dan Informatika Tahun 2020. Gelaran cabang olahraga yang pertama di Indonesia ini untuk pertama kalinya dilakukan secara virtual yang berlangsung dari 13- 14 Agustus 2020.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan Pandemi Covid-19 membuat perhelatan Shorinji Kempo tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gelaran virtual menjadi penanda kebangkitan semangat Indonesia Maju untuk adaptasi kebiasaan baru dan percepatan transformasi digital di sektor olahraga.
“Semua peserta perwakilan daerah menampilkan seni bela diri Kempo secara virtual. Meski demikian, esensi dalam menjaga kebugaran tubuh dan sportivitas dalam bertanding tetap terjaga dalam penyelenggaraan pertandingan ini,” ujarnya saat membuka Kejurnas Virtual Tandoku Shorinji Kempo dari Aula Anantakupa Kementerian Kominfo, Jakarta, dalam rilis (13/08/2020), di Jakarta.
Menteri Kominfo menyatakan dalam dunia olahraga, bertanding secara virtual mungkin dianggap tidak lazim. Namun, menurutnya di masa pandemi ini, semakin pertandingan olahraga yang turut bermigrasi ke ruang digital. “Misalnya saja Formula 1 atau F1 dan MotoGP yang dilangsungkan secara daring. Kita tentu berharap cabang-cabang olahraga lain dapat memanfaatkan teknologi untuk mempertahankan keberlangsungan aktivitas pertandingan,” jelasnya.
Transformasi Digital
Menteri Johnny menyatakan, penyelenggaraan secara virtual menjadi pertanda dunia olahraga Indonesia sudah beradaptasi dengan kebiasaan baru sekaligus percepatan transformasi digital. “Saya meyakini bahwa penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Tandoku Shorinji Kempo Tahun 2020 yang dilangsungkan secara virtual ini, merupakan salah satu pertanda bahwa dunia olahraga Indonesia mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru, dan sekaligus menjadi bukti percepatan transformasi digital nasional,” ujarnya.
Ditambahkan, pemanfaatan ruang digital ini menjadi peluang interaksi yang lebih luas dan mendalam. Bahkan, untuk pertama kalinya Shorinji Kempo negara-negara ASEAN dapat menyaksikan kejuaraan Kempo di Indonesia. “Hal ini berkat kerja sama Kementerian Kominfo dengan Telkom yang menghadirkan CloudX sebagai salah satu media live event, TelkomCloud VPS (virtual private server), serta layanan dedicatedbroadband internet Astinet,” ungkapnya.
Shorinji Kempo sebagai seni bela diri asal Jepang tidak saja mengajarkan teknik-teknik bela diri, tetapi juga melatih dan mengasah kepekaan diri, baik secara fisik maupun secara mental. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Dojo Shorinji Kempo Kementerian Kominfo itu mengambil tema “Meraih Prestasi di Masa Pandemi untuk Indonesia Maju”.
Menurut Panitia Penyelenggara Kejurnas Virtual, Anang Latif ,Kejurnas Virtual ini diikuti oleh kontingen dari 33 provinsi, kecuali Provinsi Bangka Belitung tidak bisa ikut karena belum ada atlet. Kejurnas terbagi dalam 7 kategori yang diikuti oleh 34 kontingen dari 33 provinsi dengan 293 orang atlet 112 putra 98 putri dari seluruh Indonesia. (AC)














