ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Gandeng SHIELD, Krom Bank Perkuat Deteksi Serangan Pengambilalihan Akun Hingga 10X Lipat

Fauzi
6 October 2026 | 14:13
rubrik: Business Solution
Gandeng SHIELD, Krom Bank Perkuat Deteksi Serangan Pengambilalihan Akun Hingga 10X Lipat
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id – PT Krom Bank Indonesia Tbk (Krom Bank), anak perusahaan Kredivo Group, berkolaborasi dengan SHIELD, platform fraud intelligence berbasis perangkat terkemuka di dunia, untuk memperkuat pertahanan terhadap serangan pengambilalihan akun atau account takeover (ATO) yang semakin canggih dan mengidentifikasi praktik berbagi akun terlarang yang melanggar standar keamanan perbankan. Kemitraan ini menegaskan komitmen Krom Bank untuk menetapkan tolok ukur baru bagi keamanan perbankan digital di Indonesia.

Dengan memanfaatkan solusi fraud intelligence yang canggih, Krom Bank memastikan bahwa seiring dengan pertumbuhan platform mereka, integritas finansial para nasabah tetap terlindungi dengan baik.

Beroperasi di salah satu pasar perbankan digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia, Krom Bank berkomitmen untuk menghadirkan layanan keuangan yang aman, transparan, dan mudah diakses bagi nasabah retail dan UMKM. Seiring dengan pesatnya layanan digital, para pelaku fraud mengeksploitasi pergeseran ini dengan menggunakan teknik serangan yang lebih canggih dan terkoordinasi.

Salah satu ancaman paling marak melibatkan penggunaan aplikasi palsu atau berbahaya yang menyamar sebagai lembaga tepercaya maupun layanan digital yang populer. Aplikasi tersebut didistribusikan melalui channel yang umum seperti platform pesan instan dan media sosial, untuk mengelabui pengguna agar mengunduhnya di perangkat mereka. Setelah aplikasi tersebut terpasang, korban dipancing untuk login ke akun bank mereka, sehingga pelaku dapat mengambil alih sesi yang sedang aktif menggunakan fitur screen-sharing dan fitur pengoperasian jarak jauh.

Di Indonesia, pola serangan ini sudah marak terjadi dalam berbagai kasus, termasuk pemalsuan aplikasi identitas digital dan layanan pemerintah yang popular, seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD), dan aplikasi layanan publik palsu lainnya. Belakangan ini, sindikat penipuan juga mulai memanfaatkan teknologi berbasis AI seperti deepfakes, menggunakan audio atau video sintetis yang sangat realistis untuk menyamar sebagai karyawan bank, pejabat pemerintah, atau bahkan anggota keluarga.

BACA JUGA:  ITSEC Asia dan Netmarks Indonesia Berkolaborasi Perkuat Solusi Keamanan Siber

Di luar serangan eksternal itu, Krom Bank juga mengidentifikasi peningkatan tren berbagi akun, yang memicu risiko keamanan dan compliance yang signifikan di sektor perbankan Indonesia. Taktik ini menjadikan penipuan tampak lebih meyakinkan dengan mendorong korban untuk segera bertindak, sehingga mereka lebih rentan mengikuti instruksi yang dapat dimanfaatkan pelaku untuk mengambil alih akun.

Seiring kian kompleksnya taktik fraud berbasis sesi (session-based), Krom Bank makin berfokus pada visibilitas terhadap aktivitas yang terjadi selama sesi aktif nasabah. Meskipun solusi app hardening mampu melindungi kode aplikasi dari manipulasi (tampering) dan rekayasa balik (reverse engineering), perlindungan ini pada dasarnya bersifat statis. Di sisi lain, banyak teknologi fraud modern saat ini dapat beroperasi secara dinamis dan dirancang untuk berusaha menghindari deteksi yang statis seperti teknik penyamaran (stealth) dan penerobosan (bypass).

Untuk menjawab tantangan ini, Krom Bank memperkuat framework pencegahan fraud (fraud prevention framework) dengan solusi Device-First Fraud Intelligence dari SHIELD, sehingga memperoleh run-time visibility terhadap perilaku perangkat di sepanjang sesi. Hal ini memungkinkan Krom Bank mendeteksi tools fraud canggih serta teknik penerobosan (bypassing) sesaat setelah diaktifkan, sekaligus menjamin perlindungan dari saat login hingga logout tanpa mengganggu nasabah yang bertransaksi.

Dengan SHIELD, Krom Bank berhasil mencapai:
• 100% upaya screen sharing terdeteksi
• 10 kali lipat peningkatan dalam deteksi pengambilalihan akun
• 50 kali lipat peningkatan dalam deteksi account sharing
• 95% lebih cepat dalam mendeteksi fraud

SHIELD Device ID merupakan fondasi utama platform SHIELD, yang mampu mengidentifikasi setiap perangkat fisik secara unik dan persisten dengan tingkat akurasi lebih dari 99,9%, bahkan ketika setelah perangkat dikembalikan ke pengaturan pabrik (factory reset) atau ketika aplikasi dikloning (app cloning). Melengkapi teknologi ini, SHIELD Fraud Intelligence memperkaya model risiko yang ada di Krom Bank dengan lebih dari 20 indikator risiko real-time. Hal ini memungkinkan pendeteksian berbagai tools dan teknik berbahaya, seperti screen sharing, software akses jarak jauh (remote access software), deepfake, praktik berbagi akun tanpa izin, hingga rekayasa sosial berbasis AI (AI-enabled social engineering), sesaat setelah diaktifkan.

BACA JUGA:  Solusi Rekam Medis Elektronik InterSystems IntelliCare Kantongi Sertifikasi MDR Uni Eropa

Dengan SHIELD yang terintegrasi penuh, Krom Bank menghadirkan pengalaman layanan perbankan digital yang aman, lancar dan bebas fraud sekaligus membangun resiliensi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Seiring dengan semakin canggihnya teknologi fraud berbasis AI yang dihadapi Krom Bank, kami melihat bahwa solusi app hardening statis saja tidak cukup. Meskipun dapat menjaga integritas aplikasi, pendekatan tersebut memiliki keterbatasan dalam memberikan visibilitas terhadap aktivitas selama sesi pengguna berlangsung dan dalam mendeteksi ancaman baru yang terus berkembang, seperti deepfakes. SHIELD hadir sebagai lapisan pertahanan yang cukup penting dalam memberikan perlindungan menyeluruh, sehingga Krom Bank dapat mendeteksi dan menghentikan berbagai teknologi fraud yang semakin canggih dari awal tanpa mengorbankan pengalaman maupun privasi pengguna,” ujar Tan Alie, Co-Founder & CTO Krom Bank, dalam keterangan resminya, Selasa (6/10/2026).

Turut berkomentar Justin Lie, Founder & CEO at SHIELD, mengatakan “Fraud modern tidak terjadi dalam sekejap. Ia berkembang sepanjang sesi berlangsung, sering kali memanfaatkan berbagai tools canggih yang dirancang agar tetap tersembunyi. SHIELD memberikan kemampuan bagi bank seperti Krom Bank untuk mengidentifikasi setiap perangkat dan mendeteksi setiap tools berbahaya secara real-time, sehingga memperkuat deteksi fraud dengan tetap mengutamakan privasi dan kepercayaan nasabah.”

Tags: AICore BankingfraudKrom BankSHIELD
Previous Post

JBL Ungkap Identitas Terbaru untuk Asia Pasifik

Next Post

Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, BSSN Perkuat Sinergi Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Telkomedika Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis AI dan Inovasi Digital

TOP Digital Awards 2026: Telkomedika Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis AI dan Inovasi Digital

Ahmad Churi
27 September 2026 | 16:48

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Galaxy A02, Apa Bedanya dengan Galaxy A02s?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Penyebaran Covid-19, Pembesut Lampu Philips Hadirkan Solusi Disinfeksi Berteknologi UV-C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto