Dua tahun sejak diperkenalkan, LazMall kini hadir dengan tampilan dan beberapa fitur terbaru untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih menyenangkan bagi konsumen, serta mendukung brand dan pelaku ritel melakukan ekspansi bisnis melalui digitalisasi.
Monika Rudijono, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia menjelaskan, “LazMall merupakan salah satu kanal utama di Lazada yang memudahkan konsumen yang mengincar produk-produk otentik berkualitas tinggi di eCommerce serta untuk membantu brand-brand agar memiliki kehadiran secara virtual untuk menjangkau pasar lebih luas.
Berbagai data dari whitepaper Lazada, The Future is Now, dan penelitian Kantar, menunjukkan adanya peningkatan pola aktivitas online yang dilakukan masyarakat.
Melalui siaran pers, 24/9, Fanny Murhayati, Marketing Director Kantar Indonesia, mengatakan, “Berdasarkan riset Kantar, jumlah pengguna internet semakin meningkat dibandingkan tahun lalu. Di 2020, 70% dari rumah tangga di perkotaan Indonesia memiliki internet akses, dan 87% dari online konsumen akses internet setiap hari.”
“Jadi kami melihat bahwa penting sekali bagi brand untuk memperhatikan perubahan perilaku konsumen terutama untuk transformasi digital, memperkuat posisi mereka dan menjangkau konsumen melalui digital, seperti eCommerce. Perilaku konsumen ini mengutamakan kenyamanan dalam berbelanja online, kemudahan dalam mendapatkan produk, bertransaksi serta memiliki jaminan kualitas produk yang terpercaya, sehingga inovasi seperti kanal LazMall ini juga dapat membantu mengakomodasi kebutuhan tersebut,” jelasnya.
Pentingnya memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi konsumen juga membuat LazMall berevolusi dari sisi tampilan, juga lewat fitur-fiturnya. Beberapa fitur terbaru LazMall tersebut diantaranya Brand Untukmu, Brand Directory, Tombol ‘Follow’ LazMall, LazMall Murah Nampol, dan Brand Mega Offer yang memberikan pengalaman belanja online yang unik dan cara interaksi yang berbeda bagi setiap konsumen dengan brand favoritnya, sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing.
Baca: 7 Fakta Menarik di Festival Lazada Mid Year Super Sale
Sugih Muliawan, Head of LazMall Operations menambahkan, “Di Q2 2020, secara keseluruhan jumlah brand yang bergabung di LazMall di Indonesia meningkat 1,5x lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah pesanan yang diterima LazMall pun meningkat 1,5x lipat dibandingkan tahun lalu.”
“Kami optimis fitur-fitur baru LazMall ini dapat lebih membantu konsumen menemukan rekomendasi dan pilihan produk yang tepat sesuai minat dan kebutuhan, serta semakin nyaman dalam berbelanja online. Hal ini pada akhirnya tentu akan membantu brand dan pelaku ritel yang tergabung di LazMall mengoptimalkan ekspansi bisnis mereka dan membantu pergerakan roda ekonomi Indonesia,” jelas Sugih.
Didirikan pada tahun 2012, Lazada Group adalah platform eCommerce di Asia Tenggara meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam melalui perdagangan dan teknologi. Dengan jaringan logistik dan pembayaran di kawasan ini, Lazada menargetkan melayani 300 juta pembeli pada tahun 2030. Sejak 2016, Lazada adalah platform utama di Asia Tenggara dari Alibaba Group.














