ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Menristek Bakal Bikin BLU Kelola Dana Abadi Penelitian

adam
18 May 2020 | 09:00
rubrik: Digital
Sinergi 'Triple Helix' Jadi Kunci Penguatan Inovasi

Sinergi 'Triple Helix' Jadi Kunci Penguatan Inovasi

Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro berencana untuk membuat badan layanan umum (BLU) yang langsung di bawah kementeriannya untuk mengelola dana abadi penelitian Indonesia.

“Kami punya rencana 2021 paling tidak kalau memang sudah ada kepastian mengenai dana abadi dari pemerintah kepada penelitian, saya memang berniat untuk membuat pengelolaan dana abadi penelitian ini di dalam Kementerian Riset dan Teknologi sendiri jadi semacam BLU di bawah Kementerian Riset dan Teknologi,” kata Menristek Bambang dalam acara peluncuran buku Membangun Penyelenggaraan Pendanaan Penelitian yang Berkelanjutan dan Mandiri: Studi Kebijakan yang disiarkan dalam jaringan, Jakarta, Kamis.

Menristek Bambang berencana menjadikan Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) sebagai independent granting agency Indonesia atau BLU yang akan mengelola dana abadi penelitian Indonesia.

“Tugas DIPI adalah sekali lagi independent granting agency . Jadi dia pasti harus mencari the best proposal untuk yang mendapatkan hibah sesuai dengan kriteria,” ujarnya.

Saat ini dana abadi penelitian masih dikelola oleh LPDP di bawah Kementerian Keuangan. Jika kewenangan untuk pengelolaan dana abadi sepenuhnya dipegang oleh LPDP, maka akan sangat bergantung pada mekanisme di Kementerian Keuangan dengan segala aturan di dalamnya, sehingga akan kurang leluasa memanfaatkan dana abadi penelitian itu.

“Masalahnya adalah kalau itu diserahkan kepada orang Kementerian Keuangan dengan mereka langsung sense of ownership-nya (rasa kepemilikan) tinggi sekali dalam pengertian mereka langsung in charge saya yang menentukan nih pemakaian duitnya sehingga bagi siapapun yang menitip duit di Kementerian Keuangan itu menjadi kesulitan untuk bisa merealisasikan programnya 100 persen dengan dana abadi itu, karena pasti Kementerian Keuangan punya ide sendirI, punya rambu-rambu sendiri yang kadang-kadang tidak bisa sejalan dengan program dari kementerian yang terkait,” ujar Menristek Bambang.

BACA JUGA:  Akhir April, RI Punya 200 Ventilator Corona Made in Indonesia

Menristek Bambang menuturkan rencananya dana abadi penelitian itu akan digunakan untuk dua fokus pemakaian, yang pertama mayoritas dana digunakan untuk mendukung mendanai penelitian termasuk riset dasar, riset berjangka panjang, riset yang sudah mendekati invensi dan inovasi.

Kemudian, yang kedua, dana abadi akan digunakan untuk hilirisasi hasil riset karena dinilai penting untuk investasi pemerintah sebagai stimulus dalam bidang itu. Tentunya untuk hilirisasi riset, harus bekerja sama dengan swasta.

“Dari pengamatan kami kalau kita ingin mendorong swasta masuk ke dalam hilirissai hasil riset, maka sebelum swasta itu mau investasi, pemerintah yang harus investasi dulu,” tuturnya.

Selain masalah pengelola dana abadi penelitian, Menristek Bambang juga menyoroti pentingnya mengamankan dana abadi terkait besaran yang akan dikucurkan pemerintah setiap tahunnya.

“Men-secure dulu karena ini penting, perlunya ada komitmen negara untuk dana abadi penelitian yang continuous setiap tahun daripada nanti ribut berapa persen harusnya naik anggaran peneltiian di APBN yang normal lebih baik kita bicara mengenai berapa yang akan diberikan untuk dana abadi penelitian per tahun,” ujarnya.

Ketika dana abadi penelitian sudah dikelola BLU di bawah Kementerian Riset dan Teknologi, maka Menristek Bambang berupaya agar dana abadi tidak hanya bergantung kepada suntikan dana dari pemerintah, tapi bisa menampung kemungkinan dana abadi dari pihak lain di luar pemerintah seperti dari swasta, filantropi atau luar negeri dengan segala skema yang memungkinkan termasuk skema reksadana.

“Saya yakin banyak skema yang bisa dilakukan tinggal bekerja sama dengan investment manager, mudah-mudahan ini juga bisa mempercepat artinya penambahan dana abadi ini,” tuturnya.

Tags: BLUMenristek
Previous Post

Pra-registrasi Platform PC Gaming LINE POD Dibuka

Next Post

Beredar, Spesifikasi Lengkap Microsoft Surface Duo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Galaxy A02, Apa Bedanya dengan Galaxy A02s?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Indonesia Lebih Suka Curhat dengan Aplikasi Google “Video Call”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto