Jakarta, ItWorks- Pandemi Covid-19 tak menyurutkan jajaran Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sumatera Utara untuk terus berinovasi. Bahkan pandemi menjadi tonggak baru akselerasi transformasi digital dengan sederet inovasi berbasis teknologi informasi (TI), baik di sistem manajemen (back office), proses produksi, aplikasi SDM, pemasaran, layanan pelanggan, dan lainnya.
Dengan sederet inovasi digital ini, PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, tahun ini masuk dan terpilih menjadi salah satu finalis di ajang TOP Digital Awards 2021. TOP DIGITAL Awards, merupakan kegiatan corporarte rating atau ajang penilaian untuk penghargaan di bidang IT dan Telco atau teknologi digital tertinggi di Indonesia yang diberikan kepada perusahaan/ instansi pemerintahan yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan inovasi pemanfaatan teknologi digital. Terutama dalam upaya meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan, maupun layanan kepada masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh majalah ItWorks, bekerjasama serta didukung oleh beberapa asosiasi dan Lembaga konsultan IT TELCO di Indonesia.
Mengingat kondisi pandemi, presentasi dan wawancara penjurian dilakukan secara daring yang berlangsung selama 75 menit melalui aplikasi video meeting yang disampaikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi, Kabir Bedi pada Selasa (05/09/2021). Pendalaman dan wawancara penjurian dilakukan tim juri, terdiri Ashari Abidin (Aspiluki), Melani Harriman (Melani K Harriman Associate), Benyamin De Haan (Advisor PT MSI), Tendri Supratno (Founder Corporate Forum for Community Development -CFCD), serta M. Lutfi Handayani (Ceo PT MSI Group), yang dipandu oleh moderator Ahmad Chury (Managing Editor ItWorks).
Dalam presentasinya berjudul “Implementasi dan Pemanfaatan Teknologi Digital”, Dirut PDAM Tirtanadi, Kabir Bedi mengungkapkan banyak hal terkait digitalisasi yang dilakukan PDAM Tirtanadi. Sesuai fungsi dan tugas utama PDAM Tirtanadi, yakni menjadi perusahaan pengelola air minum dan air limbah yang terdepan di Indonesia, sehat dan memberikan pelayanan prima kepada pelanggan yang memenuhi azas kualitas, kuantitas, dan kontinuitas, PDAM Tirtanadi tak henti terus berinovasi. Termasuk digital dengan mengembangkan aplikasi baru berbasis Information Technology (IT). Tak terkecuali di tengah pandemi Covid-19, di mana sistem IT dan digital kian berperan besar dalam mendukung operasional dan layanan bagi pelanggan.
“Mengantisipasi tuntutan baru di era digital ini, kami juga banyak melakukan inovasi berbasis digital, baik di sistem manajemen, proses produksi, operasional, pemasaran, keuangan, penanganan HRD, dan beberapa aspek lain. Terutama untuk meningkatkan performa dan daya saing usaha, mengendalikan efisiensi, peningkatan proses bisnis, dan juga peningkatan layanan pelanggan,” ungkap Dirut Kabir Bedi.
Adapun sistem IT dan aplikasi digital yang telah dikembangkan, di antaranya aplikasi MyTirtanadi, aplikasi Mobile App Informasi Perusahaan dan Pendaftaran Sambungan Baru, pengembangan Website & Media Sosial, billing online untuk memudahkan pelanggan melakukan pembayaran rekening air & Sambungan Baru melalui Online Bank / PPOB, aplikasi Web Geographic Information System (GIS), aplikasi pembaca meter Android, Aplikasi Mobile App Pencatatan Meter Air Mandiri Pelanggan, aplikasi e-Procurement untuk transparansi pengadaan barang / jasa, aplikasi laporan, pengembangan website perusahaan, aplikasi Halo Tirtanadi untuk Pengaduan Pelayanan Call : 1500922, aplikasi Whistleblowing System untuk memfasilitas Pengaduan Dugaan Pelanggaran, Aplikasi SKA (Sistem Komputer Akuntansi), aplikasi pegawai atau SDM (HR), aplikasi absensi, aplikasi Pendataan dan Pelaporan Aset Perusahaan, dan beberapa aplikasi pendukung lainnya.
“Saat ini terdapat 15 aplikasi digital yang jadi andalan, baik untuk sistem manajemen maupun customer atau layanan pelanggan. Aplikasi ini sebagian kita bangun sendiri oleh tim IT di internal perusahaan. Ke depan aplikasi digital ini akan terus kita perkuat untuk optimaliasai kinerja dan juga layanan pelangan,” ujarnya.
Dengan pengembangan sistem IT ini, operasional perusahaan dan layanan pelanggan di tengah pandemi Covid-19 tetap bisa berjalan optimal. Misalnnya, untuk permohonan sambungan baru maupun transaksi pembayaran, pelanggan tak harus datang ke konter, tetapi bisa melalui aplikasi online. Di sistem manajemen, penggunaan IT juga terus diperkuat, termasuk integrasi sistem denqan seluruh cabang dengan kantor pusat, unit pengolahan atau produksi, layanan pelangan dan lini lainnya, untuk efisiensi dan performa perusahaan yang lebih professional.
“Banyak manfaat yang sudah kita rasakan, termasuk untuk pelanggan. Misalnya untuk operasional, dengan sistem IT bisa meningkatkan efisiensi dalam proses produksi maupun distribusi. Kemudian untuk pelanggan, dengan adanya billing system online, pembayaran bisa dilakukan kapanpun secara secara online dengan beberapa bank yang sudah bekerja sama dengan kami. Sehingga prosesnya menjadi lebih cepat dan valid, tanpa harus datang ke loket pembayaran. Memang belum semua aplikasi IT yang kita bangun terintegrasi, dan inilah ke depan yang akan terus kita perbaiki untuk diintergasikan,” tandasnya.
Saat ini, PDAM Tirtanadi mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Medan sebanyak 7.000 liter/detik dari total kebutuhan masyarakat 11.000 liter/detik. Ke depannya akan ditambah lagi 4.000 liter/detik untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Kota Medan. Sesuai Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara No 10/2009 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum Tirtanadi, tujuan pokok PDAM Tirtanadi antara lain untuk mengelola dan menyelenggarakan pelayanan air minum yang memenuhi persyaratan Kesehatan. Saat ini jumlah pelanggan PDAM tersebut sebanyak 502.503 pelanggan. Untuk saat ini, cakupan pelayanan untuk Kota Medan sudah mencapai 80,3%.
Sebagai BUMD, keberadaannya juga diharapkan bisa mendukung bagi pengembangkan perekonomian daerah, meningkatkan pendapatan daerah, serta meningkatkan kualitas lingkungan dengan memberikan pelayanan pengumpulan dan penyaluran air limbah melalui sistem perpipaan dalam rangka untuk mencapai kesejahteraan masyarakat pada umumnya. (AC)














