ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Obesitas Meningkat, OMRON Hadirkan BCM, Lebih Akurat Pantau Kesehatan

Fauzi
6 February 2025 | 10:00
rubrik: Product
Obesitas Meningkat, OMRON Hadirkan BCM, Lebih Akurat Pantau Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan. Menurut World Obesity Atlas 2024, jumlah orang dewasa yang hidup dengan obesitas diperkirakan meningkat dari 0,81 miliar pada tahun 2020 menjadi 1,53 miliar pada tahun 2035.

Sementara Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan, prevalensi obesitas pada penduduk berusia di atas 18 tahun meningkat dari 21,8% pada tahun 2018 menjadi 23,4% pada tahun 2023. Tiga provinsi dengan angka obesitas tertinggi adalah DKI Jakarta (31,8%), Papua (31,3%), dan Sulawesi Utara (30,6%).

Salah satu faktor utama penyebab obesitas adalah kurangnya aktivitas fisik. Gaya hidup sedentari, seperti menonton televisi, bekerja di depan komputer, dan bermain game tanpa diselingi aktivitas fisik, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan berat badan. Selain itu, kemajuan teknologi yang memudahkan kehidupan sehari-hari juga mengurangi kebutuhan akan aktivitas fisik.

OMRON Healthcare, sebagai pemimpin dalam penyediaan alat kesehatan, menawarkan solusi untuk memantau dan mengelola komposisi tubuh melalui Body Composition Monitor (BCM). Tidak seperti timbangan biasa yang hanya mengukur berat badan, BCM mampu menilai komposisi tubuh secara detail, termasuk persentase lemak, massa otot, dan massa tulang. Informasi ini penting untuk memantau perubahan komposisi tubuh seiring waktu dan memastikan bahwa upaya penurunan berat badan tidak mengorbankan massa otot.

Jadi, seperti dikatakan Fanny Himawan, Marketing Manager, OMRON Healthcare Indonesia, BCM (bisa) digunakan bagi mereka yang mau (hasil) pengukuran lebih spesifik dan presisi.

”Yang (mau) kita kurangi apa. Apakah benar yang kita kurangi lemak kita? Atau jangan-jangan yang kita kurangi justru massa otot? Nah, di sini ada Body Composition Monitor. Jadi, kita bisa tracking banyak sekali indikatornya. Kalau orang misalkan mau exercise (BCM) adalah factor yang cocok untuk mengubah gaya hidup kita,” ujarnya dalam acara Media Experience OMRON bertema “Mengelola Nyeri dan Kesehatan Tubuh Secara Digital” yang digelar Selasa (4/2/2025) lalu.

BACA JUGA:  Lengkapi Ekosistem Gaming di Rumah dengan Legion Tower 5i dan Legion Tower 7i

Otot, pembuluh darah, dan tulang adalah jaringan tubuh yang mengandung kadar air yang tinggi dan mudah menghantarkan listrik, sedangkan lemak tubuh adalah jaringan yang menyimpan sedikit air, sehingga memiliki konduktivitas listrik yang rendah. Dengan menggunakan metode Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), BCM mengirimkan arus listrik rendah melalui tubuh untuk menentukan jumlah air dalam setiap jaringan. Bersamaan dengan informasi tinggi badan, berat badan, usia, dan jenis kelamin, alat ini dapat memberikan analisis komprehensif mengenai komposisi tubuh Anda.

Pemantau komposisi tubuh (BCM) bukan hanya menjadi solusi praktis untuk mengelola berat badan, tetapi juga merupakan langkah krusial dalam mengurangi risiko penyakit terkait obesitas. Timbangan digital ini dirancang untuk melengkapi program diet dan olahraga. Alat ini dapat mencatat hasil pengukuran untuk empat profil sehingga dapat memantau perkembangan Anda. Dengan fitur ini, individu dapat membuat keputusan yang lebih tepat mengenai pola makan, olahraga, dan gaya hidup.

Di Indonesia, OMRON menawarkan berbagai model BCM, seperti HBF-214, HBF-222T, dan HBF-375 (Karada Scan). Model HBF-222T dilengkapi dengan konektivitas Bluetooth yang memungkinkan pengguna mengirim data langsung ke aplikasi OMRON Connect di smartphone, memudahkan pemantauan program manajemen berat badan hanya dengan sentuhan jari.

Dengan memanfaatkan BCM dari OMRON, individu dapat mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit terkait obesitas.

Lebih detil terkait produk BCM dari OMRON tersaji berikut ini.

HBF-375
OMRON HBF 375 Karada Scan adalah alat yang dapat secara efektif menganalisa fisik tubuh Anda mulai dari :

• Berat badan
• BMI (Body Mass Index)
• Umur tubuh
• Resting Metabolism
• Presentase lemak tubuh
• Presentase lemak subkutan
• Tingkat lemak visceral
• Massa otot tubuh Anda

Alat ini bisa digunakan sebagai bagian dari program manajemen berat badan yang sedang Anda lakukan.

BACA JUGA:  Rilis di Indonesia, Samsung Galaxy M15 5G Bawa Baterai 6000 mAh Harga Rp2 Jutaan

Tampilan grafis pada monitornya dapat membantu Anda memahami hasil pengukuran dengan tepat dan dilengkapi kapasitas memori untuk menyimpan data pengukuran untuk 4 pengguna.

HBF-222T
Dengan Konektivitas Bluetooth, Anda dapat mengirim data yang dikumpulkan dari alat langsung ke aplikasi OMRON Connect di smartphone atau gadget Anda.

Pantau program manajemen berat badan Anda hanya dalam satu sentuhan jari.

• Berat badan
• Indeks Massa Tubuh (BMI)
• Lemak Tubuh
• Otot Skeletal
• Resting Metabolisme
• Lemak Visceral
• Usia Tubuh
• 4 Memori Pengguna

HBF-214
Monitor Komposisi Tubuh OMRON HBF-214 lebih dari sekedar alat timbang! Cari tahu komposisi tubuh Anda seperti lemak tubuh, lemak perut, otot rangka, dan banyak lagi hanya dalam hitungan detik! Mode multi-pengguna juga memungkinkan penggunaan yang mudah di dalam rumah tangga.

Fitur Produk

  1. Mengukur Berat badan
  2. Mengukur Indeks Massa Tubuh (BMI)
  3. Mengukur Lemak Tubuh (Body Fat)
  4. Mengukur Lemak Visceral (Visceral Fat)
  5. Resting Metabolisme

4 Memori Pengguna dengan Pengenal Otomatis untuk Pengguna
Anda hanya memasukkan data pribadi saat pertama kali, setelah itu monitor mengenali pengguna ketika Anda naik ke atas unit

Usia Tubuh
Dihitung dengan menggunakan persentase berat dan lemak tubuh Anda untuk menilai apakah usia tubuh Anda di atas /di bawah rata-rata untuk usia Anda yang sebenarnya.

Tags: Alat KesehatanBCMOmron
Previous Post

VIDA Meluncurkan Next Generation Teknologi Autentikasi

Next Post

Kinerja Solid, Pendapatan dan Laba Bersih XL Axiata Meningkat di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Ancaman Mengintai di Game Online Roblox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HUB.ID Summit 2023 Pertemukan Perusahaan Rintisan Teknologi dan Investor Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto