Khawatir Virus Corona, LG Putuskan Absen dari MWC 2020

Penulis redaksi

Mobile World Congress (MWC) merupakan ajang tahunan bergengsi yang kerap dimanfaatkan perusahaan teknologi papan atas untuk memamerkan inovasinya. Tidak heran bila MWC menjadi salah satu ajang yang begitu ditunggu perhelatannya.

MWC 2020 akan digelar dalam waktu dekat di Barcelona, Spanyol. Seiring dengan itu, ada kabar kurang sedap terkait ajang yang akan digelar kurang dari sebulan tersebut. Pasalnya, salah satu perusahaan yang kerap meramaikan ajang tersebut telah mengurungkan niat untuk hadir di MWC 2020.

Adalah LG, perusahaan teknologi asal Korea Selatan yang telah mengumumkan bahwa pihaknya akan ‘menark diri dari memamerkan dan berpartisipasi’ di MWC 2020. Demikian seperti dikutip ITWorks dari laman CNET.

LG dinilai sebagai salah perusahaan dengan profil tertinggi yang menarik diri dari ajang tersebut. Pengunduran diri LG dilakukan hanya beberapa minggu sebelum acara tersebut dimulai pada 24 Februari nanti.

Dalam sebuah pernyataan, LG menegaskan bahwa keputusannya untuk mencegah ‘ratusan karyawannya untuk melakukan perjalanan internasional. Sebagai gantinya, LG disebut akan mengumumkan produk dari lini smartphone dalam waktu dekat.

MWC biasanya dimanfaatkan LG untuk meluncurkan perangkat flagship besutannya, seperti smartphone dari lini seri G. Sejatinya di ajang MWC 2020, LG diharapkan bakal memperkenalkan penerus dari LG G8 ThinQ yang dikenal sebagai LG G9 ThinQ.

LG mungkin bukan satu-satunya perusahaan yang menarik diri dari MWC. ZTE juga dikabarkan telah membatalkan acara konferensi pers-nya di MWC 2020.

Adapun perusahaan lain, seperti Huawei, Qualcomm, Xiaomi disebut telah memberi konfirmasi kepada CNET bahwa perusahaan-perusahaan itu tidak merencanakan perubahan apa pun terkait dengan keikutsertaannya.

GSMA selaku pihak yang berada di balik MWC, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau dan menilai dampak potensi dari virus corona di ajang tersebut. Selain dukungan medis di tempat dan melakukan program desinfeksi, GSMA juga akan melakukan tiga langkah baru, seperti memasang signage ditempat untuk mengingatkan peserta akan pentingnya keberseihan, menerapkan protokol mik untuk pembicara, dan mengkomunikasikan saran kepada semua peserta untuk menerapkan ‘kebijakan tanpa jabat tangan’.

Wabah virus corana diketahui telah menewaskan 427 orang (data per 4 Februari). Virus yang terdeteksi pertama kali di Wuhan, Cina pada bulan Desember ini disebut telah menyebar ke 25 negara lain. Sejauh ini sudah ada 20 ribu kasus yang telah terkonfirmasi. (Fauzi)

BACA JUGA

Leave a Comment