ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Pesan WhatsApp Bisa Terhapus Setelah Sejam Terkirim

adam
27 March 2018 | 14:00
rubrik: Indeks
WhatsApp berhenti bekerja pada jutaan ponsel

WhatsApp berhenti bekerja pada jutaan ponsel

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – WhatsApp mengubah cara kerja fitur penghapus pesan miliknya atau fitur “delete for everyone” yang memungkinkan pengguna menghapus pesan hingga satu jam delapan menit dan 16 detik setelah terkirim.

Pada awalnya, fitur itu hanya memiliki batas waktu sampai 7 menit untuk menghapus pesan. Jika pesan sudah terkirim lebih dari 7 menit, maka akan terkirim permanen di perangkat penerima tidak bisa dihilangkan lagi oleh pengirim.

WhatsApp menilai satu jam adalah waktu yang cukup untuk pesan yang salah kirim atau menghapus seluruh percakapan dari ponsel teman. WhatsApp tidak menawarkan opsi percakapan rahasia serupa kompetitor.

Fitur itu cukup mendapatkan respon positif dari banyak pengguna karena sangat membantu bagi mereka yang kerap salah mengirimkan pesan. Fitur terbaru itu sudah tersedia untuk perangkat smartphone berbasis iOS dan Android seperti dikutip The Verge.

WhatsApp juga siap menggulirkan update WhatsApp Beta versi Windows Phone yang menawarkan sejumlah fitur baru seperti Live Location. Fitur itu memungkinkan pengguna untuk berbagi lokasi dengan pengguna lain dalan kurun waktu tertentu.

Pengguna WhatsApp

Layanan pesan instan WhatsApp menjadi aplikasi pesan instan dengan pengguna terbanyak di dunia. Hal itu terungkap dari laporan Mark Zuckerbeg (CEO Facebook) yang melaporkan performa bisnis perusahaan pada kuartal ke empat 2017.

Layanan chatting WhatsApp memiliki 1,5 miliar pengguna aktif bulanan alias monthly active users (MAU), meningkat 14 persen dibandingkan MAU WhatsApp pada Juli 2017 sebanyak 1,3 miliar.

WhatsApp menangani lebih dari 60 miliar pertukaran pesan antar-pengguna di seluruh dunia setiap harinya. Tentunya, jumlah itu akan terus meningkat, seiring penetrasi Internet yang luas.

Untuk fitur “Story”, Instagram masih beradap di posisi pertama dan disusul WhatsApp. Ironisnya, Snapchat yang menjadi pionir fitur Story hanya memiliki 178 juta DAU. Pengguna WhatsApp Story dan Instagram Story tembus angka 300 juta DAU seperti dikutip Tech Crunch.

BACA JUGA:  Google Juga Pikirkan Kesehatan Manusia Masa Depan

Facebook sendiri mengakuisisi WhatsApp senilai USD19 miliar dolar atau sekitar Rp253 triliun pada 2014 karena WhatsApp memiliki prospek bisnis yang luar biasa. Sebagai perbandingan, WhatsApp hanya memiliki 450 juta MAU dan 315 juta DAU pada 2014.

Dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, pertumbuhan WhatsApp hampir mencapai empat kali lipat. Facebook memonetisasi WhatsApp dengan meluncurkan “WhatsApp for Business”.

Sebaliknya, Facebook menunjukan pertumbuhan yang merosot. Jumlah warga di Amerika Serikat dan Kanada atau kawasan Amerika Utara yang menggunakan Facebook menurun untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Penggunaan Facebook di wilayah itu memang flat dalam beberapa tahun terakhir dan mengindikasikan penggunaan Facebook sudah mencapai titik jenuh. Facebook menginformasikan jumlah pengguna harian di AS dan Kanada mencapai 184 juta pada kuartal empat tahun lalu, merosot 1 juta dari angka 185 juta di kuartal sebelumnya.

Untungnya, pendapatan Facebook di kawasan Amerika Utara naik jadi USD 6,39 miliar dari pendapatan periode sebelumnya hanya USD 5,03 miliar. Saat ini posisi Facebook masih aman karena pendapatan mereka masih luar biasa besar.

Di 2018, kami fokus untuk memastikan Facebook tidak hanya fun digunakan tapi juga bagus buat kebaikan orang dan masyarakat,” ucap Zuck seperti dikutip CNBC.

Facebook pun mulai melakukan perubahan di News Feed yang intinya, postingan dari teman dan keluarga bakal lebih diprioritaskan ketimbang konten dari media atau brand.

Tags: WhatsApp
Previous Post

John Chen Jabat CEO BlackBerry hingga 2023

Next Post

Apple akan Luncurkan iOS 12 di WWDC 2018

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Ancaman Mengintai di Game Online Roblox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto