JOOX Kampanye ‘Ikut #KataHati’ Hibur Masyarakat Di Tengah Pandemi

Penulis Churry

Jakatrta, ItWorks- Saat ini masyarakat sedang dihadapkan dengan kondisi yang penuh dengan ketidakpastian akibat pandemi Covid-19. Guna menemani masyarakat untuk mengusir rasa cemas berlebih, stres, dan jenuh, JOOX hadirkan hiburan dengan kampanye #KataHati melalui musik.

Jakarta, ItWorks- Sejak awal minggu ini, PSBB ketat kembali diterapkan di Jakarta dan kota-kota lain pun sedang mempertimbangkannya. Dalam kondisi yang tidak pasti di masa pandemi dan adanya batasan interaksi sosial, rasa cemas berlebih, stres, dan jenuh kerap timbul dan dapat mempengaruhi konsentrasi serta produktivitas masyarakat selama berkegiatan dari rumah.

Berdasarkan studi ‘Trends in Cognitive Science’ oleh Cell Press, musik kerap digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan dalam pengaturan klinis, seperti untuk relaksasi, psikoterapi, dan pengembangan diri. Hal ini mendorong, JOOX, platform streaming musik Asia, kenalkan kampanye bertajuk ‘Ikut #KataHati’ untuk mengajak masyarakat Indonesia mendengarkan, mengikuti, dan mengekspresikan kata hati melalui musik.

Melalui playlist yang dikurasi untuk menemani setiap kondisi serta fitur-fitur interaktif yang menghibur, JOOX berkomitmen untuk menjadi social entertainment platform yang hadir menemani pengguna di setiap momen kehidupan. “Melalui kampanye ‘Ikut #KataHati’, JOOX mengajak anak muda Indonesia untuk lebih mindful, peka dengan dirinya sendiri, dan dapat memegang kendali terhadap respons mereka. Jangan dengerin kata orang atau suara-suara di luar, yuk ikut dan dengerin kata hati,” ujar Head of Marketing JOOX Indonesia, Yuanita Agata dalam Konferensi Pers Virtual JOOX ‘Ngobrolin #KataHati’ (16/09/2020), di Jakarta.

Dikatakan, sebagai social entertainment platform, JOOX berupaya memahami betul kondisi yang penuh ketidakpastian ini. Dengan lebih dari 30 juta lagu lokal dan internasional dari berbagai genre musik, JOOX ingin menemani penggunanya di segala situasi kata hati-nya.

Pengguna dapat dengan mudah memilih dan mendengarkan musik sesuai dengan suasana kata hati kapan pun dan di mana pun. JOOX juga telah mengurasi berbagai playlist yang disesuaikan dengan suasana kata hati masyarakat yang kerap muncul, seperti playlist #KataHati Sedih, Rindu, Joget, Cinta, Ambyar, Huft, dan masih banyak lagi.

Praktisi Mindfulness, Adjie Santosoputro juga menyampaikan bahwa musik dapat menjadi medium untuk memahami dan mengekspresikan kata hati. Saat seseorang sedang dihadapkan dengan keadaan yang tidak pasti, stres dan cemas berlebihan, musik mendengarkan musik yang menjadi kegemaran, bisa membuat rileks.

“Untuk menghadapi kondisi tersebut, kita dapat melakukan praktik mindfulness, yaitu menyadari apa yang terjadi di dalam pikiran dan perasaan, menerima hal-hal yang tidak ideal tersebut, jujur dengan diri sendiri, dan melepaskan berbagai ekspektasi yang tidak sesuai dengan realita. Mendengarkan musik yang sesuai dengan suasana kata hati dapat membantu kita untuk fokus pada momen saat ini, mendengarkan dan memahami kata hati, dan menerima keadaan dengan netral. Kita pun bisa mencapai kondisi mindfulness yang maksimal dengan mengekspresikan kata hati melalui berbagai kegiatan positif yang menyenangkan, seperti bernyanyi dan berkarya,” ujar Adjie Santosoputro.

Hal senada diungkapkan seorang musisi yang terkenal dengan album ‘Mantra-Mantra’, Kunto Aji. Ia juga berusaha untuk selalu mendengarkan dan mengekspresikan kata hati-nya melalui karya. “Menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada memang tidak mudah. Bagi saya, musik itu bisa bekerja dua arah, membantu saya untuk lebih memahami kata hati dan juga menjadi sarana ekspresi kata hati saya. Dengan begitu, saya dapat mengenal, mengendalikan diri sendiri, dan dapat terus berkarya,” ujarnya. (AC)

BACA JUGA

Leave a Comment