Dunia layanan daycare atau penitipan anak di Indonesia memasuki era baru dengan kehadiran MainStory, startup penyedia pengasuhan anak berkualitas yang mengusung pendekatan berbasis teknologi (tech-enabled). Dengan menggabungkan sistem keamanan modern, automasi, dan kecerdasan buatan (AI), MainStory menghadirkan standar baru childcare yang transparan dan aman, sekaligus menjawab tantangan rendahnya partisipasi perempuan dalam angkatan kerja.
Data World Bank mencatat, partisipasi angkatan kerja perempuan di Indonesia hanya sebesar 53,5%, angka yang masih jauh di bawah rata-rata kawasan Asia Timur dan Pasifik sebesar 67,7%. Salah satu faktor penyebabnya adalah terbatasnya akses kepada layanan penitipan anak yang aman, terjangkau, dan berkualitas. Padahal, perluasan akses childcare yang berkualitas dapat mendorong peningkatan partisipasi kerja perempuan hingga 6,9%, yang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Merespons kondisi ini, MainStory hadir dengan misi menjadi pelopor tech-enabled, high-quality childcare di Indonesia. Antoni Lewa, Founder dan CEO MainStory, menegaskan bahwa kehadiran platform ini tidak hanya sekadar menyediakan layanan daycare, tetapi juga membangun ekosistem yang transparan dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Bagi kami, daycare bukan sekadar layanan, melainkan fondasi masa depan Indonesia. Dengan membangun generasi yang sehat, percaya diri, dan berdaya sejak dini, kita tengah menyiapkan Indonesia yang lebih kuat, adil, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Antoni, dalam siaran pers, Rabu, 24/09/2025.
Teknologi sebagai Tulang Punggung Layanan Modern
Sebagai layanan tech-enabled, MainStory mengintegrasikan teknologi mutakhir untuk memastikan kualitas dan keamanan, baik untuk layanan daycare center maupun homecare. Orang tua dapat memantau perkembangan anak secara real-time dan transparan, sementara pengelola daycare dapat menjaga standar keamanan dan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara lebih optimal.
Visi MainStory adalah menjadikan investasi pada pengasuhan anak usia dini sebagai bagian dari strategi besar mencapai visi Indonesia Emas 2045. “Misi kami adalah memberikan pengasuhan anak berkualitas untuk semua orang, didukung oleh teknologi yang bertanggung jawab,” tambah Antoni.

Solusi Atasi Pengasuhan Tradisional dan Screen Time Berlebih
MainStory menawarkan alternatif pengasuhan yang lebih terstruktur dibandingkan pola tradisional, seperti mengandalkan kakek-nenek atau asisten rumah tangga yang mungkin belum terlatih secara khusus. Selain itu, lingkungan daycare dengan aktivitas terjadwal juga menjadi solusi efektif untuk mengurangi screen time berlebih pada anak.
“Dengan bermain dan belajar bersama teman sebaya, perkembangan bahasa, sosial, dan motorik anak dapat lebih optimal. Ke depannya, kami akan terus memperluas jaringan pusat daycare yang ramah anak dan terpercaya sebagai fondasi pengasuhan berkualitas. Kami percaya anak-anak yang dididik secara holistik tidak hanya pintar, tetapi juga akan tumbuh menjadi individu yang berkarakter kuat,” pungkas Antoni.
MainStory adalah startup teknologi yang fokus pada penyediaan solusi childcare dan daycare berkualitas tinggi di Indonesia. Dengan mengedepankan transparansi, keamanan, dan pendekatan berbasis data, MainStory berkomitmen untuk mendukung keluarga Indonesia dalam membangun generasi penerus yang unggul.














