JAKARTA, itech – Masih ingat dengan aplikasi media sosial Mig33. Kini aplikasi pertemanan melalui jejaring sosial itu berubah nama menjadi Migme, yang menawarkan flatform social entertainment bagi para penggunanya.
Pergantian nama Mig33 menjadi Migme ini seiring masuknya FIH Mobile sebagai investor baru, yang menyuntikan dana sebanyak US$ 2,2 juta ke perusahaan mikrobloging tersebut. FIH Mobile sendiri merupakan anak perusahaan Foxconn.
Untuk memperluas pasarnya di Indonesia, selain menjalin kerjasama dengan beberapa produsen smartphone, seperti Smartfren dan Nexian, Migme juga menggandeng Trikomsel untuk promosi di outlet-outlet.
Steven Goh, CEO Migme saat peluncuran aplikasi tersebut, di Jakarta beberapa waktu lalu mengatakan, brand baru tersebut diyakini bakal menarik perhatian pengguna di Indonesia. Terutama pengguna Mig33 yang kini telah beralih menggunakan smartphone.
“Banyak pengguna lama kami yang kini telah beralih ke smartphone. Padahal, belum semua smartphone dilengkapi dengan aplikasi Migme. Sekarang kami hadir kembali, selain untuk memenuhi kebutuhan pengguna lama, juga para pengguna baru,” tandas Steven.
Menurut dia, satu hal yang membedakan Migme dengan media sosial lain adalah pada konten dan sifatnya yang lebih komunikatif. Ini diamini oleh mantan vokalis group band Coklat, Kikan dan penyanyi Bondan Prakoso, yang hadir diacara itu. Kikan dan Bondan merupakan musisi yang sudah cukup lama menjadi pengguna Migme.
“Dibanding media sosial lain, Migme menjadikan sesama penggunanya seperti memiliki ikatan. Bahkan mereka juga seringkali bertemu dan berkumpul bersama untuk saling bertukar berbagai informasi. Sayang saya sendiri sampai saat ini belum bisa ikut bergabung tiap kali mereka mengadakan pertemuan,” papar Kikan.
Migme sendiri miliki sejumlah fitur, seperti posts, mentions, favourites, discover, fan of, dan fans. Walau sudah berganti nama, tapi Migme tetap mempertahankan roh Mig33, khususnya fitur chatroom sebagai bagian dari aktivitas chatting. EZA













