Perkembangan ekonomi digital yang pesat dalam beberapa tahun belakangan, membuat sebagian besar bank di Indonesia telah memanfaatkan mobile apps dalam memberikan layanan bagi nasabahnya. Ditambah, kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini membatasi mobilisasi masyarakat, pertumbuhan tersebut bahkan akan lebih tinggi.
Dengan meningkatnya persaingan serta adanya disrupsi digital di sektor perbankan, maka bank perlu mencari cara baru untuk menyediakan pengalaman terbaik untuk mempertahankan hubungan dan loyalitas dengan nasabah, yaitu dengan menghadirkan super app untuk menjadi digital banking, yang dapat diakses melalui smartphone (Android dan iOS) maupun browser.
PT Mitra Integrasi Informatika (MII), salah satu entitas anak PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) yang fokus di bidang bisnis solusi dan konsultasi, siap menjadi mitra bagi industri perbankan di Indonesia dalam menyiapkan infrastruktur dan platform aplikasi super (super app) dalam rangka percepatan transformasi digital menuju bank digital.
Melalui kerangka super app yang saat ini sudah banyak digunakan para startup (perusahaan rintisan), diharapkan perbankan di Indonesia juga dapat memenuhi semua kebutuhan nasabahnya dan memenangkan pasar melalui teknologi.
Baca: MII Dukung Program BI Fast Dengan End-to-End Solutions
Dalam keterangan resmi, 21/07/2021, Alexander Kuntoro, Direktur PT Mitra Integrasi Informatika menjelaskan, “Saat ini baik nasabah maupun korporasi sudah banyak yang melakukan pembayaran atau transaksi menggunakan teknologi internet banking atau mobile banking.”
“Dengan berkembangnya zaman dan teknologi terkini, muncul aplikasi super atau super app dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan memenangkan pasar. Super app merupakan aplikasi yang menyediakan semua layanan dalam satu platform, tanpa harus berpindah platform saat melakukan transaksi. Sehingga memudahkan pengguna yang menginginkan efisiensi,” tambah Alexander.
Berbekal kompetensi dan pengalaman dalam mendukung inisiatif pelanggan dengan mengadopsi pendekatan cloud native application, MII berkomitmen dan siap membantu perusahaan dalam menyediakan infrastructure software serta membangun microservices dengan DevOps untuk masing masing layanan dan channel payment.
Alexander memaparkan single portal untuk berbagai layanan bisa dilakukan dengan konsep one stop shopping. Dengan membangun super app memungkinkan bank memiliki peluang untuk menjadi lebih dari sekadar penyedia seluruh layanan jasa keuangan dan juga mendorong pertumbuhan dengan bisnis model ekosistem kemitraan yang dapat dijalin dengan FinTech atau beberapa pelaku usaha dari sektor industri lainnya.
Kemudian, bank juga dapat menghadirkan nasabah mulai dari kebutuhan finansial, gaya hidup, market place, travel, pembelian pulsa telepon genggam, pembelian paket data, top up uang elektronik, top up e-wallet, pembayaran berbagai macam tagihan bulanan (listrik, telepon, air, dan lain-lain), pembelian tiket, pemesanan hotel, e-commerce, pembayaran biaya pendidikan, hingga pembelian game voucher, dan bahkan layanan Pemerintah (misalnya BPJS & pajak).
Baca: MII Raih Penghargaan Indonesia 2020 Microsoft Partner of The Year














