ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Optimasi Infrastruktur dan Aplikasi TIK untuk Kelola Inflasi

Teguh Imam Suyudi
1 August 2019 | 10:00
rubrik: Digital
Optimasi Infrastruktur dan Aplikasi TIK untuk Kelola Inflasi
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mendorong pemanfaatan aplikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mengelola inflasi di Indonesia. “Kalau kita ingin memanfaatkan teknologi informasi untuk meng-adrress issue, katakanlah satunya logistik di bidang pertanian. Pertanian itu kan bukan hanya beras aja karena ini kan masuk sembilan bahan pokok, jadi mempengaruhi inflasi,” ungkapnya dalam Sarasehan Nasional Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Dalam sarasehan yang membahas penguatan infrastruktur TIK nasional untuk mendukung inovasi dalam peningkatan produksi pangan dan kelancaran usaha distribusi itu Menteri Kominfo mengupas bagaimana memanfaatkan peta lokasi kawasan pertanian dengan lokasi kantor BI di daerah.

“Karena bicaranya adalah inflasi, jadi saya coba super impose 1 peta menjadi 3. Ini datanya dari Bank Indonesia (BI) kantor daerah. Ini kan ada dari Aceh, Sumatera Barat, kantor-kantornya Bank Indonesia kemudian kombinasikan dengan data-data dari Kementerian Pertanian. Jadi di Bali itu ternyata ada sentra produksi bawang merah,” jelasnya.

Menurut Menteri Rudiantara, keberadaan peta itu akan memudahkan pengambilan kebijakan oleh BI dan pemerintah terutama yang berkaitan dengan langkah-langkah mengantisipasi inflasi. Bahkan bisa melibatkan ekosistem untuk mengembangkan aplikasi yang dibutuhkan.

Baca: Gerakan 1001 Start Up Digital, Gotong Royong Bangkitkan Ekonomi Digital

Bahkan menurut Rudiantara tidak hanya ada di sektor distribusi saja aplikasi TIK bisa dimanfaarkan.

“Kalau aplikasinya, ya kalau misalkan cukup informasinya saja bisa pakai 2G tidak ada masalah tapi kalau sudah canggih transaksinya seperti tanihub, sayurbox, dan lain-lain. Padahal kita juga bisa memanfaatkan teknologi untuk industri. Jadi pemanfaatan bukan hanya distribusi, tetapi juga kepada sektor produksi,’ ungkapnya.

Menteri Kominfo menyontohkan pertanian di Bali yang sudah menggunakan Internet of Things (IoT). “Yang tadinya ngukur hara nyuruh orang segala rupa, ini sudah menggunakan sensor. Kemudian, pakan ikan, di Jawa Barat, itu sudah menggunakan teknologi sensor. Jadi, ikan itu makan ada waktunya. Dan ini membuat efisiensi,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Aplikasi PeduliLindungi Jadi Super App

Bangun Infrastruktur Kembangkan Insentif

Meskipun saat ini di ASEAN Indonesia masih belum jadi terdepan dalam infrastruktur TIK, Menteri Kominfo memastikan Pemerintah tidak akan menyerah untuk mempersatukan Indonesia.  “Kita ini negara kepulauan. Jadi narik fiber optik mudah gitu, itu satu.Kita nomor 4 tapi kita tidak menyerah, bagaimana mempersatukan Indonesia,” tuturnya.

Secara khusus, Menteri Kominfo menyatakan infrastruktur akses intenet cepat sudah bisa dibangun pemerintah.  “Jadi bersama dengan teman-teman operator, Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Tengah sudah 100% beroperasi, dan untuk Palapa Ring Timur progress-nya sudah 99,15%. Target kita sebetulnya Agustus ini,” paparnya.

Menteri Kominfo menyatakan saat ini kendala geografis jadi tantangan tersendiri untuk membangun jaringan Palapa Ring di kawasan Timur. “Kenapa belum selesai? Karena tidak bisa narik fiber optik. Di sana gunung tinggi, ada 52 lokasi yang kita harus bangun tower, 28 diantaranya tidak ada jalan setapak pun, jadi ke sana harus pakai helikopter. Itu rata-rata di ketinggian 2500 sampai 3000 meter di atas permukaan laut tapi kita akan selesaikan ini semua,” terangnya.

Menurut Menteri Rudiantara, jika Palapa Ring sudah selesai semua kabupatan dan kota akan terhubung dengan jaringan internet kecepatan tinggi. “Tidak ada lagi kota dan kabupaten yang tidak terhubung dengan jaringan tulang punggung atau backbone dari internet kecepatan tinggi,” tandasnya.

Jika jaringan internet kecepatan tinggi tuntas terbangun, Pemerintah harus memberi insentif kepada yang cara baru ini, kepada startup agar bisa mengembangkan aplikasi yang bisa mendukung ekonomi digital.

“Di ASEAN kita negara yang tidak memberikan insentif kepada startup dalam artian site capital. Brunei, Singapura, itu memberi insentif, memberikan site capital. Kalau dia startup Brunei, dia diberi berapa ribu atau berapa belas ribu dollar ringgit,” tuturnya.

BACA JUGA:  Dewan Pers Diminta Siapkan Peta Jalan Publisher Rights

Baca: 3 Tips Startup untuk Gaet Investor dari Mandiri Capital Indonesia

Kendala pelaksanaan di Indonesia, menurut Menteri Kominfo tidak bisa dilakukan karena pemerintah merupakan site capital serta successful rate startup cuma 5%. “Dari awal saya sudah minta. Tapi kalay dia (startup) nanti kalau tidak jadi, itu uang hilang siapa yang tanggung jawab? Itu kan berarti uang hilang, jangan-jangan ini merugikan negara, nanti urusannya lagi hukum, gitu loh. Nah ini yang tidak ada tapi harus kita berikan kepada mereka, insentif insentif insentif,” ungkapnya.

Menteri Rudiantara mengajak seluruh stakeholders untuk berpikir tanpa batas dan keluar dari pakem agar bisa mengoptmasikan pemanfaatan TIK. “”Yang harus kita punya pemikiran adalah no box thinking. Gojek itu no box thinking, kalau bisnis as usual diterapkan saya rasa you are finish. Kita harus ada model-model yang berani begitu dan memberi insentif dan harus ada yang menjaga (guardian). Jangan belum apa-apa diregulasi. Success rate dari startup itu cuma 5%. Dari 100 startup, 95 diantaranya mati di jalan. Nah kalau terlalu di regulasi di awal, success rate-nya bukan tambah naik tapi malah tambah turun. Tapi kita harus tetap memberikan koridor agar mereka juga tidak keluar,” ungkapnya.

Kegiatan itu dihadiri oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution,Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Tags: Kemkominfo
Previous Post

Keuntungan Samsung turun lebih dari 50 persen

Next Post

Kinerja Perseroan Semakin Cemerlang, Laba Bersih Telkom Tumbuh 27,4%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

Fauzi
7 November 2026 | 16:33

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan  AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

Ahmad Churi
6 November 2026 | 15:50

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

Ahmad Churi
6 November 2026 | 11:38

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto