ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Aruba Perkenalkan Evolusi Baru Dalam Arsitektur Switching

Fauzi
21 October 2021 | 16:00
rubrik: Business Solution
Aruba Perkenalkan Evolusi Baru Dalam Arsitektur Switching
Share on FacebookShare on Twitter

Aruba memperkenalkan Distributed Services Switch pertama di industry. Dengan perangkat ini perusahaan dapat menerapkan stateful services berbasis software di mana data diciptakan dan diproses tanpa dukungan perangkat dan software host lama untuk membangun hybrid cloud yang dibutuhkan oleh berbagai aplikasi dan organisasi IT modern.

“Pasar-pasar di masa transisi menciptakan peluang-peluang baru terjadinya disrupsi. Ketika Cloud bergerak ke Edge, layanan terdistribusi mendisrupsi semuanya, mulai dari AI/ML, hingga 5G dan virtualisasi,” ucap John Chambers, chairman Pensando, CEO JC2 Ventures, dan mantan CEO Cisco Systems.

Lebih lanjut John Chambers mengatakan kategori baru ini – Distributed Services Switch, yang dihadirkan oleh software-in-silicon dari Pensando, membuat proses penerapan layanan terdistribusi, yang sebelumnya hanya tersedia bagi hyperscaler seperti AWS, di sebuah perusahaan menjadi sederhana dan lebih hemat biaya.

“Dengan menghilangkan perangkat dan software host lama, perusahaan-perusahaan dapat menghadirkan jaringan yang kapasitasnya 100x lebih besar dan performanya 10x lebih besar dengan biaya total kepemilikan atau TCO (total cost of ownership) hanya 1/3 biaya dengan pendekatan tradisional,” sambungnya.

The Aruba CX 10000 Series Switch merupakan switch data center generasi baru yang menggabungkan L2/3 switching data center Aruba terbaik dengan DPU (Pensando Elba) yang sepenuhnya bisa diprogram dan satu-satunya di industri yang mendukung inline stateful services berbasis software dalam skala besar. Switch terbaru ini menghadirkan performa setara jaringan kabel dan peningkatan kapasitas serta berforma berkali-kali lipat switch L2/3 data center tradisional dengan TCO hanya sepersekiannya.

“Aruba dan Pensando telah menciptakan arsitektur layanan terdistribusi pertama di industri yang dengan ini perusahaan-perusahaan dapat menciptakan dan mengoperasikan infrastruktur jaringan yang kinerja dan skalabilitasnya setara dengan raksasa infrastruktur hyperscale,” kata Alan Weckel, founder dan technology analyst 650 Group. “Kami percaya ini adalah kategori baru di industri yang berbeda dengan yang lain dan akan tumbuh seiring waktu. Beban kerja baru dan tengah naik daun seperti AI/ML akan menggerakkan ekosistem tersebut menuju solusi-solusi setara yang berbasisi prinsip layanan terdistribusi yang inovatif.”

BACA JUGA:  Dorong Pengalaman Pelanggan & Karyawan, The Home Depot Adopsi Solusi NaaS Aruba

Memikirkan Kembali Model Layanan Jaringan Saat ini
Meskipun jaringan data center telah mengalami evolusi dalam satu dekade terakhir sehingga mampu menghadirkan topologi spine-leaf jaringan 25/100/400G yang performanya lebih tinggi untuk mengatasi volume dan kecepatan arsitektur aplikasi yang berkembang saat ini, tidak demikian halnya dengan keamanan dan arsitektur layanan.

Dengan pertumbuhan trafik server-ke-server yang eksplosif di data center, perangkat keamanan yang tersentralisasi terbukti tidak efisien, mahal dan sulit untuk dikelola. Sederhananya, trafik yang melakukan hair-pinning ke perangkat yang berada di tepi data center menimbulkan performa berat dengan biaya dan beban operasional ekstra.

Masalah ini semakin diperparah dengan aplikasi berbasis microservices, di mana trafik tidak perlu meninggalkan host fisik untuk berpindah dari satu layanan ke layanan lainnya. Ini artinya beberapa trafik aplikasi bisa saja tidak pernah diperiksa oleh hardware firewall, IPS atau perangkat keamanan lain sehingga perusahaan menjadi rentan terhadap serangan dari dalam perusahaan itu sendiri.

Beralih ke Arsitektur Layanan Terdistribusi Baru
Aruba CX 10000 Series Switch dengan Pensando menghadirkan solusi switching yang kelasnya sama sekali baru untuk mendobrak batas-batas artistektur lama. Dengan Aruba CX 10000 para operator dapat memperluas jaringan leaf-spin standar industri dengan segmentasi stateful terdistribusi, firewall server-ke-server, NAT, enkripsi dan layanan telemetri – semua dihadirkan secara inline, setiap saat, pada setiap port akses, lebih dekat ke aplikasi penting perusahaan dijalankan.

Solusi ini menyediakan kombinasi unik antara kinerja, skala, dan otomatisasi untuk mendistribusikan jaringan dan layanan keamanan canggih di suatu lingkungan jaringan terpusat di mana pergerakan trafik tidak praktis dan mahal. Perusahaan-perusahaan kini dapat dengan mudah menerapkan layanan-layanan terdistribusi di tepi lapisan akses jaringan tempat aplikasi-aplikasi. Penggunaan-penggunaan awal utama meliputi:

BACA JUGA:  Epsilon Tambahkan SD-WAN ke dalam Portofolio Layanan Data Mereka dengan EdgeConnect Aruba

• Data Center On Premise dan Private Cloud Perusahaan
Arsitektur data center tradisional dengan tool keamanan berbasis hardware dan tersentralisasi semakin ditinggalkan – karena memaksakan performa, kelincahan dan beban biaya yang tidak selamanya bisa dipenuhi. Aruba CX 10000 memberikan arsitektur menarik untuk mendistribusikan layanan-layanan canggih ke tepi data center dengan jaringan dan otomatisasi keamanan serta manajemen kebijakan terpadu. Solusi baru ini mengoptimalkan bandwidth dan kinerja jaringan dengan tidak menempatkan trafik lokal yang padat ke titik-sempit (chokepoint) terpusat, sehingga membantu meningkatkan keamanan serta mengurangi penggunaan perangkat yang tersebar, kerumitan dan biaya.

• Co-location Edge –Menghubungkan Para Penyedia Cloud Secara Aman
Biaya enkripsi akses ke public cloud dengan menggunakan perangkat tradisional sangat besar. Banyak pelanggan memiliki mandat kepatuhan untuk mengenkripsi semua akses ke sumber daya public cloud. Aruba CX 10000 menyediakan edge routing, enkripsi line-rate, firewall dan NAT, dengan telemetri end-to-end untuk koneksi khusus public cloud on premise atau data center co-location. Solusi ini secara radikal mengurangi biaya total kepemilikan, menyediakan arsitektur keamanan yang optimal dan mengurangi radius dan risiko gangguan IT yang terjadi di sebuah perusahaan.

Aruba ESP (Edge Services Platform) didesain untuk menyatukan, mengotomatisasi dan mengamankan semua layanan edge jaringan di seluruh domain termasuk di lokasi remote, cabang, kampus dan data center. Aruba CX 10000 membantu para pelanggan memperluas Zero Trust Network Architecture lebih dalam ke data center, ke dalam server jaringan (edge), mengirimkan 800G E-W Stateful Services ke setiap port switch, sehingga meningkatkan kapasitas dan memperkuat keamanan aplikasi dan beban kerja penting.

“Kami senang sekali Aruba menghadirkan pendekatan Distributed Services ke level berikutnya dengan menaikkannya dari server ke lapisan jaringan Top-of-Rack,” kata John Galatea, vice president of Sales Dasher Technologies, Mitra Platinum Aruba. “Kami yakin para pelanggan kami akan memperoleh manfaat dari keamanan granular yang ditingkatkan dan visibilitas yang disediakan oleh Aruba CX 10000 saat mengoptimalkan jaringan dan sumber daya infrastruktur. Arsitektur ini memungkinkan para pelanggan kami untuk mengatasi batasan-batasan dari solusi lama dengan memindahkan keamanan semakin dekat ke tempat aplikasi dan beban kerja diproses.”

BACA JUGA:  Bawa Peningkatan, Aruba ESP Hadirkan Keamanan dari Edge Hingga Cloud

Memperluas Hubungan HPE/Pensando
Solusi baru ini melengkapi Pensando Distributed Services Platform (DSP) for HPE Servers, yang sebelumnya sudah diluncurkan, yang diberikan sebagai opsi pabrik di server HPE ProLiant, sistem HPE Apollo dan sistem HPE Edgeline Converged Edge Aruba CX 10000 memperluas implementasi layanan intelejen ini ke dalam fabric jaringan data center, sehingga menargetkan jangkauan penggunaan yang lebih luas termasuk penerapan brownfield atau infrastruktur/lingkungan agnostic yang heterogen untuk melengkapi atau mengubah pemanfaatan SmartNIC.

“Pengumuman hari ini semakin memperluas kemitraan antara HPE dan Pensando – dengan memasukkan Distributed Services dari Pensando ke dalam switching platform Aruba yang terdepan di industri, sehingga menghilangkan teknologi lama yang dibutuhkan untuk membangun zero-trust private cloud tidak pernah semudah atau sehemat ini,” ucap Prem Jain, CEO Pensando Systems. “Saya berharap untuk terus melanjutkan hubungan ini dan menghadirkan solusi-solusi baru di pasar.”

Sebagai bagian dari kerjasama ini, Pensando juga mendapatkan akses ke portofolio paten HPE yang sangat besar melalui program Defensive Patent Purchase.

Harga dan Ketersediaan
Aruba CX 10000 akan tersedia secara umum bulan Januari 2022 dengan harga mulai dari $45.000 USD, termasuk Stateful Firewall terakselerasi, Zero Trust Segmentation, ERSPAN, Telemetry, dan perlindungan DDoS.

Tags: Aruba
Previous Post

Ini Inovasi BRIN di Expo 2020 Dubai

Next Post

Cara Bikin Konten Musik Viral di Media Sosial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AFTECH-Jalin Dorong Industri Perkuat Pertahanan Sistem Pembayaran Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto