NVIDIA Corp berkolaborasi dengan University of Florida untuk mengembangkan superkomputer berbasis artificial intelligence (AI) tercepat di dunia dalam sektor pendididikan tinggi. Demikian seperti seperti dikatakan pembesut chip, seperti dilansir laman Reuters.
Proyek ini disebut bernilai $70 juta, terdiri $25 juga sebagai hadiah dari NVIDIA termasuk hardware, software serta pelatihan, sementara sebanyak $45 juta dari pihak universitas dan dari seorang alumnusnya, yakni Chris Malachowsky yang tak lain adalah Co-Founded NVIDIA.
Dari kerja sama ini, pihak universitas juga akan meningkatkan supercomputer saat ini, yakni HiPerGator, dengan chip NVIDIA dan akan berfungsi mulai awal 2021.
Superkomputer AI akan mendukung penelitian fakultas dan mahasiswa ke dalam tantangan besar, termasuk pandemi seperti Covid-19, mendukung pertanian di masa perubahan iklim, menangani kebutuhan populasi yang menua, mengelola efek kenaikan permukaan laut di negara bagian dengan garis pantai lebih dari 1.300 mil, keamanan data, obat pribadi, transportasi perkotaan dan kerawanan pangan.
UF mengatakan pihaknya berencana untuk mempromosikan aksesibilitas ke kemampuan komputasi dengan berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan universitas kulit hitam dan lembaga-lembaga yang melayani kaum Hispanik, serta dengan program K-12. Ini juga akan membentuk Program AI yang Adil untuk menciptakan standar dan sertifikasi untuk memerangi bias dan praktik-praktik yang tidak etis. UF juga mengatakan akan bermitra dengan industri dan kelompok akademik lainnya, seperti Konsorsium Teknik Inklusif.
NVIDIA dikenal sebagai perusahaan pembesut chip grafis PC untuk membuat video games nampak lebih realistis. Saat ini, seperti dilansir Reuters, para peneliti juga telah menggunakan chip NVIDIA di dalam data center untuk mempercepat kinerja komputasi berbasis AI seperti dalam melatih computer untuk mengenali image. (Fauzi)
Image credit: Shutterstock













