ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BKKBN Sediakan Aplikasi “Klik KB” untuk Tingkatkan Akses Bagi Akseptor

Teguh Imam Suyudi
18 August 2020 | 11:00
rubrik: Digital
BKKBN Sediakan Aplikasi "Klik KB" untuk Tingkatkan Akses Bagi Akseptor

BKKBN Sediakan Aplikasi "Klik KB" untuk Tingkatkan Akses Bagi Akseptor

Share on FacebookShare on Twitter

Di tingkat nasional, persentase kehamilan yang tidak dikehendaki mencapai 17,5 persen. Artinya, setiap 100 orang hamil, kehamilan yang tidak disengaja mencapai 17 orang.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengembangkan aplikasi “Klik KB” untuk meningkatkan akses bagi akseptor  mendapatkan informasi dan konseling terkait program keluarga berencana (KB) di tengah pandemi Covid-19.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan penggunaan kontrasepsi yang mengalami penurunan cukup drastis selama masa pandemi Covid-19 meningkatkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan dan jumlahnya tidak sedikit.

Di tingkat nasional, persentase kehamilan yang tidak dikehendaki mencapai 17,5 persen. Artinya, setiap 100 orang hamil, kehamilan yang tidak disengaja mencapai 17 orang. Hal itu menyebabkan semakin turunnya akses pasangan usia subur (PUS) terhadap pelayanan kontrasepsi.

Hasto Wardoyo menjelaskan turunnya penggunaan kontrasepsi di tengah pandemi Covid-19 disebabkan oleh berbagai hal, antara lain karena kekhawatiran akseptor KB untuk menggunakan fasilitas kesehatan, adanya provider yang tidak membuka layanan maupun terhambatnya akses menuju tempat pelayanan karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Untuk itu, pelayanan kontrasepsi kepada pasangan usia subur harus terus dilakukan untuk memenuhi tujuan perencanaan keluarga yaitu menunda kehamilan, menjaga jarak antar kelahiran dan mengakhiri kesuburan.

“BKKBN melahirkan inovasi-inovasi baru yang didorong oleh prinsip diperlukan cara baru di era yang baru untuk generasi baru. Kami menyadari bahwa mayoritas yang menjadi target penting untuk menciptakan generasi yang unggul untuk Indonesia maju adalah generasi yang lahir dan berusia 40 tahun ke bawah,” katanya.

Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya untuk menjangkau PUS agar memperoleh informasi, kemudian mendapatkan pelayanan kontrasepsi dan menjaga kesertaannya, BKKBN mengembangkan aplikasi “Klik KB” itu.

BACA JUGA:  Layanan Kurban Online dari Shopee

“Aplikasi ini akan menghubungkan secara langsung antara akseptor KB dengan bidan dan memungkinkan akseptor mendapatkan informasi secara interaktif atau konseling dalam aplikasi ini,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo melalui siaran pers, di Jakarta, Selasa, 18/8/

BKKBN berharap aplikasi itu dapat membantu Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dalam upaya mengetahui kebutuhan pasangan usia subur terhadap jenis kontrasepsi sehingga bisa memberikan masukan bagi kebijakan program.

Ketersediaan alat dan obat kontrasepsi juga diharapkan dapat dipantau sehingga mencegah kekurangan pasokan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Ke depan, “Klik KB” akan dikembangkan secara bertahap melalui fase-fase yang telah ditentukan dan jumlah tenaga kesehatan yang disesuaikan dengan kapasitas sesuai fase tersebut.

Saat ini tenaga kesehatan yang dilibatkan sebagai pemberi layanan adalah sebanyak 2.000 bidan yang tersebar di seluruh Indonesia dan bidan konselor yang akan bertugas memberikan konsultasi melalui aplikasi “Klik KB”.

Kemudian 2000 bidan lainnya juga sedang dipersiapkan untuk wilayah Jawa dan Bali. Sosialisasi juga dilakukan secara bertahap. Tahap pertama disosialisasikan di 7 provinsi, tahap kedua 12 provinsi dan tahap ketiga 15 provinsi.

Hasto Wardoyo berharap aplikasi tersebut akan mendekatkan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat karena pemakaian teknologi saat ini menjadi hal penting dalam mengakomodasi perubahan zaman yang serba cepat dan dinamis, termasuk dalam pelayanan kontrasepsi.

“Harapannya, dengan adanya aplikasi ini, tujuan akhir membentuk keluarga aman, tenteram dan mandiri dapat bisa tercapai melalui perencanaan keluarga,” kata Hasto Wardoyo.

“Klik KB” diluncurkan BKKBN dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada 26 September.

Hari Kontrasepsi Sedunia merupakan kampanye global yang dilakukan setiap tahun di dunia dengan visi bahwa setiap kehamilan merupakan kehamilan yang direncanakan.

BACA JUGA:  Gogobli.com Targetkan 100 ribu toko pada 2019

Hari Kontrasepsi Sedunia diluncurkan pada 2017 dengan misi meningkatkan pengetahuan mengenai kontrasepsi dan memberikan informasi kepada masyarakat agar dapat memahami dan membuat keputusan yang tepat terkait kesehatan reproduksinya.

Aplikasi Klik KB sudah dapat diunduh di Google Play Store.

Lihat peluncurkan Klik KB

Tags: BKKBNCovid-19
Previous Post

Realme Siap Boyong Smart TV dan Realme X50 Pro 5G ke Indonesia

Next Post

Buktikan Kualitas Jaringan, XL Gelar Video Live Streaming 17 Jam Non-stop

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suguhkan Visual Imersif, Ini Jajaran Monitor Gaming Predator dan Nitro Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenperin Dorong Pelaku IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto