ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Waspadai Phishing Jaringan Sosial Terus Incar Data Pribadi

Ahmad Churi
6 June 2018 | 15:02
rubrik: Digital, Tips & Trick
Laporan Mengungkap Meningkatnya Kecanggihan Ancaman Dunia Maya

Kejahatan dan Ancaman Dunia Maya makin tinggi.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Itech- Pada kuartal pertama 2018, teknologi anti-phishing Kaspersky Lab berhasil mencegah lebih dari 3,6 juta upaya yang mengarahkan kunjungan ke laman jaringan sosial palsu, dengan 60% di antaranya adalah halaman Facebook palsu. Kaspersky Lab menemukan, ‘Spam dan phishing pada Q1 2018’, terlihat bahwa para pelaku kejahatan siber masih terus berupaya mencuri data pribadi di Internet.

Phishing jaringan sosial merupakan bentuk kejahatan siber dengan melakukan pencurian data pribadi dari akun jejaring sosial korban. Pelaku membuat salinan situs web jejaring sosial (seperti halaman Facebook palsu), dan mencoba untuk memancing dan mendorong para korban untuk menyerahkan data pribadi mereka berupa nama, kata sandi, nomor kartu kredit, kode PIN , dan banyak lagi.

Temuan penting lainnya dalam laporan ini, target utama serangan phishing selalu sama sejak akhir tahun lalu, yaitu portal Internet global dan sektor keuangan, termasuk bank, layanan pembayaran dan toko online. Sekitar US$ 35.000 berhasil dicuri melalui satu situs phishing yang muncul untuk menawarkan kesempatan berinvestasi dalam ICO Telegram dan sekitar US$ 84.000 dicuri setelah hadirnya email phishing yang terkait dengan peluncuran ‘The Bee Token’ ICO. Phising dalam keuangan terus berlanjut yaitu banyaknya serangan sejumlah 43,9% yang meningkat sebesar 4,4% dibandingkan akhir tahun lalu. Serangan terhadap bank, e-shops, dan sistem pembayaran tetap menjadi tiga besar. Fenomena ini menunjukkan intensi para penjahat dunia maya untuk mengakses uang pengguna.

Brazil adalah negara dengan pangsa pengguna terbesar yang diserang oleh phisher pada kuartal pertama 2018 (19%). Disusul oleh Argentina (13%), Venezuela (13%), Albania (13%), dan Bolivia (12%). Terkait spam, pada kuartal pertama 2018, jumlah spam mencapai puncaknya pada bulan Januari (55%). Pangsa spam dalam trafik email di dunia rata-rata adalah 52%, yang 4,6% lebih rendah dari angka rata-rata pada kuartal terakhir tahun 2017. Vietnam menjadi sumber spam paling populer, melampaui AS dan Cina. Negara lainnya berada di 10 besar termasuk India, Jerman, Perancis, Brasil, Rusia, Spanyol, dan Iran. Negara yang paling ditargetkan oleh para phisher ini adalah Jerman. Disusul oleh Rusia, Inggris, Italia, dan UEA.

BACA JUGA:  Ada Hadiah Menarik, Free Fire Kolaborasi dengan Money Heist

“Peningkatan serangan phishing yang terus-menerus menargetkan jejaring sosial dan organisasi atau perusahaan yang bergerak di bidang keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna harus tetap waspada, terutama dalam aktivitas online yang mereka lakukan. Walaupun sudah banyak kejadian kejahatan dunia maya yang terjadi secara global, namun orang-orang masih terus mengklik tautan yang tidak aman dan memberikan izin kepada aplikasi tidak dikenal untuk mengakses data pribadi. Karena kurangnya kewaspadaan para pengguna internet inilah, data di sejumlah besar akun hilang dan disalahgunakan oleh pelaku kejahatan siber. Jika dibiarkan, fenomena ini dapat merusak keamanan siber sekaligus menghasilkan uang bagi para pelakunya,” papar Nadezhda Demidova, analis konten web terkemuka di Kaspersky Lab, dalam rilisnya (6/6), di Jakarta.

Facebook Jadi Sasaran

Disebutkan, pada awal tahun ini, Facebook merupakan jejaring sosial paling populer bagi para pelaku untuk disalahgunakan. Halaman Facebook sering dipalsukan oleh pelaku untuk digunakan mencuri data pribadi melalui serangan phishing. Tindakan ini menjadi bagian dari tren jangka panjang: di Q1 2017, Facebook menjadi salah satu dari tiga sasaran teratas untuk phishing,sebesar 8%, diikuti oleh Microsoft Corporation (6%) dan PayPal (5%).

Pada Q1 2018, Facebook juga di tempat teratas untuk kategori phishing jaringan sosial, diikuti oleh VK – layanan jejaring sosial daring Rusia – dan LinkedIn. Alasan di balik ini bisa jadi dikarenakan terdapat 2,13 miliar pengguna Facebook aktif, termasuk yang mengakses aplikasi tidak dikenal menggunakan data akun Facebook mereka sehingga mudah untuk menyadap akun personal korban. Hal ini membuat pengguna Facebook yang lalai menjadi target menguntungkan bagi para pelaku phising jaringan sosial.

Hal ini memperkuat fakta bahwa data pribadi adalah konten yang berharga di dunia teknologi informasi baik untuk organisasi atau perusahaan dan para pelaku kejahatan dunia maya. Pelaku terus mencari metode baru untuk melakukan penyerangan, sehingga wajib bagi kita untuk lebih mawas diri dan mengetahui trik penipu agar tidak menjadi sasaran berikutnya. Salah satu contoh kasus misalnya seperti email spam GDPR (Europe’s General Data Protection Regulation). Termasuk contoh lainnya adalah anjuran untuk menginstal perangkat lunak, penawaran webinar berbayar, dan masih banyak lagi. Jika tidak waspada, para penjahat dunia maya ini dapat mengakses secara online dan memperoleh data yang mereka inginkan.

BACA JUGA:  Permudah Pantau Kondisi Jemaah Haji Risiko Tinggi, Kemenkes Kembangkan Aplikasi TeleJemaah

Dalam kaitan ini, Kaspersky Lab menyarankan pengguna untuk lebih waspada dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dari kejahatan phishing. Disarankan untuk selalu periksa alamat tautan dan email pengirim sebelum mengklik apa pun, bahkan lebih baik, jangan meng-klik tautan tersebut, tetapi ketikkan pada bar alamat browser. Sebelum mengklik tautan apa pun, periksa apakah alamat tautan yang ditampilkan, sama dengan tautan sebenarnya. Ini dapat dilakukan dengan mengarahkan mouse ke tautan. Selain itu juga menggunakan koneksi yang aman, terutama ketika mengunjungi situs web yang sensitif. Sebagai tindakan pencegahan minimum, jangan gunakan Wi-Fi tidak dikenal atau publik tanpa perlindungan kata sandi. Untuk perlindungan maksimal, gunakan solusi VPN yang mengenkripsi trafik Anda.

Selain itu juga harus ingat, jika menggunakan koneksi tidak aman, penjahat dunia maya dapat mengarahkan pengguna ke halaman phishing secara diam-diam. Untuk itu, periksa koneksi HTTPS dan nama domain saat membuka halaman web. Ini sangat penting saat menggunakan situs web yang berisi data sensitif seperti situs untuk perbankan online, toko online, email, situs media sosial, dan lain-lain. Jangan pernah membagikan data sensitif Anda, seperti login dan kata sandi, data kartu bank, dan lainnya kepada pihak ketiga. Perusahaan resmi tidak akan pernah meminta data seperti ini melalui email. Gunakan juga solusi keamanan yang handal dengan teknologi anti phishing berbasis perilaku, untuk mendeteksi dan memblokir serangan spam dan phishing. (Red-AC)

Tags: phishing
Previous Post

ESET Hadirkan Antivirus Berbasis Manajemen Keamanan Data

Next Post

Kominfo Sederhanakan Izin Penyiaran Melalui Sistem Online

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terus Berinovasi, Anker Kembangkan Chip AI THUS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Infrastruktur Digital & Tingkatkan Konektivitas, Biznet Adopsi Teknologi WaveLogic dari Ciena

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto