Jakarta, Itech – Facebook menguji tombol “downvote” dalam skala terbatas dan untuk beberapa pengguna terlebih dahulu. Jika dilihat dari namanya, banyak yang mengira bahwa fitur ini punya fungsi yang sama dengan dislike.
Namun, tombol downvote itu berfungsi untuk melaporkan komentar tak pantas di Facebook seperti kata-kata berbau menyerang, menyesatkan, tidak sesuai topik, dan penyebaran berita palsu.
Dengan adanya tombol downvote, pengguna dapat melaporkan komentar miring dengan lebih mudah.
Reddit, situs yang terkenal karena penggunaan tombol positif dan negatif telah menunjukkan hasil yang beragam. Sejumlah komunitas memilih untuk mematikan fitur tersebut untuk mencegah downvoting massal (disebut brigade) untuk konten yang kontroversial.
Facebook mengklaim tombol downvote berbeda dengan tombol “tidak suka.”
“Kami tidak menguji tombol “tidak suka.” Kami mengeksplorasi fitur bagi orang-orang untuk memberi kami umpan balik tentang komentar di halaman publik,” tulis juru bicara Facebook seperti dikutip Gizmodo.
Facebook menguji coba downvote untuk sejumlah pengguna Facebook Android di kawasan Amerika Serikat. Namun, tidak semua warga Amerika pengguna Android dapat menikmati fitur ini.
“Ini hanya berjalan untuk sekelompok kecil orang di Amerika Serikat,” ucap Facebook.
Lebih pilih “Dislike”
Dibanding downvote, pengguna Facebook sebetulnya lebih menginginkan tombol dislike. Namun Mark Zuckerberg (Pendiri Facebook) menentang permintaan itu karena akan mengubah fungsi Facebook dari media sosial menjadi layaknya forum online.
“Kami tidak ingin hanya membangun tombol dislike karena kami tidak ingin mengubah Facebook menjadi forum, dimana orang memilih naik atau turun di pos orang, ” ujar Zuckerberg.
Sebagai gantinya, Facebook memberikan fitur dislike pada aplikasi Messenger sebagai ekspresi tidak setuju. Tidak seperti diskusi pada Fanspage atau Group, percakapan pada Messenger bersifat lebih privat, sehingga masih bisa ditolerir.














