ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Parah, Riset Buktikan Kecepatan Internet Indonesia Lebih Buruk dari Afrika

adam
28 December 2019 | 14:00
rubrik: Digital
Layanan Telekomunikasi di Majene Sulbar Membaik Pasca Gempa 6,2 SR

Layanan Telekomunikasi di Majene Sulbar Membaik Pasca Gempa 6,2 SR

Share on FacebookShare on Twitter

Huawei menyebut layanan internet di Indonesia bahkan lebih buruk dari sebagian negara di Afrika. Hal ini diungkap Ken Qijian, VP Public Affairs & Communications Huawei Indonesia. Menurut Ken, hal ini berdasarkan pengalamannya bekerja di beberapa negara di Afrika.

“Kecepatan internet di Indonesia lebih buruk dari beberapa negara di Afrika,” tuturnya beberapa waktu lalu dalam siaran persnya, Sabtu (28/12).

Hal senada diungkap Yang Jiangtao, Vice President Organization Transformation. Menurutnya, beberapa negara di Afrika punya infrastruktur telekomunikasi lebih baik dari Indonesia.

“Afrika tidak seburuk itu, beberapa malah punya infrastruktur lebih baik, kotanya juga tertata baik,” jelasnya pada kesempatan yang sama.

Berdasarkan data Speedtest Global Index, kecepatan internet broadband mobile Indonesia ada di posisi 117 dari total 139 negara. Kecepatan internet Indonesia tercatat hanya 14,46 Mbps.

Kecepatan internet Indonesia kalah dari sejumlah negara Afrika seperti Afrika Selatan (posisi 48), Moroko (posisi 56), Tunisia (72), Angola (85), Mozambik (86), bahkan Nigeria (107).

Kecepatan internet Indonesia pun nyaris hanya sepersepuluh kecepatan internet Korea Selatan yang ada di posisi pertama dengan 117,79 Mbps.

Speedtest mencatat lima besar negara yang memilki kecepatan internet tertinggi dunia versi Speedtest adalah;

  1. Korea Selatan (117,79 Mbps),
  2. Qatar (77,07 Mbps),
  3. Nowegia (72,8 Mbps),
  4. Uni Emirat Arab (69,72 Mbps),
  5. Australia (68,87 Mbps).

Berdasarkan data Open Signal, Indonesia pun berada di posisi 15 terbawah dari total 87 negara. Sementara Akamai menempatkan Indonesia di posisi 77 dari total 148 negara yang disurvey. Menurut Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia, Mohammad Rosidi, perbedaan kecepatan internet yang berbeda di tiap negara tergantung dari beberapa faktor, sebagai berikut.

  1. Kepadatan jumlah pengguna
  2. Kesediaan spektrum yg digunakan.
  3. Transmisi backhaul sampai dengan backbone-nya kesediaan kapasitasnya.
BACA JUGA:  Berkat DO Online, Layanan Kepabeanan Bea Cukai Tanjung Emas Kian Efisien

Data Speedtest Global Index diambil dari pengguna yang mengetes kecepatan internet dari pengguna di seluruh dunia yang menggunakan layanan Ookla. Perusahaan ini lantas mengeluarkan laporan bulanan dari data hasil ratusan juta pengetesan tersebut.

Agar suatu negara bisa masuk dalam perhitungan kecepatan internet. Ookla memberi syarat setidaknya terdapat 300 pengetesan yang dilakukan pengguna unik.

Tags: kecepatan internet
Previous Post

Cemarkan Nama Baik, Kominfo Laporkan Pornhub ke Polisi

Next Post

BSSN Tempatkan Operator Telko ke dalam Daftar Kritikal Infrastruktur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Desty, Startup Teknologi Berkomitmen Berdayakan UMKM di Tanah Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antares, Platform IoT Telkom Diakui Dunia Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Exynos 2200 dengan Xclipse GPU Berbasis AMD RDNA 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto