Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyatakan wacana yang berkembang terkait Starlink beroperasi di pasar Indonesia membuat khawatir para pelaku Internet Service Provider (ISP) atau Penyedia Jasa Internet lokal.
“ISP terutama yang kecil itu gelisah karena mereka takut pasarnya tergerus, apalagi pasar di daerah pinggiran (tier dua dan tier tiga). Kalau di pasar perkotaan memang tidak terlalu heboh tapi yang di pinggiran ini jadi PR,” ungkap Ketua APJII Muhammad Arif, saat acara diskusi di Jakarta, Senin, 03/10/2023.
APJII berharap pemerintah bisa memprioritaskan prinsip equal playing field, medan yang setara, dengan demikian penyedia jasa internet lokal bisa tetap bersaing di industri yang sehat.
Selain itu, APJII juga berharap agar tidak ada perlakuan khusus terhadap satu penyedia jasa internet tertentu yang akhirnya membuat kondisi pasar menjadi tidak berkelanjutan.
Menurut Arif saat acara diskusi di Jakarta, Senin, penyedia jasa internet lokal memiliki kreativitas yang tinggi untuk memanfaatkan teknologi seadanya dalam menghadirkan jasa internet. Namun, hal itu belum pernah dikomunikasikan sebagai solusi bersama dengan pemerintah untuk pemerataan akses internet di Indonesia.
“ISP-ISP lokal kita itu canggih, tinggal perlu pemahaman pemerintah. Kalau dibina sebenarnya masalah pemerataan coverage bisa selesai. Namun, ini kami belum sampai level diskusi antara pelaku industri dan pemerintah,” kata Arif.
Hingga 1 Oktober 2023, anggota APJII sudah berjumlah 977 anggota, dan dengan jumlah tersebut sebenarnya pelaku industri lokal bisa dilibatkan dalam pemerataan konektivitas.
Banyak anggota APJII yang menggunakan teknologi fiber optic (FO), serat optik, yang memberikan manfaat internet stabil dibandingkan dengan teknologi satelit yang dimiliki Starlink.
Arif menjelaskan para ISP lokal, khususnya untuk daerah tier dua dan tier tiga, memiliki kreativitas untuk menyediakan akses internet di daerahnya.
Baca juga: Indonesia Jajaki Pakai Starlink untuk Akses Internet Puskesmas di Daerah Terpencil














