Jakarta, ITWorks- Setelah sempat vakum tahun lalu, event Social Media Week (SMW) yang merupakan ajang festival dan konferensi berskala Internasional yang berasal dari New York, tahun ini akan kembali hadir di Jakarta. Mengusung tema “Stories: With Great Influence Comes Great Responsibility”, SMW Jakarta hadir dengan rangkaian kegiatan mulai dari konferensi, Meet Up, Workshop, Satellite Events dan Exhibition.
Tahun ini, Social Media Week Jakarta akan digelar pada 11–15 November 2019 di The Hall, Senayan City, Jakarta. Berbagai gagasan dan narasi penting seputar dunia digital, kreatif dan teknologi akan dibawakan oleh lebih dari 150 pembicara dari Indonesia dan International. Di antaranya Dina Bhirawa dan Donny Eryastha (TIKTOK), Karen Cheng (9GAG), Angga Dwimas Sasongko dan Adriano Qalbi (Visinema Pictures), Oddie Randa (Gushcloud), Alaina Appleman (Facebook), Dwi Adriansah (Twitter), Dimas Djayadiningrat (Sutradara Film/Iklan). Dan masih banyak pembicara dan komunitas yang akan diumumkan.
“Karena sesuatu hal, tahun lalu kegiatan ini sempat ditiadakan di Indonesia. Tahun ini merupakan kali keempat Social Media Week (SMW) hadir di Jakarta. Ada banyak tema penting yang akan dibawakan oleh para pembicara di SMW Jakarta yang sangat bermanfaat bagi audiens, baik sebagai user, media creator, developer, marketer, influencer maupun brand strategist dari beragam industri kreatif dan teknologi. Kami diharapkan ini bisa menjadi daya tarik bagi para peserta untuk mendapatkan insight dan wawasan terkini mengenai perkembangan media sosial dan teknologi sebagai sebuah fakta sosial yang sudah dikenal berbagai lapisan masyarakat luas”, ungkap Antonny Liem selaku Chairman Social Media Week Jakarta, dalam jumpa pers (27/8), di GoWork Chubb Square, UOB Building, Jakarta.
Kegiatan SMW Jakarta diharapkan mampu mengedukasi masyarakat untuk menggunakan dan memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab, baik secara individu maupun sebagai upaya mengembangkan sebuah bisnis. Media sosial bukan sekadar sarana untuk beriklan tetapi sebuah medium yang dapat digunakan untuk membangun koneksi dengan target audiens brand dan menjadi bagian dari hidup mereka. “Kita perlu belajar dari media sosial dan para pakar tentang cara mereka menggunakan media sosial secara efektif untuk mencapai tujuan perusahaan, klien atau pribadi,” katanya. (AC)














