Dalam rangka mendukung program nasional Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS), BPPT telah berhasil menpetakan gunung bawah laut mulai dari kedalaman 5000 meter sebagai dasar gunung, hingga menjulang sampai kedalaman 1.300 meter sebagai puncak gunung di Samudera Hindia Barat Bengkulu.
Pemetaan batimetri (perairan Barat Bengkulu), mengacu pada hasil survei seismic yang dilakukan oleh para peneliti geologi dari BPPT, LIPI, ESDM, CGGVeritas, dan Institut de Physique du Globe (IPG) dengan menggunakan kapal seismic Georwave Champion. Pemetaan batimetri menggunakan multibeam SIMRAD EM 12D dengan frekuensi 12 KHz yang terpasang (mounted on) pada R/V Baruna Jaya III di Samudera Hindia, khususnya perairan sebelah Barat Bengkulu.
“Pemetaan batimetri yang dilakukan oleh R/V Baruna Jaya III dan Baruna Jaya IV mencatat, adanya gunung bawah laut yang mempunyai tinggi sekitar 3700-an meter dan diameter gunung di bawah laut sekitar 40-50 km,” ujar Ridwan Djamaluddin, Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam, disela konferensi pers survei kajian awal gunung bawah laud Samudera Hindia Barat Bengkulu yang diadakan di Jakarta.
Dikatakan Wahyu W Pandoe, Kepala Program Operasional Ocean Climate dan Tsunami Buoy menambahkan, di daerah barat Bengkulu memang terdapat gunung di bawah laut, tapi peneliti belum mengetahui apakah itu gunung berapi aktif atau bukan. “Perlu analisis lebih mendalam lagi untuk mengetahui apakah gunung itu termasuk gunung berapi atau tidak. Misalnya, dengan menganalisis batuan gunung, air, sendimen, dan lainnya,” ujarnya.
Sementara menurut Dwi Haryanto, Staf Survei Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT menyimpulkan, memang ada bentuk gunung bawah laut di sebelah barat Bengkulu dan perlu survei lanjutan yang lebih detail untuk mengetahui apakah itu gunung berapi atau tidak. “Bila benar itu adalah gunung api aktif, maka harus ada langkah antisipasi. Ia mengatakan, ada beda antara gunung api darat dan di laut. “(Kalau) gempa, jelas. Tsunami bisa saja terjadi,” tambahnya. (ju)














