ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

FGD : Kominfo Fasilitasi Kebangkitan Industri Konten & Aplikasi

Ahmad Churi
21 September 2015 | 20:57
rubrik: Indeks, Telco
FGD : Kominfo Fasilitasi Kebangkitan Industri Konten & Aplikasi

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Share on FacebookShare on Twitter
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Jakarta, Itech– Indonesia memiliki potensi untuk menjadi produsen yang baik terutama di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal itu dikarenakan banyak sumber daya manusia berkualitas yang bisa dikembangkan di negeri ini. Pemerintah cq Kominfo harus menfasilitasi sehingga bangkitnya industri konten dan aplikasi menjadi tumbuh dan berkembang pesat. Pasalnya, salah satu kendala yang kerap ditemui adalah kecepatan internet dan infrastruktur.

“Kita jangan hanya jadi konsumen teknologi, tetapi bisa menjadi produsen teknologi. Sayang, kita selama ini hanya terbuai dan menjadi penikmat atau pengguna dari teknologi tersebut. Selalu membanggakan kita di posisi 4 pengguna twiter atau media sosial lainnya,” kata Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika DR. Ir Basuki Yusuf Iskandar pada acara diskusi Focus Group Discussion (FGD) bertema Tren dan Peran Big data Untuk Monitoring & Development , yang berlangsung di Balai pelatihan & Riset TIK, Pusat TIK Nasional Kementerian Kominfo, di Jakarta, (21/9).

Setelah dibuka oleh Basuki Yusuf Iskandar, FGD dilanjutkan dengan pemaparan oleh empat pembicara yakni Pakar TI yang juga Ketua Umum Apkomindo, Rudi Rusdiah, Heru Sutadi — Executive Director di Indonesia ICT Institute yang pernah menjadi Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Dua pembicara lainnya, yakni Direktur Political Wave, Jose Rizal yang juga staf khusus Presiden bidang Komunikasi serta Ismail Fahmi, CO Founder Awesometrics.

Rudi Rusdiah mengatakan adanya ledakan data (big data) akibat internet of things ini meningkat eksponensial dari jumlah akses internet yang juga membutuhkan perangkat keras hardware sebagai penunjangnya. Kebutuhan Bigdata yang semakin besar membuka peluang baru bagi masyarakat TIK untuk memasuki pasar tersebut. Dan, Hadoop, project opensource dibawah Apache adalah implementasi core bigdata. “Hadoop meliputi data warehousing dan kemudian prosesnya pada tahap data analitic. Dengan menggunakan Hadoop bisa efesiensi waktu dalam menganalisis data,” kata Rudi yang juga anggota Mastel.

BACA JUGA:  Lenovo Hadirkan Tablet dengan Fungsi Proyektor

Sementara itu, Heru Sutadi menjelaskan bahwa Big data mengacu pada datasets dimana ukurannya di luar kemampuan dari software database pada umumnya untuk menangkap, menyimpan, memanaje dan menganalisanya. “Big data akan terus tumbuh, dengan alasan berdasar faktor: pertukaran informasi/data yang makin besar dan meningkat, aplikasi-aplikasi baru seperti media sosial maupun application store, log file seiring penambahan pengguna, aplikasi maupun pertukaran informasi,” kata Heru.

Lebih lanjut Heru memaparkan Dimensi big data 4 V yakni Volume, Velocity, Variety dan Veracity.Pertama, Volume: Data tumbuh di semua jenis. Tiap hari disebutkan ada 2,5 quintillion byte data (2,5×1018) bytes. Kedua, Velocity: Big Data akan semaksimal mungkin untuk digunakan. Misalnya, meneliti 5 juta peristiwa perdagangan yang dibuat setiap hari untuk mengidentifikasi potensi penipua, atau menganalisis 500 juta detail catatan panggilan secara real-time untuk memprediksi churn pelanggan lebih cepat.

Ketiga, Variety: Data Big adalah jenis data – data yang terstruktur dan tidak terstruktur: seperti teks, sensor data, audio, video, streaming, file dan log. Hasil baru ditemukan ketika menganalisis data secara bersama. Pertumbuhan data di gambar, video dan dokumen dapat digunakan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Dan, terakhir Veracity: 1 dari 3 pemimpin bisnis tidak mempercayai informasi yang ada untuk mereka membuat keputusan. “Bagaimana dapat bertindak atas informasi yang sulit dipercaya? Membangun kepercayaan di Big Data merupakan tantangan besar di saat keberagaman dan jumlah sumber meningkat,” tutupnya. (red/ju)

Tags: FGD Balitbang Kominfo
Previous Post

Rolls-Royce Dukung Kualitas Pendidikan Tinggi

Next Post

Acronis True Image Cloud Atasi Masalah Backup Paling Rumit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Acer Kenalkan Jajaran Workstation dan Komputer Desktop Veriton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto