Fox Logger, penyedia layanan dan perangkat GPS Tracker meluncurkan produk terbaru: Fox Logger for Prisoner, alat pemantau dan pelacak para narapidana.
Secara teknis, Fox Logger for Prisoner memiliki mekanisme atau pola kerja yang tidak jauh berbeda dengan produk Fox Logger lainnya, yakni berbasis IoT (internet of things) untuk melakukan tracking (melacak dan memantau) atas objek yang menggunakan peralatan tersebut.
CEO Fox Logger, Alamsyah Cheung mengungkapkan alasan Fox Logger meluncurkan alat pemantauan untuk para narapidana, “Kami ingin memberikan kontribusi keahlian teknologi kami kepada Kementrian Hukum dan HAM serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam melakukan monitoring dan pelacakan pada narapidana. Harapan kami, dengan alat ini pekerjaan di lembaga pemasyarakatan akan makin efektif.”.
Fox Logger for Prisoner yang diluncurkan ini merupakan GPS Tracker pertama di Indonesia yang dihadirkan untuk mempermudah pemantauan dan pelacakan narapidana. “Produk Fox Logger for Prisoner tidak hanya ringan, kuat tapi juga tahan gunting, nyaman dipakai, dan anti air,” lanjut Alamsyah.
Berikut spesifikasi Fox Logger for Prisoner:
- Location: GPS, Wi-Fi, LBS, Bluetooth
- Dimensi: 96 (h) x 58 (w) x 28 (d)mm (tidak termasuk strap)
- Strap: Anti-tamper, adjustable conductive silicone strap
- Weight: 200g
- Battery: 3500mAh
- Work time: >70 hours
- SIM card type: Micro-SIM
- Water Resistant: IP68
- Work temperature: 20-60 ℃
Sebelumnya, Fox Logger telah mengeluarkan Fox Logger ID Card, yakni sebuah alat komunikasi sekaligus memantau pergerakan penderita Covid-19, serta Telekumo, aplikasi tracker untuk keluarga dan karyawan.
Fox Logger sendiri merupakan penguasa pasar GPS Tracker di Indonesia, dengan memproduksi alat pelacak kendaraan, berfungsi memantau aktivitas pergerakan kendaraan setiap harinya, yang kemudian menyimpan data tersebut dalam database. Pantauan tersebut meliputi jarak tempuh harian, posisi/lokasi kendaraan secara real time, kecepatan laju kendaraan, lama mesin kendaraan menyala dan pemakaian bahan bakar. Perusahaan ini juga telah mendapatkan standar internasional ISO 90001:2015 dan 27000:2013. (Fauzi)














