Pemerintah Republik Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan Pos Dunia atau Postal Operations Council (POC) Universal Postal Union (UPU) Periode 2022 – 2025. Sebagai anggota POC, Indonesia memiliki beberapa komitmen penting, salah satunya secara aktif mengusulkan transformasi proses bisnis UPU melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
“Indonesia juga akan menyuarakan transformasi atas ketentuan mengenai produk dan layanan UPU. Selain itu, Indonesia akan fokus pada restrukturisasi keanggotaan UPU untuk memfasilitasi inklusi para pemangku kepentingan Sektor Pos global serta implementasi sistem remunerasi layanan pos yang adil untuk mendukung inklusi UMKM dalam rantai ekspor global di era e-commerce,” jelas Plt. Dirjen PPI, Ismail di Jakarta, 03/09/2021.
Kongres Ke-27 UPU telah berlangsung tanggal 9 s.d. 27 Agustus 2021 di Abidjan, Pantai Gading. Delegasi Indonesia pada Kongres UPU Ke-27 dipimpin Duta Besar RI di Dakar, Dindin Wahyudin. Asd dengan susunan anggota terdiri dari unsur Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Luar Negeri, KBRI Dakar, PTRI Jenewa, dan PT. Pos Indonesia.
Untuk pertama kali, Kongres UPU dilaksanakan dengan format hybrid dimana delegasi dari negara-negara anggota UPU dapat berpartisipasi baik secara fisik di Abidjan maupun secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan live streaming UPU TV. Metode pelaksanaan ini merupakan solusi atas kondisi global Pandemi Covid-19 yang telah berdampak pada penundaan pelaksanaan Kongres UPU Ke-27 yang awalnya dijadwalkan pada tanggal 10 s.d. 28 Agustus 2020.
Salah satu agenda utama Kongres UPU Ke-27 adalah pemilihan keanggotaan POC periode 2022 – 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2021.
POC adalah badan UPU yang menangani hal-hal terkait dengan teknis operasional penyelenggaraan pos internasional. Indonesia, yang telah menjadi anggota UPU sejak tahun 1875, berhasil terpilih sebagai anggota POC periode 2022 – 2025 dengan perolehan 91 suara.
Sebelumnya, Indonesia telah menjadi anggota POC pada periode 1957 – 1999, 2008 – 2011, dan 2012 – 2016. Mulai periode 2022 – 2025 POC terdiri dari 48 negara anggota UPU dari berbagai kawasan dimana Indonesia berada pada Grup IV dari Kawasan Southern Asia and Oceania.
Baca: HUT Ke-275: PT Pos Indonesia Hadirkan Layanan Pospay dan Pos Aja!














