ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Masuk AS Harus Serahkan Informasi Facebook dan Twitter

adam
2 April 2018 | 12:00
rubrik: Indeks
Masuk AS Harus Serahkan Informasi Facebook dan Twitter
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Pemerintahan Trump mulai mengumpulkan rekam jejak media sosial dari orang-orang yang ingin mendapatkan visa untuk masuk ke Amerika Serikat (AS). Kementerian Luar Negeri AS akan mewajibkan semua pemohon visa AS untuk menyerahkan semua rekam jejak media sosial termasuk Facebook dan Twitter dalam lima tahun terakhir.

Selain itu, pemohon visa AS harus memberikan nomor telepon dan alamat email yang digunakan selama periode waktu yang sama. Sebelumnya, persyaratan itu hanya berlaku untuk pemohon visa yang membutuhkan pengawasan yang lebih ketat seperti perjalanan ke daerah yang memiliki aktivitas teroris.

Informasi dari media sosial itu akan untuk mengidentifikasi dan menentukan apakah seseorang akan diberikan visa, baik visa untuk imigran atau non-imigran. Satu-satunya, pengunjung yang tidak perlu menyerahkan rekam jejak media sosial adalah pengunjung yang mengajukan visa diplomatik dan resmi.

Peraturan itu akan berdampak kepada hampir 15 juta pendatang yang mendaftar visa AS tiap tahunnya seperti dikutip Reuters.

Kementerian Luar Negeri AS juga akan menanyakan kepada calon pembuat visa atau imigran, apakah mereka telah dideportasi atau dikeluarkan dari negara lain dan jika ada keluarga mereka yang dikaitkan dengan kegiatan teroris. Para pelamar visa juga harus memberikan nomor telepon, alamat email dan rekam perjalanan mereka dalam waktu lima tahun ini.

Pengajuan aplikasi Visa juga akan memiliki opsi untuk mengungkapkan pegangan media sosial yang digunakan pada platform yang tidak terdaftar di kuesioner. Sekitar 15 juta pemohon visa akan terpengaruh oleh perubahan tersebut.

Peraturan itu tidak akan berlaku bagi negara-negara yang boleh masuk ke AS tanpa visa, seperti Inggris, Kanada, Perancis dan Jerman. Namun, warga dari negara-negara seperti India, Tiongkok dan Meksiko akan dipersulit usulan regulasi ini jika mereka ingin masuk ke AS, baik untuk bekerja atau untuk berlibur.

BACA JUGA:  Indosat Ooredoo, Lintasarta & IBM Lakukan Kerjasama Strategis
Tags: Visa AS
Previous Post

Kalah Bersaing, Uber akan Segera Keluar dari India?

Next Post

Lintasarta Resmikan Hub VSAT ke-2 di Gresik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan yang Berpredikat Lighthouse Industri 4.0 Membagi Kisah Suksesnya di Hannover Messe 2021

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset: Anak-Anak di Indonesia Kenal Media Sosial di Usia Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Madrasah TechnoNatura dan MCC Academy Chicago Jalin Kerjasama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alibaba Cloud Tambah Tiga Pusat Data Super Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto