Go-Jek, layanan ride-hailing asal Indonesia, meluncurkan portal pada Senin (29 Oktober) bagi para pengemudi di Singapura untuk melakukan pra-registrasi untuk menggunakan platformnya.
Pengemudi yang mendaftar akan memiliki kesempatan untuk termasuk di antara “mitra pengemudi pertama” di Singapura, Go-Jek mengatakan dalam sebuah pernyataan.
“Selama beberapa minggu ke depan, pengemudi yang tertarik untuk bergabung, dan memberikan rincian kontak mereka, akan menerima pemberitahuan dari Go-Jek disertai detail dan langkah selanjutnya tentang cara mendaftar untuk bergabung dengan platform Go-Jek Singapura ketika layanan ini diluncurkan.”
Portal dari Go-Jek adalah satu-satunya saluran online resmi untuk pra-pendaftaran, tambah perusahaan.
Pengumuman ini muncul setelah Go-Jek meluncurkan layanannya di ibukota Vietnam Hanoi pada bulan September di bawah merek Go-Viet, sebagai bagian dari ekspansi internasional senilai US $ 500 juta.
Telah ada “banyak sekali minat menjadi pengemudi Go-Jek” di Singapura, ujar pernyataan Go-Jek, dengan menambahkan bahwa mereka berencana untuk membangun “hubungan yang kuat dan menarik” dengan komunitas pengemudi lokal.
Menanggapi pertanyaan media pada peluncuran Go-Jek, Otoritas Transportasi Darat (LTA) Singapura mengatakan sedang mengkaji peraturan untuk sektor transportasi pribadi.
“Kerangka peraturan baru akan melarang pengaturan eksklusivitas pengemudi untuk semua pihak di pasar, untuk memastikan bahwa pengemudi bebas memilih operator mana yang dikendarai, mengurangi hambatan masuk untuk operator baru, dan memfasilitasi lebih banyak pilihan bagi commuter,” kata LTA.
Ini untuk memastikan “bahwa pasar yang terus naik tetap terbuka dan kompetitif”, tambahnya.
Peninjauan ini diharapkan akan selesai pada pertengahan tahun depan.
Sumber: channelnewsasia.com
Baca juga:
Go-Jek Terancam Batal Masuk Pasar Filipina, Ini Penyebabnya
Malaysia Tolak kehadiran Ojek Online Go-Jek
Demi Kearifan Lokal, Go-Jek Ganti Nama di Vietnam dan Thailand














