ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

LAPAN: Indonesia Siap Tingkatkan Teknologi di Bidang Antariksa

Teguh Imam Suyudi
20 August 2019 | 11:00
rubrik: Research
Gandeng BUMN, LAPAN Garap Sektor Keantariksaan

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antaraksi Nasional (LAPAN) Prof. Dr. Thomas Djamaluddin (Dok: LAPAN)

Share on FacebookShare on Twitter

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antaraksi Nasional (LAPAN) Prof. Dr. Thomas Djamaluddin menyebutkan, Indonesia sedang mengusahakan agar mampu meningkatkan teknologi keantariksaan di tengah keterbatasan yang ada.

Thomas menyampaikan program keantariksaan Indonesia terangkum dalam rencana induk keantariksaan 25 tahun, yaitu dalam rentang tahun 2016 hingga 2040.

“Ini adalah suatu upaya untuk menunjukkan bahwa Indonesia bercita-cita untuk turut berkiprah dalam dunia keantariksaan,” kata Thomas usai menjadi pembicara dalam acara peringatan 50 tahun pendaratan manusia di Bulan yang diselenggarakan di Pacific Place Jakarta, (29/7).

Artinya, menurut Thomas, Indonesia itu bercita-cita untuk membuat satelit sendiri serta meluncurkan satelit tersebut dari wahana dan bandara antariksa milik Indonesia sendiri.

“Saat itu terwujud, artinya Indonesia sudah menguasai aspek sains antariksa itu sendiri, teknologi antariksanya dan teknologi pemanfaatan citra satelit,” ujarnya.

Dengan segala keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, Indonesia saat ini sudah memiliki kemampuan untuk membuat satelit skala mikro.

“Yaitu satelit LAPAN A1 hingga A3. A ini merupakan kode eksperimen. Saat ini kita sedang menargetkan peluncuran satelit LAPAN A4 di tahun depan dan satelit LAPAN A5 di tahun 2022,” ujarnya.

Satelit LAPAN A5 ini, menurut Thomas, merupakan satelit konstalasi. Jumlahnya direncanakan akan ada delapan atau sembilan buah.

Baca: LAPAN Kembangkan Satelit untuk Pantau Ilegal Fishing

“LAPAN hanya akan membuat satu satelit saja. Sisanya akan ditawarkan pada pihak BUMN atau swasta. Sejauh ini sudah ada tanggapan dari Telkom,” ucap Thomas lebih lanjut.

Thomas menjelaskan bahwa satelit konstalasi ini merupakan satelit komunikasi data yang memiliki orbit rendah.

“Saat ini masih ada yang belum terpenuhi oleh satelit yang ada. Contohnya data gelombang laut yang terus menerus dikirimkan untuk memantau tsunami, dengan satelit yang ada biayanya cukup mahal. Sehingga dengan adanya satelit orbit rendah ini, diharapkan pengiriman tidak akan mengalami kendala dan biayanya juga menjadi lebih murah,” urainya.

BACA JUGA:  Meski Masih Banyak Tantangan, Pemimpin TI Indonesia Optimistis Adopsi Agentic AI

Jadi pemantauan bencana akan dapat dikirimkan ke pusat-pusat pemantauan secara real time.

“Sehingga tindakan pencegahan maupun peringatan dini akan bisa disebarkan kepada masyarakat dalam tempo yang lebih cepat,” pungkasnya.

Lapan Butuh Lebih Banyak SDM Penerbangan dan Antariksa

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) membutuhkan dukungan lebih banyak sumber daya manusia (SDM) untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) bidang penerbangan dan antariksa.

“Kendala kita dalam pengembangan iptek penerbangan dan antariksa adalah keterbatasan anggaran dan SDM. Minat generasi muda pada iptek penerbangan dan antariksa sesungguhnya cukup besar,” kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin di Jakarta.

Namun, menurut Thomas, rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk peneliti dan perekayasa bidang penerbangan dan antariksa selama ini masih terbatas.

“Saat ini kami masih kekurangan SDM untuk mengerjakan program-program pengembangan iptek penerbangan dan antariksa,” ujarnya.

Baca: LAPAN Dukung Kebijakan Satu Peta Nasional dengan Teknologi UAV

Lapan berharap pemerintah menambah dan meningkatkan kualitas SDM bidang iptek sejalan dengan program pemerintah untuk membangun sumber daya manusia.

Thomas juga mengemukakan bahwa Lapan sedang berupaya mewujudkan visi Lapan menjadi pusat unggulan iptek penerbangan dan antariksa dalam usaha mewujudkan Indonesia yang maju dan mandiri.

“Dengan SDM yang unggul, kita pacu Indonesia yang maju dan mandiri. Tentu saja itu dibangun dengan membina SDM yang unggul di bidang iptek penerbangan dan antariksa,” katanya.

Tags: lapan
Previous Post

Bekraf Kirimkan 10 Perusahaan Game Lokal ke Eropa

Next Post

Persada Capital Investama dan Adaro Foundation Berkolaborasi dengan Ruangguru Berikan Beasiswa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dorong Hilirisasi Industri Berkelanjutan, SCG Kembangkan Material Konstruksi Rendah Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KIP Dorong Arah Baru Keterbukaan Informasi Berkualitas dan Berdampak pada Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Ketahanan Siber Segmen Menengah, Kaspersky Hadirkan Layanan Managed Detection & Response

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto