ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Coursera Rilis Buku Dorong Partisipasi Perempuan Dalam Teknologi AI

Ahmad Churi
6 March 2025 | 16:00
rubrik: Event
Coursera Rilis Buku Dorong Partisipasi Perempuan Dalam Teknologi AI
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks– Coursera, platform pembelajaran online terkemuka, telah merilis buku panduan berjudul ‘Menutup Kesenjangan Gender dalam Keterampilan GenAI’. Panduan ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan gender dalam penguasaan Generative AI (GenAI) dengan menawarkan strategi konkret untuk memberdayakan lebih banyak perempuan dalam memanfaatkan GenAI.

Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dalam adopsi GenAI, namun partisipasi perempuan di bidang ini masih sangat rendah. Data dari Coursera mengungkapkan bahwa meskipun perempuan menyumbang 49% dari total pembelajar di Indonesia, mereka hanya mencatat 30% dari pendaftaran GenAI – angka yang sejalan dengan tren global, di mana perempuan mewakili 32% dari total pendaftaran GenAI.


“Indonesia menunjukkan antusiasme luar biasa dalam memahami dan memanfaatkan teknologi GenAI. Namun, untuk memperkuat daya saing global dan pengembangan tenaga kerja, penting untuk memastikan bahwa peluang ini dapat diakses secara merata,” kata Karine Allouche, Global Head of Enterprise di Coursera dalam rilis pers, di Jakarta, baru-baru ini .

Disebutkan, saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-23 dunia dalam hal pendaftaran GenAI di kalangan pembelajar perempuan. Fakta ini menekankan perlunya intervensi yang lebih tepat sasaran untuk memastikan akses yang setara serta membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan untuk memimpin di era kecerdasan buatan.

Terlepas dari kesenjangan ini, meningkatnya minat perempuan Indonesia terhadap keterampilan AI cukup menjanjikan. Pada tahun 2024, pendaftaran perempuan dalam kursus GenAI melonjak sebesar 536%, melampaui tingkat pertumbuhan 383% di kalangan laki-laki. Mendorong partisipasi perempuan dalam AI tidak hanya akan mendorong inklusivitas, tetapi juga memastikan bahwa perspektif yang beragam turut berkontribusi dalam pengembangan dan penerapan teknologi transformatif ini.

Buku panduan Coursera mengungkap hambatan utama yang membatasi partisipasi perempuan dalam GenAI serta menawarkan strategi untuk mengatasi kesenjangan tersebut, antara lain:

BACA JUGA:  Ini Empat Strategi Dorong Demokratisasi Teknologi AI

● Kurangnya kepercayaan diri berpengaruh pada rendahnya ketekunan: Perempuan sering kali ragu untuk mengikuti kursus GenAI, meskipun , mereka memiliki keterampilan yang memadai. Di Coursera, mereka enam kali lebih mungkin untuk memilih kursus tingkat pemula daripada tingkat menengah, karena mereka merasa lebih nyaman dengan materi yang terstruktur dan mudah diakses. Tren ini tercermin di Indonesia, di mana kursus GenAI yang paling populer di kalangan perempuan adalah kursus pengantar.
● Keterbatasan waktu dan kurangnya panduan yang jelas menjadi hambatan utama dalam adopsi keterampilan AI: Banyak perempuan menyebutkan “kurangnya waktu” sebagai alasan utama mereka untuk menghentikan kursus STEM, yang mencerminkan realitas dalam menyeimbangkan tanggung jawab pengasuhan anak dan pekerjaan. Laporan BCG menunjukkan bahwa hanya 51% perempuan di Indonesia yang terpapar teknologi sebelum masuk universitas, menggarisbawahi perlunya akses awal ke pendidikan STEM dan jalur karier yang lebih jelas untuk menjembatani kesenjangan gender dalam adopsi AI.
● Kurangnya persepsi akan relevansi GenAI: Banyak perempuan yang ragu untuk meningkatkan keterampilan dalam GenAI karena ketidakpastian tentang penerapan di dunia nyata. Mereka akan lebih terlibat ketika GenAI dikaitkan dengan bidang-bidang praktis seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan industri kreatif. Studi kasus dunia nyata, kursus AI interdisipliner, dan program pembelajaran terapan dapat membuat AI lebih mudah diakses dan selaras dengan karier. Secara global, wanita menggunakan Coursera Coach 11% lebih banyak daripada pria, mendapatkan manfaat dari pembelajaran AI yang dipandu dan rekomendasi yang dipersonalisasi.
● Kurangnya panutan perempuan di bidang AI membatasi keterlibatan dan retensi mereka: Kurangnya representasi dalam kepemimpinan dan pendidikan AI membuat perempuan lebih sulit membayangkan diri mereka berkarier di bidang tersebut. Penelitian Oxford Academy menunjukkan bahwa kehadiran lebih banyak guru STEM perempuan di sekolah menengah meningkatkan peluang perempuan lulus dengan gelar STEM.

BACA JUGA:  Presiden: RAPBN 2026 Prioritaskan Delapan Agenda Utama


Data Coursera menunjukkan bahwa kursus STEM dengan setidaknya satu instruktur perempuan dapat menarik 7% lebih banyak pendaftaran perempuan. Namun, tantangan terbesar adalah mempertahankan mereka di sektor teknologi – 56% perempuan di sektor teknologi Indonesia tertarik untuk beralih ke peran non-teknis.

Meski demikian, ada peningkatan partisipasi perempuan di bidang STEM di Indonesia dari 27% pada tahun 2019 menjadi 33% pada tahun 2024 di Coursera didorong oleh berbagai faktor, hal ini menandakan kemajuan yang menjanjikan dalam mempersempit kesenjangan gender. Meningkatkan jumlah pendidik perempuan, mentor AI, dan panutan industri akan menjadi kunci untuk mempertahankan keterlibatan jangka panjang dalam karier GenAI.

Wawasan dari Coursera dirancang untuk membantu institusi, individu, dan pemerintah dalam menerapkan strategi yang mendorong perempuan untuk berkembang di bidang GenAI yang terus berkembang. (AC)

Tags: Teknologi AI
Previous Post

Survei Agoda: 75% Wisatawan Indonesia Prioritaskan Keberlanjutan dalam Perjalanan

Next Post

Manfaatkan Kekuatan AI, ZTE Usung Tema ‘Catalyzing Intelligent Innovation’ di MWC 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Terapkan Smart City 4.0, Jakarta Jadi Kota Inovatif Berbasis TI

    Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJPH Terus Perkuat Akses Digital, Kejar Target Batas Waktu Wajib Halal Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Penyerang Menyebar Spyware Berkedok Pelanggaran Dari Firma Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto